• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Penyebab dan Solusi Kasus Kesehatan Mental yang Meningkat Menurut Dosen UMM

07/05/2024
in Healthy, Umum
Penyebab dan Solusi Kasus Kesehatan Mental yang Meningkat Menurut Dosen UMM

Foto: pixabay

78
SHARES
601
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Setiap tahunnya jumlah pengidap masalah kesehatan mental di Indonseia mengalami peningkatan. Menurut Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Nandy Agustin Syakarofath, pada tahun 2024 diperkirakan jumlah penderita masalah kesehatan mental di Indonesia akan mencapai 3,24 juta orang.

Nandy menjelaskan, peningkatan jumlah pengidap penyakit mental tersebut mencangkup semua kalangan usia. Meningkatnya populasi yang mengalami gangguan mental tersebut, disebabkan oleh berbagai faktor. Di antaranya faktor perubahan lingkungan.

Baca Juga: 5 Pilar Penting untuk Menjaga Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja

Penyebab dan Solusi Kasus Kesehatan Mental yang Meningkat Menurut Dosen UMM

“Perubahan lingkungan ini mencakup perubahan sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi. Perubahan gaya hidup, materialisme, dan industrialisasi yang terkait teknologi terkadang memunculkan tekanan sosial dan isolasi sosial sehingga memicu stres depresi hingga bunuh diri,” ujarnya, Senin (6/5/2024).

Faktor selanjutnya karena adanya tekanan hidup yang meningkat dari waktu ke waktu seperti persaingan di dalam pendidikan,  pekerjaan, dan kehidupan sosial. Nandy menjelaskan, seseorang yang memiliki tekanan hidup tinggi, termasuk tekanan akademik, ekonomi, dan sosial, bisa memicu peningkatan risiko gangguan mental seperti depresi dan kecemasan.

“Juga pada individu yang mengalami situasi krisis seperti pandemi, perang, bencana alam. Ini karena menderita dalam situasi yang lama dapat memunculkan kecemasan, stres, dan berbagai isu kesehatan mental lainnya,” jelas Nandy.

Baca juga: 3 Efek Negatif Bullying pada Kesehatan Mental

Nandy melanjutkan, tingginya jumlah masyarakat yang mengalami gangguan mental juga dipengaruhi keterjangkauan akses layanan kesehatan mental. Alasannya mulai dari tingginya biaya pengobatan, pelabelan negatif dan fasilitas perawatan kesehatan mental yang masih minim di beberapa daerah.

Untuk mengatasi hal ini, Nandy menyampaikan pentingnya upaya yang sifatnya mikro dan makro. Pada level mikro, pengidap harus diajari untuk meningkatkan kapasitas dalam mengelola emosi dan keterampilan koping stres, agar mampu beradaptasi dan menangani stres dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk tingkat makro, pemerintah harus lebih memperhatikan lagi akses terhadap layanan kesehatan mental, promosi lingkungan komunitas yang mendukung, pelatihan tenaga kerja masyarakat, dan pembentukan kebijakan publik yang mendukung kesehatan mental,” ucapnya.

Sumber: Republika

[Vn]

Tags: Dosen UMM Menjelaskan Penyebab dan Solusi Kasus Kesehatan Mental yang Meningkat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Masjid Ji’ronah, Tempat Miqat untuk Umroh

Next Post

Pasangan yang Baik untuk Kesehatan Mentalmu

Next Post
Pasangan yang Baik untuk Kesehatan Mentalmu

Pasangan yang Baik untuk Kesehatan Mentalmu

Dokter Amerika yang Bertugas di Gaza: Israel Menargetkan Anak-anak

Dokter Amerika yang Bertugas di Gaza: Israel Menargetkan Anak-anak

Penyebab Mulas di Pagi Hari Setelah Minum Kopi

Penyebab Mulas di Pagi Hari Setelah Minum Kopi

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6135 shares
    Share 2454 Tweet 1534
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1749 shares
    Share 700 Tweet 437
  • Resep Singkong Keju Goreng

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7865 shares
    Share 3146 Tweet 1966
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5247 shares
    Share 2099 Tweet 1312
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3403 shares
    Share 1361 Tweet 851
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga