• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Kurang Gerak Bisa Jadi Tingkatkan Risiko PCOS

19/07/2026
in Healthy
Kurang Gerak Bisa Jadi Tingkatkan Risiko PCOS

Foto: Pinterest

70
SHARES
538
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

GAYA hidup kurang gerak bisa jadi salah satu faktor meningkatnya risiko PCOS. Sejumlah gangguan pada sistem reproduksi kerap berkembang tanpa gejala yang mencolok, sehingga banyak perempuan baru menyadarinya ketika mengalami keluhan berulang.

Beberapa kondisi yang cukup sering ditemui ialah Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), polip endometrium, dan miom. Gangguan tersebut dapat dipicu oleh faktor hormon, infeksi, hingga gaya hidup yang kurang aktif.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya PCOS, yaitu gangguan hormonal yang dapat menyebabkan infertilitas.

Kebiasaan terlalu banyak duduk di kantor atau di rumah, lebih memilih kendaraan untuk jarak dekat, atau sering berbaring saat ada waktu kosong dapat memicu peningkatan berat badan dan obesitas.

Baca juga: Waspada Peringatan Dini PCOS yang Bisa Muncul Sebelum Menstruasi Pertama

Kurang Gerak Bisa Jadi Tingkatkan Risiko PCOS

Obesitas membuat gejala PCOS cenderung memburuk dan mempersulit perempuan untuk menurunkan berat badan. Pada perempuan yang sudah menikah, PCOS juga sering menjadi penyebab sulit hamil.

Gejala PCOS umumnya berupa siklus menstruasi yang tidak teratur. Hal ini dapat terjadi karena anovulasi, yaitu kondisi ketika ovarium tidak melepaskan sel telur selama siklus menstruasi.

Selain PCOS, polip endometrium juga menjadi gangguan reproduksi yang sering tidak menimbulkan gejala.

Polip merupakan tumor jinak di dalam rongga rahim yang dapat mengganggu proses implantasi atau penempelan embrio.

Seringkali pasien tidak bergejala. Namun bisa muncul bercak darah atau spotting di luar jadwal menstruasi, atau muncul flek setelah menstruasi berhenti.

Polip dapat tumbuh akibat gangguan hormon maupun infeksi. Untuk memastikan diagnosis, dokter biasanya menggunakan histeroskopi, alat yang memungkinkan pemeriksaan sekaligus tindakan pengangkatan polip melalui prosedur minimal invasif.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Miom atau leiomioma adalah tumor jinak lain yang dapat tumbuh di rahim. Berbeda dengan polip, miom sering dikaitkan dengan faktor genetik, bukan infeksi atau gangguan hormon.

Miom dapat memicu perdarahan menstruasi yang lebih banyak dan memanjang. Kondisi ini kerap menyebabkan anemia dan mengganggu aktivitas harian. Meski ukurannya bervariasi, sebagian besar miom ditemukan dalam ukuran kecil.

Jika ukurannya menonjol ke arah rongga rahim, miom dapat berubah menjadi mioma submukosum, yang membuat perdarahan semakin sulit berhenti dan meningkatkan risiko infertilitas. [Din]

Tags: Kurang GerakPCOSRisiko PCOS
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

40 Kalimat Inspiratif dalam Parenting

Next Post

Gantungan Kunci Berbentuk Boneka, Bolehkah Dipakai?

Next Post
Gantungan Kunci Berbentuk Boneka, Bolehkah Dipakai?

Gantungan Kunci Berbentuk Boneka, Bolehkah Dipakai?

Lima Penyebab Kulit Kering

Lima Penyebab Kulit Kering

AWQAF Institute Bersama BWI Provinsi Riau Gelar Webinar Korporatisasi Wakaf, Dorong Transformasi Nazhir Menuju Pengelolaan Wakaf yang Profesional dan Produktif

AWQAF Institute Bersama BWI Provinsi Riau Gelar Webinar Korporatisasi Wakaf, Dorong Transformasi Nazhir Menuju Pengelolaan Wakaf yang Profesional dan Produktif

  • P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9530 shares
    Share 3812 Tweet 2383
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4861 shares
    Share 1944 Tweet 1215
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1360 shares
    Share 544 Tweet 340
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4305 shares
    Share 1722 Tweet 1076
  • BAZNAS RI Tetapkan Target Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional 2027 Capai Rp70 Triliun

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 7 Hal Penting yang Perlu Disiapkan Sebelum Medical Check Up agar Hasil Lebih Akurat

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Wanita Perlu Tahu, Ini yang Terjadi sebelum Menopause Datang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 7 Warna Pakaian yang Bakal Tren di Akhir Tahun 2026 dan Wajib Dilirik

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11842 shares
    Share 4737 Tweet 2961
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga