KECEMASAN kronis dan kelelahan dini yang tidak dapat dijelaskan, dalam beberapa kasus, dapat menjadi manifestasi awal dari penyakit jantung yang kurang disadari utamanya pada wanita.
Wanita memiliki gejala jantung yang tidak lazim, berbeda dari pria, bahkan beberapa di antaranya tampak seperti gejala psikologis.
Gejala pada wanita seringkali tidak khas dan masalah yang berkaitan dengan jantung tidak selalu muncul sebagai nyeri dada yang hebat dan menusuk.
Baca juga: Beberapa Tanda Awal Terjadinya Kanker Lambung
Kecemasan Kronis bisa jadi Gejala Awal dari Penyakit Jantung pada Wanita
Sebaliknya, gejalanya dapat muncul sebagai kelelahan yang terus-menerus, sesak napas, ketidaknyamanan ringan di dada, mual, pusing, atau bahkan perasaan cemas atau gelisah yang samar.
Kelelahan yang terus-menerus, penurunan toleransi olahraga, gangguan tidur, sesak napas, atau perasaan tidak nyaman yang samar dapat mendahului kejadian jantung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.
Kecemasan seringkali berasal dari sensasi fisik. Gejala angina mikrovaskular yang berhubungan dengan jantung, seperti kelelahan ekstrem, sesak napas, ketidaknyamanan dada, dan sensasi tubuh yang tidak biasa, dapat sangat mirip dengan kecemasan.
Akibatnya, beberapa wanita mungkin salah didiagnosis menderita kecemasan alih-alih masalah jantung yang mendasarinya diidentifikasi. Hubungan antara kecemasan kronis dan penyakit jantung juga bersifat dua arah.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Pada kondisi ini, arteri koroner yang lebih kecil tidak berfungsi dengan baik, meskipun arteri utama mungkin tampak normal pada tes standar seperti angiografi. Gejala juga lebih umum terjadi pada wanita, terutama sekitar atau setelah menopause.
Meskipun faktor psikologis berperan, kecemasan juga merupakan respons tubuh terhadap perubahan halus dalam fungsi jantung. [Din]





