• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

52.3 Persen Anak Sulit Beraktivitas Akibat Gangguan Penglihatan

26/12/2025
in Healthy
52.3 Persen Anak Sulit Beraktivitas Akibat Gangguan Penglihatan

Foto: Pinterest

70
SHARES
541
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BANYAKNYA gangguan penglihatan pada anak tidak terdeteksi karena si kecil belum mampu mengungkapkan keluhannya secara jelas.

Hasil temuan dari PedEyeQ mengungkapkan, 52,3 persen anak menganggap dirinya mengalami kesulitan dalam aktivitas yang memerlukan penglihatan, seperti membaca, melihat jauh, atau melihat dekat.

Kemudian, 48,9 persen anak mengeluhkan keluhan seperti matanya cepat lelah, pegal, dan terkadang pandangannya kabur, yang mana ini berpengaruh pada fokus saat belajar.

Baca juga: Mata Minus pada Anak Seringkali Tidak Diketahui Orang Tua

52.3 Persen Anak Sulit Beraktivitas Akibat Gangguan Penglihatan

Sebanyak  21,5 persen anak merasa bahwa masalah kesehatan mata memengaruhi cara mereka berinteraksi karena penglihatan yang kurang.

Selanjutnya, 30,3 persen anak memiliki tingkat frustrasi atau kekhawatiran terkait penglihatan atau merasa berbeda dari teman-temannya.

Temuan lainnya adalah pelajar perempuan berisiko dua kali lebih besar mengalami gangguan fungsi mata, 1,7 kali lebih besar mengalami keterbatasan pada penglihatan, dan lebih rendah dalam hal fungsi sosial.

Selanjutnya, 63 persen menggunakan gawai dengan intensitas tinggi, 55 persen beraktivitas luar ruangan di sekolah dengan intensitas rendah, 34 persen mengalami mata cepat lelah, 28 persen mengalami keluhan mata berair, dan 23 persen mengalami keluhan mata silau.

Terkait aktivitas luar ruangan, otot mata saat berada di luar ruangan, cenderung lebih sering melihat obyek yang jaraknya jauh.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Hasil penelitian juga mengungkap gangguan penglihatan berpengaruh pada kondisi emosional anak seperti gangguan perilaku hiperaktivitas.

Kemudian, dalam wawancara bersama 40 anak yang sudah memakai kacamata, ditemukan bahwa 50 persen anak mengaku pernah diejek, bahkan ditertawakan, karena menggunakan kacamata.

Terkait gejala emosional tersebut, anak-anak tersebut mengalami berbagai macam emosi, termasuk perasaan sedih dan cemas, karena memiliki penglihatan yang terganggu yang dapat memengaruhi cara mereka belajar dan bersosialisasi.

Temuan dilakukan berdasarkan studi pendahuluan saat proses pengembangan Cermata, dilakukan oleh Health Collaborative Center (HCC), Laulima Eye Health Initiative, dan Indonesian Health Development Center (IHDC) pada awal tahun 2025. [Din]

Tags: 52.3 Persen Anak Sulit Beraktivitas Akibat Gangguan Penglihatan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menyantuni Anak Yatim Merupakan Perintah Agama

Next Post

Ketahui Pengaruh Nutrisi terhadap Tumbuh Kembang Otak Anak

Next Post
Ketahui Pengaruh Nutrisi terhadap Tumbuh Kembang Otak Anak

Ketahui Pengaruh Nutrisi terhadap Tumbuh Kembang Otak Anak

Waspada Bisikan Setan dalam Rumah Tangga

Kiat Agar Tidak Diganggu Setan, Lakukanlah Amalan-Amalan Ini (Bagian 7)

Pentingnya Stimulasi Sejak Dini bagi Perkembangan Otak Anak

Pentingnya Stimulasi Sejak Dini bagi Perkembangan Otak Anak

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga