• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Dampak Trauma pada Anak

30/12/2025
in Healthy, Unggulan
Dampak Trauma pada Anak

Dampak Trauma pada Anak (foto: pixabay)

89
SHARES
688
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SALAH satu dampak trauma pada individu, terutama anak-anak, adalah pada kemampuan untuk membangun hubungan interpersonal yang positif dan bermakna.

Konselor Keluarga Cahyadi Takariawan menjelaskan bahwa tokoh pengasuh atau orangtua merupakan jendela bagi anak untuk memandang dunia sebagai hal yang aman ataupun berbahaya.

Anak yang mengalami kejadian traumatis berupa kekerasan oleh tokoh pengasuh akan memandang dunia sebagai tempat yang berbahaya.

Oleh karena itu, anak yang memiliki pengalaman traumatis cenderung bersikap curiga pada orang-orang di sekitar mereka dan mengalami kesulitan dalam membentuk hubungan sosial ataupun hubungan romantis.

Selain dampak pada kognisi, kejadian traumatis juga memiliki dampak terhadap fisiologi individu.

Ketika berhadapan dengan situasi yang mengingatkan mereka pada kejadian traumatis, individu dapat menunjukkan nafas yang tidak teratur, detak jantung berlebih, ataupun mengalami dampak psikosomatis seperti sakit perut dan kepala. (Kolk, Roth, Pelcovitz, & Mandel, 1993).

Anak dengan sejarah kejadian trauma yang kompleks dapat dengan mudah terpancing dan mengeluarkan reaksi berlebih akan stimulus-stimulus yang umumnya tidak berbahaya.

Anak tersebut juga akan mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosinya (misal sulit menenangkan diri ketika marah) dan seringkali bertindak secara impulsif tanpa memikirkan konsekuensinya.

Baca Juga: Peran Amigdala pada Penderita Trauma

Dampak Trauma pada Anak

Oleh karena itu, anak yang mengalami trauma dapat berperilaku secara tidak terduga dan ekstrem. Ia dapat bersikap agresif atau malah bersikap kaku dan penurut secara tidak wajar. (American Psychiatric Association, 2013).

Terdapat bukti yang menunjukkan bahwa anak yang hidup dalam lingkungan traumatis, seperti orangtua yang abusive, dan secara terus menerus berhadapan dengan stres akan mengalami gangguan dalam perkembangannya.

Daya tahan tubuh, sistem otak, dan jaringan saraf pada anak tidak akan berkembang sempurna ketika ia beranjak dewasa. (Kaplan, Harold , Sadock, Benjamin, & Grebb, 1997).

Baca Juga: Trauma Jangan Dibiarkan, Kenali Penyebabnya

Perbedaan Dampak pada Laki-laki dan Perempuan

Sebuah penelitian yang dilakukan Stanford University School of Medicine menemukan perbedaan dampak trauma pada otak laki-laki dan perempuan.

Sama-sama mengalami trauma, perempuan lebih rentan mengalami gangguan stres pasca trauma (PTSD) daripada laki-laki.

Penelitian dilakukan dengan mengambil pemindaian otak melalui magnetic resonance imaging (MRI), melibatkan 59 peserta berusia 9-17 tahun.

Hasilnya, sekitar 8 % anak perempuan yang pernah mengalami kejadian traumatis akan mengalami PTSD saat tumbuh dewasa.

Sedangkan hanya 2 persen anak laki-laki yang juga mengalami kejadian traumatis yang akan mengalami PTSD di kemudian hari.

Melalui scan MRI terlihat perbedaan yang mencolok pada otak perempuan yang pernah mengalami trauma dengan otak laki-laki yang pernah mengalami trauma.

Perbedaan ini ditemukan di bagian otak bernama insula. Insula bertugas untuk memproses emosi, beradaptasi terhadap perubahan, dan berempati.

Bagian insula yang menunjukkan perbedaan yang paling menonjol dikenal sebagai sulkus sirkular anterior.

Beberapa gejala stres pasca trauma yang paling umum adalah munculnya flashback atau kilas balik dari kejadian traumatis yang dialami secara tiba-tiba atau kalau ada pemicu yang sangat mirip dengan traumanya.

Selain itu, orang dengan PTSD mengalami kesulitan menjalin relasi dengan orang terdekat, susah tidur, dan terus menerus merasa bersalah.[ind]

Sumber:

1. Jayne Leonard, What is Trauma? What to Know, https://www.medicalnewstoday. com, 3 Juni 2020

2. Kusmawati Hatta, Trauma dan Pemulihannya, Dakwah Ar-Raniry Press, Aceh, 2016

Tags: Dampak Trauma pada Anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sudahkah Kita Ikhlas?

Next Post

Perdagangan yang Menguntungkan dari Suhaib Ar-Rumi

Next Post
Kenapa Tak Kau Gunakan Unta-Unta Itu?

Perdagangan yang Menguntungkan dari Suhaib Ar-Rumi

Kenapa Saat Marah Kita Tidak Bisa Berpikir Rasional

Melewati Tahap Kemarahan saat Duka Cita

Sourdough Halal atau Haram, Ini Titik Kritis Kehalalannya

Sourdough Halal atau Haram, Ini Titik Kritis Kehalalannya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9005 shares
    Share 3602 Tweet 2251
  • Saudi Education Expo 2026 Buka Akses Pendidikan Tinggi Arab Saudi bagi Pelajar Indonesia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Saudi Education Expo 2026 Diserbu Ribuan Pengunjung di Hari Pertama

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11648 shares
    Share 4659 Tweet 2912
  • Menghafal Quran Saat Usia 40 Tahun Inilah Pengalaman Prof. DR. Ir. Kudang Boro Seminar, Msc.

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4068 shares
    Share 1627 Tweet 1017
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kisah Kuli Bangunan yang Berhasil Menerbitkan Sebuah Buku

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2392 shares
    Share 957 Tweet 598
  • Wahdah Islamiyah dan Paragon Satukan Semangat Keteladanan dan Kebermanfaatan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga