• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 19 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Orang Gila Anti Ulama?

15/09/2020
in Editorial
79
SHARES
606
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com- Kalau saja ada persatuan orang gila, maka akan ada penyangkalan dari pimpinan. Bahwa, orang gila tidak mungkin benci ulama. Orang gila justru butuh ulama. Mereka butuh penyejuk jiwa, penenang hati, dan penyemangat hidup. Semua itu peran utama ulama.

Kasus penganiayaan terhadap Syekh Ali Jaber terus menjadi sorotan publik. Pasalnya, pelaku disinyalir mengalami gangguan jiwa alias gila.

Tentang orang gila ini, menyegarkan kembali luka lama umat Islam yang mulai terkubur sejak dua tahun lalu. Saat itu, sejumlah ulama mengalami penganiayaan oleh seseorang yang disebut gila. Anehnya, penganiayaan terjadi hanya berselang pekan dan bulan. Dan, lokasinya menyebar mulai dari Bandung, Jawa Timur, hingga Riau.

Orang gila yang menganiaya pun melakukannya seperti dengan strategi dan rencana. Seperti yang dialami KH Umar Basri di Cicalengka Bandung. Usai shalat Subuh berjamaah, si orang gila ini menunggu hingga jamaah shalat keluar masjid. Setelah hanya dia dan Pak Kiyai yang masih berzikir, aksi pun ia lakukan.

Begitu pun yang terjadi di Riau. Aksi dilakukan ketika jamaah shalat satu per satu meninggalkan ruangan masjid. Setelah ada peluang, Pak Kiyai diserang dengan senjata tajam.

Yang dialami Syekh Ali Jaber pun tak jauh berbeda. Pelaku menyerag di dua momen yang sangat tepat. Yaitu, ketika Syekh sedang menoleh ke kiri karena sedang berdialog dengan santri. Kedua, sesaat setelah Syekh menghimbau jamaah untuk memfoto dirinya bersama santri yang berada di atas panggung.

Bayangkan jika serangan dilakukan ketika Syekh baru tiba di lokasi acara. Bayangkan juga jika serangan dilakukan ketika Syekh sedang berceramah. Dan bayangkan juga jika serangan dilakukan jika Syekh tidak  menghimbau jamaah untuk memfoto dirinya bersama santri.

Hal inilah seperti yang diungkapkan salah seorang panitia. “Kami kira, pelaku berlari ke depan mau memfoto Syekh dengan jarak dekat,” ungkap seorang panitia seperti yang diberitakan sejumlah media.

Tidak heran jika Syekh Jaber menyatakan bahwa terlalu dini menyimpulkan pelaku sebagai orang gila. Menurutnya, pelaku begitu terlatih dan memiliki keberanian yang luar biasa.

Kalau saja pelaku hanya melempar batu dari arah jalan raya, mungkin kesimpulan gila tidak begitu mengundang tanda tanya. Begitu pun jika pelaku mengarahkan pisau ke segala arah tanpa tertuju pada Syekh yang sedang berdialog santai dengan santri dan ibunya.

Jika memang kesimpulan gila menjadi hasil akhir dari perjalanan kasus ini, teramat sulit publik melakukan konfirmasi. Karena orang gila tidak memiliki perkumpulan. Mau tanya ke siapa, karena pelaku orang gila.

Negeri ini memang luar biasa. Banyak pihak yang seperti suka berpura-pura. Koruptor yang berpura-pura sakit ketika mau diperiksa. Pejabat yang berpura-pura tidak tahu ketika ditanya. Dan pembunuh ulama yang sepertinya berpura-pura gila.

Kalau sudah begitu, ketua perkumpulan orang gila mungkin akan menjelaskan, “Tuduhan itu sama sekali tidak benar. Kalau pun terbukti, pelakunya bukan anggota kami. Itu hanya oknum orang gila.” (Mh)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

12 Tips Agar Bolu Tidak Bantat

Next Post

Yuk Bikin Bolu Pandan Keju Mudah ala Mak Frida

Next Post

Yuk Bikin Bolu Pandan Keju Mudah ala Mak Frida

Salimah Dukung Program Gerakan Wakaf Indonesia (GERAKIN)

BAZNAS Raih Dua Penghargaan Internasional GIFA Awards 2020

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8910 shares
    Share 3564 Tweet 2228
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11597 shares
    Share 4639 Tweet 2899
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1105 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3481 shares
    Share 1392 Tweet 870
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4689 shares
    Share 1876 Tweet 1172
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4013 shares
    Share 1605 Tweet 1003
  • PC Salimah Jonggol Isi Materi MPLS di SMA Negeri 3 Jonggol, Tekankan Pentingnya Rasa Syukur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    292 shares
    Share 117 Tweet 73
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2366 shares
    Share 946 Tweet 592
  • Belajar Sabar dari Nabi Ayub AS, Pesan Ustadzah Oki Setiana Dewi di Ruang Pulang 1.0

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga