• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kelompok Anti Islam Pura-pura Jadi Muslim Masuki Gereja di Australia

20/08/2016
in Berita
76
SHARES
581
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

freedom party

Chanelmuslim.com–Pendeta Rod Bowe dari Gereja Anglikan Gosford di Central Coast, New South Wales Australia, menyatakan “aksi rasis” kelompok anti Islam yang masuki gerejanya hari Ahad (14/8/2016), telah membuatnya sejumlah jamaah trauma.

Anggota kelompok bernama Party for Freedom itu memasuki gereja dengan berpura-pura jadi muslim, lengkap dengan sorban dan sajadah.

Kelompok tersebut juga berpura-pura melaksanakan shalat sembari memutar doa-doa melalui pembesar suara. Mereka kemudian mengecam Islam sembari meninggalkan ruangan gereja itu.

Pendeta Rod Bower yang memimpin ibadah di gereja itu, menyebutkan bahwa kelompok ini merupakan pendukung politisi Australia Pauline Hanson.

Kepada ABC, Pendeta Bower menjelaskan, dia kaget ketika kelompok itu memasuki ruangan gereja dan memasuki tempat peribadatan.

“Hal itu.. tiba-tiba saja, sejumlah jamaah agak kesal,” jelasnya.

“Saya kenali salah seorang dari peserta dan jelas mereka bukan Muslim – ini adalah aksi mengolok-olok,” kata Pendeta Bower.

“Saya butuh kira-kira semenit namun kemudian saya tahu siapa mereka. Saya menenangkan jamaah; mereka merasa terganggu,” katanya.

Pimpinan Party for Freedom, Nick Folkes, menepis tudingan bahwa tindakan itu tidak pantas namun mengakui polisi telah menghubunginya terkait insiden ini.

“Saya tidak perlu minta maaf sebab kami tidak menyakiti siapa-siapa, hanya kata-kata dan semacam protes saja. Sangat beda kalau datang dengan niat menyakiti orang secara fisik,” kata Folkes.

Folkes juga mengatakan jamaah di dalam gereja mengiriminya SMS.

“Ini sesuatu yang sulit. Melakukan protes di lokasi yang sulit dan kami tidak mengganggu peribadatan, ada orang kami di dalam yang menunggu untuk memberi sinyal,” katanya.

Dinilai Langgar Prinsip Gereja

Kelompok itu mengunggah foto-foto aksi mereka ini ke media sosial, mengklaimnya sebagai aksi protes terhadap Pendeta Bower yang mendukung pemimpin Islam dan multikulturalisme.

Papan billboard Gereja Anglikan ini cukup populer di media sosial karena seringkali menampilkan kata-kata dukungan bagi imigran.

Pendeta Bower mengatakan salah seorang peserta aksi telah menyasarnya di medsos belum lama ini.

“Dia menyebut saya Fatherless Rod dan tidak setuju dengan sikapku. Dia mendukung keras Pauline Hanson di medsos,” katanya.

Pendeta Bower menyebut aksi kelompok itu melanggar prinsip kesucian gerejanya.

“Saya akui dan bahkan mendukung hak mereka untuk berkumpul secara damai di taman – bahkan di seberang jalan,” kata Pendeta Bower.

“Namun masuk dan melanggar ruang suci kami dan menakuti jamaah kami sama sekali tidak bisa dibenarkan,” tegasnya.

Pendeta Bower mengatakan terjadi peningkatan serangan berbau rasis di medsos sejak terpilihnya Pauline Hanson menjadi senator Australia.

Polisi dikabarkan telah menyelidiki insiden ini. [pz]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Anak Defisit Zat Besi, Apa Saja Tandanya?

Next Post

Ini Potret Kemegahan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta

Next Post

Ini Potret Kemegahan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta

Berjuang 2 Tahun, Tarsinah TKI di Irak Berhasil Dipulangkan

Kakak Omran Daqneesh Akhirnya Meninggal Dunia

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3448 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7916 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga