• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Figur

Mengapa Kekuasaan yang Terlalu Lama Cenderung Beracun?

26/09/2024
in Figur, Unggulan
Mengapa Kekuasaan yang Terlalu Lama Cenderung Beracun?

foto:pinterest

84
SHARES
648
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENGAPA kekuasaan yang terlalu lama cenderung beracun? Ditulis oleh Cahyadi Takariawan

Pagi ini saya menyimak ulang ulasan Theodor Schaarsmidt berjudul “When Power Turns Toxic”, yang ditulis tahun 2017 lalu.

Sebuah pertanyaan menggelitik dia lontarkan, terkait perubahan karakter pemimpin.

“Mengapa banyak pemimpin bisa berubah, dari seorang pemimpin yang awalnya merakyat, menjadi seorang tiran?” Ini pertanyaan kritis Schaarsmidt.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita akan segera teringat ungkapan sejarawan John Dalberg Acton, di akhir abad 19, yang menunjukkan efek racun dari kekuasaan.

“Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely.”

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Bahwa kekuasaan cenderung merusak, dan kekuasaan absolut merusak secara absolut, ungkap John Acton.

Namun Schaarsmidt mencoba memberikan pandangan alternatif.

Mungkin saja para politisi papan atas, CEO, dan mereka yang menduduki jabatan puncak dengan cepat di bidangnya, telah memiliki kecenderungan yang kejam dan otoriter sejak awal.

Bisa jadi sifat-sifat itu membantu mereka untuk mengambil dan menggunakan kekuasaan dengan lebih mudah.

Psikolog sosial Susan T. Fiske dari Universitas Princeton memandang, kekuasaan yang luar biasa memang dapat membuat orang merasa dibenarkan untuk menggunakan dan menyalahgunakannya.

“Power allows people to act freely. Kekuasaan memungkinkan orang untuk bertindak bebas,” ujar Susan Fiske.

Mengapa Kekuasaan yang Terlalu Lama Cenderung Beracun?

Baca juga: Betapa Mengerikan Akhir Kisah Para Pemimpin Diktator

Selanjutnya Schaarsmidt menunjukkan beberapa hasil studi bahwa seiring bertambahnya pengaruh seseorang, mereka cenderung kehilangan empati dan ketertarikan pada detail.

Sosiolog Max Weber memandang kekuasaan sebagai kesempatan bagi orang atau kelompok untuk mewujudkan keinginan mereka sendiri dalam tindakan komunal, bahkan terhadap perlawanan orang lain.

Apakah para pemimpin menggunakan pengaruh mereka untuk kebaikan secara kolektif, atau untuk mendapatkan keuntungan bagi mereka sendiri, bergantung pada banyak faktor.

Lord Acton menyatakan bahwa kekuasaan dapat merusak dan ternyata memang sering terjadi tetapi penelitian modern juga meyakinkan kita bahwa hal negatif itu tidak harus terjadi.[Sdz]

Tags: Mengapa Kekuasaan yang Terlalu Lama Cenderung Beracun?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Beberapa Siswa SMP JIBBS Berhasil Lolos pada Ajang OMNI SAINS Indonesia Olimpiade Nasional 2024

Next Post

Rencanakan Hidup Kita

Next Post
Antara Beban Naik dan Turun

Rencanakan Hidup Kita

Badai Helene Menguat Cepat di Laut Karibia Menuju Amerika Serikat

Badai Helene Menguat Cepat di Laut Karibia Menuju Amerika Serikat

Ekuador Alami Kebakaran Hutan hingga Kekeringan yang Meluas

Ekuador Alami Kebakaran Hutan hingga Kekeringan yang Meluas

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6079 shares
    Share 2432 Tweet 1520
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    788 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    436 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1746 shares
    Share 698 Tweet 437
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3401 shares
    Share 1360 Tweet 850
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7863 shares
    Share 3145 Tweet 1966
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Resep Singkong Keju Goreng

    152 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    504 shares
    Share 202 Tweet 126
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga