• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 15 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Beragam Manfaat Konsumsi Umbi Rebus bagi Kesehatan Tubuh

15/08/2026
in Healthy
Beragam Manfaat Konsumsi Umbi Rebus bagi Kesehatan Tubuh

Sumber: Pixabay

66
SHARES
508
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

UMBI-umbian seperti singkong, ubi jalar, kentang, talas, hingga beberapa jenis umbi lokal lainnya sudah lama menjadi bagian dari makanan masyarakat Indonesia. Sayangnya, makanan sederhana ini terkadang kalah populer dibandingkan nasi, roti, atau makanan olahan lainnya. Padahal, jika diolah dengan cara yang tepat, umbi rebus bisa menjadi pilihan makanan yang mengenyangkan sekaligus memberikan sejumlah zat gizi bagi tubuh.

Kementerian Kesehatan memasukkan umbi-umbian seperti ubi, talas, dan singkong sebagai salah satu sumber karbohidrat dalam panduan Isi Piringku. Makanan pokok berfungsi sebagai sumber tenaga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Naik MRT, LRT Jakarta, Transjakarta dan Mikrotrans Cuma Bayar 1 Rupiah Pada 17 Agustus 2026

Beragam Manfaat Konsumsi Umbi Rebus bagi Kesehatan Tubuh

1. Menjadi Sumber Energi

Manfaat utama umbi rebus adalah menyediakan karbohidrat yang dapat digunakan tubuh sebagai sumber energi. Singkong, ubi jalar, kentang, dan talas mengandung pati yang kemudian diolah tubuh menjadi energi.

Karena itu, umbi rebus dapat menjadi pilihan sarapan maupun camilan yang lebih mengenyangkan. Misalnya, beberapa potong ubi rebus dapat dipadukan dengan telur dan sayuran agar menu makan menjadi lebih lengkap.

2. Membantu Memenuhi Kebutuhan Serat

Beberapa jenis umbi juga mengandung serat yang bermanfaat bagi sistem pencernaan. Serat membantu menjaga fungsi saluran cerna dan dapat mendukung kelancaran buang air besar.

Kementerian Kesehatan juga menyebutkan bahwa sumber karbohidrat seperti ubi dan beberapa pangan lokal lainnya dapat menjadi bagian dari pola makan beragam. Untuk memperoleh manfaat yang lebih optimal, konsumsi umbi tetap perlu disertai sayuran, buah, serta sumber protein.

3. Membantu Menjaga Rasa Kenyang

Dibandingkan camilan yang tinggi gula tambahan, umbi rebus dapat menjadi pilihan yang lebih sederhana untuk mengganjal perut. Kandungan karbohidrat dan serat pada jenis umbi tertentu dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Ubi jalar, misalnya, mengandung pati dan serat serta memiliki rasa manis alami sehingga dapat disantap tanpa harus ditambahkan gula. Kementerian Kesehatan menyebut ubi jalar dapat diolah dengan cara direbus, dipanggang, atau dihaluskan.

4. Mengandung Vitamin dan Senyawa Antioksidan

Tidak semua umbi memiliki kandungan gizi yang sama. Ubi jalar berwarna oranye, misalnya, mengandung beta-karoten yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Sementara ubi jalar berwarna ungu mengandung antosianin.

Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa ubi jalar mengandung vitamin A, vitamin B, serta beberapa senyawa antioksidan seperti beta-karoten dan antosianin.

Kehadiran berbagai zat tersebut membuat variasi warna umbi menarik untuk dimasukkan dalam menu sehari-hari.

5. Bisa Menjadi Alternatif Nasi

Mengonsumsi umbi rebus tidak berarti harus berhenti makan nasi. Umbi justru bisa menjadi alternatif sumber karbohidrat agar makanan pokok yang dikonsumsi lebih beragam.

Kementerian Kesehatan menganjurkan konsumsi sumber karbohidrat yang beragam, termasuk singkong, jagung, ubi, dan talas. Pola seperti ini dapat membantu masyarakat mengenal kembali berbagai pangan lokal yang tersedia di Indonesia.

6. Pengolahannya Lebih Sederhana

Merebus merupakan salah satu cara memasak yang praktis. Umbi cukup dibersihkan, dipotong sesuai kebutuhan, kemudian direbus sampai matang. Tidak perlu banyak minyak, gula, atau bumbu tambahan.

Hal ini membuat umbi rebus berbeda dengan sebagian produk olahan umbi yang digoreng atau diberi banyak tambahan garam dan gula. Namun, jumlah konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan energi masing-masing.

7. Mendukung Pola Makan yang Lebih Beragam

Salah satu prinsip penting dalam gizi seimbang adalah mengonsumsi makanan yang beraneka ragam. Tidak ada satu bahan makanan yang mampu menyediakan seluruh zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Karena itu, umbi sebaiknya tidak dikonsumsi sendirian terus-menerus.

Kementerian Kesehatan menekankan pentingnya keberagaman pangan, termasuk mengombinasikan makanan pokok dengan lauk, sayuran, dan buah.

Jadi, semangkuk atau sepiring umbi rebus memang terlihat sederhana, tetapi bisa menjadi bagian dari pola makan yang baik. Singkong, ubi, kentang, dan talas memiliki karakter serta kandungan gizi yang berbeda. Agar manfaatnya lebih maksimal, pilih jenis umbi secara bergantian dan padukan dengan protein, sayuran, serta buah.

Yang juga perlu diingat, cara pengolahan turut menentukan kualitas makanan. Merebus dapat menjadi pilihan ketika ingin menikmati umbi tanpa tambahan minyak dalam jumlah banyak. Dengan begitu, pangan lokal yang murah dan mudah ditemukan ini tetap bisa menjadi bagian dari menu keluarga yang sehat dan beragam. [DW]

Tags: Beragam Manfaat Konsumsi Umbi Rebus bagi Kesehatan Tubuh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ragam Tempat Wisata Bersejarah yang Jadi Saksi Perjuangan Kemerdekaan RI

Next Post

Majikan Nonmuslim Paksa Menyembah Patung

Next Post
Majikan Nonmuslim Paksa Menyembah Patung

Majikan Nonmuslim Paksa Menyembah Patung

Dari Keraguan Melanjutkan Kuliah hingga Berani Menentukan Arah, Kisah Afryana Bersama PSP Elevate

Dari Keraguan Melanjutkan Kuliah hingga Berani Menentukan Arah, Kisah Afryana Bersama PSP Elevate

Hakikat Cinta dan Kasih Sayang Suami Istri

6 Tips untuk Meningkatkan Self Esteem

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    295 shares
    Share 118 Tweet 74
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9107 shares
    Share 3643 Tweet 2277
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4123 shares
    Share 1649 Tweet 1031
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1191 shares
    Share 476 Tweet 298
  • Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • 5 Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam di Bulan Rabiul Awal Selain Maulid Nabi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4399 shares
    Share 1760 Tweet 1100
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2421 shares
    Share 968 Tweet 605
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga