• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 30 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Orang Gila Anti Ulama?

15/09/2020
in Editorial
79
SHARES
609
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com- Kalau saja ada persatuan orang gila, maka akan ada penyangkalan dari pimpinan. Bahwa, orang gila tidak mungkin benci ulama. Orang gila justru butuh ulama. Mereka butuh penyejuk jiwa, penenang hati, dan penyemangat hidup. Semua itu peran utama ulama.

Kasus penganiayaan terhadap Syekh Ali Jaber terus menjadi sorotan publik. Pasalnya, pelaku disinyalir mengalami gangguan jiwa alias gila.

Tentang orang gila ini, menyegarkan kembali luka lama umat Islam yang mulai terkubur sejak dua tahun lalu. Saat itu, sejumlah ulama mengalami penganiayaan oleh seseorang yang disebut gila. Anehnya, penganiayaan terjadi hanya berselang pekan dan bulan. Dan, lokasinya menyebar mulai dari Bandung, Jawa Timur, hingga Riau.

Orang gila yang menganiaya pun melakukannya seperti dengan strategi dan rencana. Seperti yang dialami KH Umar Basri di Cicalengka Bandung. Usai shalat Subuh berjamaah, si orang gila ini menunggu hingga jamaah shalat keluar masjid. Setelah hanya dia dan Pak Kiyai yang masih berzikir, aksi pun ia lakukan.

Begitu pun yang terjadi di Riau. Aksi dilakukan ketika jamaah shalat satu per satu meninggalkan ruangan masjid. Setelah ada peluang, Pak Kiyai diserang dengan senjata tajam.

Yang dialami Syekh Ali Jaber pun tak jauh berbeda. Pelaku menyerag di dua momen yang sangat tepat. Yaitu, ketika Syekh sedang menoleh ke kiri karena sedang berdialog dengan santri. Kedua, sesaat setelah Syekh menghimbau jamaah untuk memfoto dirinya bersama santri yang berada di atas panggung.

Bayangkan jika serangan dilakukan ketika Syekh baru tiba di lokasi acara. Bayangkan juga jika serangan dilakukan ketika Syekh sedang berceramah. Dan bayangkan juga jika serangan dilakukan jika Syekh tidak  menghimbau jamaah untuk memfoto dirinya bersama santri.

Hal inilah seperti yang diungkapkan salah seorang panitia. “Kami kira, pelaku berlari ke depan mau memfoto Syekh dengan jarak dekat,” ungkap seorang panitia seperti yang diberitakan sejumlah media.

Tidak heran jika Syekh Jaber menyatakan bahwa terlalu dini menyimpulkan pelaku sebagai orang gila. Menurutnya, pelaku begitu terlatih dan memiliki keberanian yang luar biasa.

Kalau saja pelaku hanya melempar batu dari arah jalan raya, mungkin kesimpulan gila tidak begitu mengundang tanda tanya. Begitu pun jika pelaku mengarahkan pisau ke segala arah tanpa tertuju pada Syekh yang sedang berdialog santai dengan santri dan ibunya.

Jika memang kesimpulan gila menjadi hasil akhir dari perjalanan kasus ini, teramat sulit publik melakukan konfirmasi. Karena orang gila tidak memiliki perkumpulan. Mau tanya ke siapa, karena pelaku orang gila.

Negeri ini memang luar biasa. Banyak pihak yang seperti suka berpura-pura. Koruptor yang berpura-pura sakit ketika mau diperiksa. Pejabat yang berpura-pura tidak tahu ketika ditanya. Dan pembunuh ulama yang sepertinya berpura-pura gila.

Kalau sudah begitu, ketua perkumpulan orang gila mungkin akan menjelaskan, “Tuduhan itu sama sekali tidak benar. Kalau pun terbukti, pelakunya bukan anggota kami. Itu hanya oknum orang gila.” (Mh)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

12 Tips Agar Bolu Tidak Bantat

Next Post

Yuk Bikin Bolu Pandan Keju Mudah ala Mak Frida

Next Post

Yuk Bikin Bolu Pandan Keju Mudah ala Mak Frida

Salimah Dukung Program Gerakan Wakaf Indonesia (GERAKIN)

BAZNAS Raih Dua Penghargaan Internasional GIFA Awards 2020

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    246 shares
    Share 98 Tweet 62
  • Ragam Manfaat Teh Rosella untuk Kesehatan Tubuh

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9208 shares
    Share 3683 Tweet 2302
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4166 shares
    Share 1666 Tweet 1042
  • Muslim LifeFest 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Tren Halal Lifestyle dan Edukasi Syariah Terlengkap di ICE BSD

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1966 shares
    Share 786 Tweet 492
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2444 shares
    Share 978 Tweet 611
  • Peran Penting Stasiun Cipendeuy di Jalur Selatan Pulau Jawa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga