BERBAGAI penelitian menunjukkan bahwa pola makan memiliki peran penting dalam menjaga dan mendukung fungsi otak.
Dikutip dari buku Aneka Makanan Minuman untuk Mencerdaskan Otak Bayi karya Anidya Kedasih, seiring bertambahnya usia, kemampuan kognitif seperti daya ingat dan konsentrasi dapat menurun, terutama jika tidak dilatih.
Namun, risiko tersebut dapat ditekan dengan mengonsumsi makanan dan minuman tertentu yang mengandung nutrisi pendukung kesehatan otak.
Salah satu zat yang sering dikaitkan dengan peningkatan kewaspadaan adalah kafein.
Kafein yang terdapat dalam kopi, cokelat, dan beberapa minuman energi diketahui dapat membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi dalam jangka pendek.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Meski demikian, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti gelisah dan tidak nyaman.
Gula juga berfungsi sebagai sumber energi utama bagi otak dalam bentuk glukosa.
Asupan gula dalam jumlah wajar dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir dan daya ingat sementara.
Sebaliknya, konsumsi gula berlebih justru berpotensi menurunkan fungsi memori.
Sarapan berperan sebagai sumber energi awal bagi otak. Sejumlah studi menunjukkan bahwa individu yang rutin sarapan memiliki perhatian dan daya ingat jangka pendek yang lebih baik.
Berikut Ragam Makanan yang Mendukung Kinerja Otak
Makanan seperti gandum utuh, susu, dan buah-buahan sering direkomendasikan, dengan catatan tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Ikan yang kaya asam lemak omega-3 juga berkontribusi terhadap kesehatan otak.
Nutrisi ini dikaitkan dengan penurunan risiko demensia, stroke, serta perlambatan penurunan fungsi mental.
Baca juga: Terlalu Banyak Minum Kopi Bahayakan Otak
Selain ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, cokelat hitam, alpukat, gandum utuh, dan blueberry mengandung antioksidan, vitamin, serta lemak sehat yang mendukung aliran darah dan perlindungan sel otak.
Meskipun suplemen vitamin dan mineral banyak ditawarkan, manfaatnya umumnya terbatas pada individu dengan kekurangan nutrisi tertentu.
Selain asupan gizi seimbang, tidur cukup, olahraga teratur, hidrasi yang baik, dan pengelolaan stres juga menjadi faktor penting dalam menjaga dan meningkatkan kinerja otak secara keseluruhan.[Sdz]





