• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 28 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Kurang Gerak Bisa Jadi Tingkatkan Risiko PCOS

19/07/2026
in Healthy
Kurang Gerak Bisa Jadi Tingkatkan Risiko PCOS

Foto: Pinterest

69
SHARES
531
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

GAYA hidup kurang gerak bisa jadi salah satu faktor meningkatnya risiko PCOS. Sejumlah gangguan pada sistem reproduksi kerap berkembang tanpa gejala yang mencolok, sehingga banyak perempuan baru menyadarinya ketika mengalami keluhan berulang.

Beberapa kondisi yang cukup sering ditemui ialah Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), polip endometrium, dan miom. Gangguan tersebut dapat dipicu oleh faktor hormon, infeksi, hingga gaya hidup yang kurang aktif.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya PCOS, yaitu gangguan hormonal yang dapat menyebabkan infertilitas.

Kebiasaan terlalu banyak duduk di kantor atau di rumah, lebih memilih kendaraan untuk jarak dekat, atau sering berbaring saat ada waktu kosong dapat memicu peningkatan berat badan dan obesitas.

Baca juga: Waspada Peringatan Dini PCOS yang Bisa Muncul Sebelum Menstruasi Pertama

Kurang Gerak Bisa Jadi Tingkatkan Risiko PCOS

Obesitas membuat gejala PCOS cenderung memburuk dan mempersulit perempuan untuk menurunkan berat badan. Pada perempuan yang sudah menikah, PCOS juga sering menjadi penyebab sulit hamil.

Gejala PCOS umumnya berupa siklus menstruasi yang tidak teratur. Hal ini dapat terjadi karena anovulasi, yaitu kondisi ketika ovarium tidak melepaskan sel telur selama siklus menstruasi.

Selain PCOS, polip endometrium juga menjadi gangguan reproduksi yang sering tidak menimbulkan gejala.

Polip merupakan tumor jinak di dalam rongga rahim yang dapat mengganggu proses implantasi atau penempelan embrio.

Seringkali pasien tidak bergejala. Namun bisa muncul bercak darah atau spotting di luar jadwal menstruasi, atau muncul flek setelah menstruasi berhenti.

Polip dapat tumbuh akibat gangguan hormon maupun infeksi. Untuk memastikan diagnosis, dokter biasanya menggunakan histeroskopi, alat yang memungkinkan pemeriksaan sekaligus tindakan pengangkatan polip melalui prosedur minimal invasif.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Miom atau leiomioma adalah tumor jinak lain yang dapat tumbuh di rahim. Berbeda dengan polip, miom sering dikaitkan dengan faktor genetik, bukan infeksi atau gangguan hormon.

Miom dapat memicu perdarahan menstruasi yang lebih banyak dan memanjang. Kondisi ini kerap menyebabkan anemia dan mengganggu aktivitas harian. Meski ukurannya bervariasi, sebagian besar miom ditemukan dalam ukuran kecil.

Jika ukurannya menonjol ke arah rongga rahim, miom dapat berubah menjadi mioma submukosum, yang membuat perdarahan semakin sulit berhenti dan meningkatkan risiko infertilitas. [Din]

Tags: Kurang GerakPCOSRisiko PCOS
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

40 Kalimat Inspiratif dalam Parenting

Next Post

Gantungan Kunci Berbentuk Boneka, Bolehkah Dipakai?

Next Post
Gantungan Kunci Berbentuk Boneka, Bolehkah Dipakai?

Gantungan Kunci Berbentuk Boneka, Bolehkah Dipakai?

Lima Penyebab Kulit Kering

Lima Penyebab Kulit Kering

AWQAF Institute Bersama BWI Provinsi Riau Gelar Webinar Korporatisasi Wakaf, Dorong Transformasi Nazhir Menuju Pengelolaan Wakaf yang Profesional dan Produktif

AWQAF Institute Bersama BWI Provinsi Riau Gelar Webinar Korporatisasi Wakaf, Dorong Transformasi Nazhir Menuju Pengelolaan Wakaf yang Profesional dan Produktif

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8971 shares
    Share 3588 Tweet 2243
  • Anak Gaza Korban atau Target Sengaja Israel?

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4053 shares
    Share 1621 Tweet 1013
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1139 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    618 shares
    Share 247 Tweet 155
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5450 shares
    Share 2180 Tweet 1363
  • Anggota Komisi X DPR RI Apresiasi Misi Budaya JISc ke Korea Selatan, Sebut Integrasi Kurikulum Jadi Model Pendidikan Masa Depan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5423 shares
    Share 2169 Tweet 1356
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11628 shares
    Share 4651 Tweet 2907
  • Tips Memilih Perhiasan untuk Acara Formal

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga