• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Figur

Mengenang Penyair Legendaris Indonesia, Sapardi Djoko Damono

20/03/2023
in Figur, Unggulan
Mengenang Pernyair Legendaris Indonesia, Sapardi Djoko Damono

Sapardi Djoko Damono (Foto: Google Doodle)

91
SHARES
703
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HARI ini, tepatnya tanggal 20 Maret 2023, google doodle memperingati hari kelahiran seorang pujanggga bernama Sapardi Djoko Damono.

Sapardi lahir pada 20 Maret 1940 di Solo, Jawa Tengah. Ia menghabiskan masa kecilnya di perpustakaan membaca setiap buku yang ia dapatkan dan mulai menulis puisi saat bersekolah di SMA Surakarta.

Setelah mendapatkan gelar bahasa Inggris dari Universitas Gajah Mada, Sapardi belajar sastra Indonesia di sekolah pascasarjana.

Saat bekerja sebagai penyiar radio dan asisten teater ia mulai menggarap puisinya lebih serius.

Ia mulai menulis puisi sejak tahub 1957 ketikma masih menjadi murid SMA, tetapi ia beru menerbitkan buku puisi pertama berjudul duka-Mu abadi pada tahun 1967.

Baca Juga: Puisi Taufik Ismail untuk Palestina

Mengenang Pernyair Legendaris Indonesia, Sapardi Djoko Damono

Beberapa buku puisinya yang kemudian terbit adalah Mata Pisau, Akuarium, Perahu Kertas, Sihir Hujan, Hujan Bulan Juni, Arloji, Ayat-Ayat Api, Mata Jendela, Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro?, Kolam, Namaku Sita, dan Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita.

Sedangkan buku fiksi yang telah dibukukan adalah Pengarang Telah Mati, Pengarang Belum Mati, dan Pengarang Tak Pernah Mati, ketiga cerita itu kemudian disatukan dalam Trilogi Soekram.

Sejak tahun 1978 Saparti telah menerbitkan sejumlah buku nonfiksi antara lain Novel Indonesia Sebelum Perang, Sosiologi Sastra, Puisi Indonesia Sebelum Kemerdekaan, Drama Indonesia, Sastra Bandingan, Bilang Begini Maksudnya Begitu, Kebudayaan (Populer) (di Sekitar) Kita, dan Alih Wahana.

Pada tahun 2012 Sapardi menerima penghargaan dari Akademi Jakarta untuk pencapaiannya di bidang kebudayaan, tahun 2003 menerima penghargaan serupa dari Freedom Institute. Ia menerima S.E.A. Write Award dari Thailand tahun 1984, Hadiah Puisi Putera dari Malaysia tahun 1984, dan Cultural Award dari Pemerintah Australia tahun 1978.

Ia juga pernah menjadi guru besar UI, mengajar dan membimbing mahasiswa di sekolah-sekolah pascasarjana Institute Kesenian Jakarta dan Universitas Diponegoro, disamping aktif di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI.

Sapardi meninggal di usia 80 tahun pada 19 Juli 2020 di Rumah Sakit Eka Hospital.

Hingga saat ini karyanya masih dibaca di seluruh dunia, terutama karyanya yang berjudul Hujan Bulan Juni yang terbit pada tahun 1994

Kumpulan puisi terbesarnya ini menginspirasi beberapa musisi untuk membuat komposisi dengan tema serupa. [Ln]

Tags: Mengenang Penyair Legendaris IndonesiaSapardi Djoko Damono
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

4 Buah Tinggi Kalori, Hindari ketika Diet

Next Post

Mengenal Kacang Pistachio dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Next Post
Mengenal kacang pistachio

Mengenal Kacang Pistachio dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Salimah Sumut Gelar Puncak Gebyar Milad ke-23 dengan Diskusi Ekonomi Syariah

Salimah Sumut Gelar Puncak Gebyar Milad ke-23 dengan Diskusi Ekonomi Syariah

Menulis Bersama Selama 30 Menit, BAZNAS Sambut Ramadan dengan Program Menulis Al-Qur'an

Menulis Bersama Selama 30 Menit, BAZNAS Sambut Ramadan dengan Program Menulis Al-Qur'an

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9277 shares
    Share 3711 Tweet 2319
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    801 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2554 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4199 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11741 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • BMKG Lakukan Paper Test untuk Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga