• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 18 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Warga Palestina Kehilangan Keluarganya Setelah Bertahun-tahun Sulit Bertemu

11/12/2023
in Berita, Fokus
Warga Palestina Kehilangan Keluarganya Setelah Bertahun-tahun Sulit Bertemu

Foto: AlJazeera

78
SHARES
599
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RIBUAN warga Palestina yang terbunuh akibat serangan dan pemboman tentara Israel bukan hanya soal angka. Mereka adalah anak, ibu, ayah, saudara dan orang-orang terkasih bagi mereka yang ditinggalkan. Hari-hari mereka diliputi kesedihan dan kekhawatiran akan kehilangan kerabat dekatnya, bahkan sebelum mereka bisa saling bertemu.

Sebagaimana yang dialami warga Palestina di Tepi Barat yang hampir tidak bisa mengunjungi keluarga mereka di Gaza.

Pada tanggal 8 Oktober, Eman Radwan menelepon orang tuanya dari Tepi Barat dan berbicara dengan mereka untuk terakhir kalinya.

Mereka berada di Gaza, tempat Israel melancarkan pemboman tanpa henti menyusul serangan Hamas terhadap desa-desa dan pos-pos militer Israel sehari sebelumnya.

Selama bertahun-tahun, Radwan tidak dapat mengunjungi orang tuanya secara rutin karena Israel melarang warga Palestina untuk berpindah antara Tepi Barat dan Gaza, dengan pengecualian yang jarang terjadi.

Baca Juga: Ayo Less Waste Sulap Sampah dan Pakaian Bekas Menjadi Donasi untuk Palestina

Warga Palestina Kehilangan Keluarganya Setelah Bertahun-tahun Sulit Bertemu

Israel memerintahkan seluruh warga Palestina di Gaza untuk mengungsi ke selatan, namun orang tua Radwan tidak bisa meninggalkan rumah mereka. Mereka tinggal di Kota Gaza, dekat Universitas Islam yang menjadi sasaran serangan udara Israel pada 11 Oktober.

Ayahnya sedang merawat ibunya, yang menderita penyakit jantung dan membutuhkan oksigen untuk bernapas sehingga mustahil bagi mereka untuk pergi.

Keesokan harinya, sebuah bom menghantam vila mereka dan membunuh mereka berdua, bersama dengan adik bungsunya dan seorang pemuda yang biasa datang membantu mereka mengerjakan pekerjaan rumah.

“Kerabat saya yang pertama kali menemukan saudara laki-laki saya, Hassan, dan ibu saya.

“Ibuku kehilangan tangan, anggota badan, dan kepalanya,” kata Radwan dikutip dari Al Jazeera, sambil berusaha menahan air matanya melalui telepon.

“Dua hari kemudian, (mereka) menggunakan traktor untuk mencari ayah saya di bawah reruntuhan dan kami juga menemukan (mayatnya).”

Radwan adalah satu dari ribuan warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat yang keluarganya berada di Gaza.

Pembatasan pergerakan yang diberlakukan Israel terhadap warga Palestina di dalam dan di antara kedua wilayah yang didudukinya, membuat dia hanya bertemu orang tua dan saudara kandungnya beberapa kali dalam 20 tahun terakhir.

Dia mengatakan bahwa dia masih tidak percaya bahwa dia tidak akan pernah melihat ibu, ayah, atau saudara laki-lakinya lagi.

“Banyak teman, keluarga dan kerabat yang membantu kami menguburkan keluarga saya kemudian terbunuh oleh pemboman Israel juga,” kata Radwan.

[Ln]

 

Tags: Palestina Memanggil KitaWarga Palestina Kehilangan Keluarganya Setelah Bertahun-tahun Sulit Bertemu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Segera Atasi Penyebab ASI Kurang

Next Post

Berdoa Sebelum dan Sesudah Tidur

Next Post
Kiat Menjalani Keseharian agar Sukses Dunia Akhirat

Berdoa Sebelum dan Sesudah Tidur

Menjalankan Peran Orangtua Tunggal

Menjalankan Peran Orangtua Tunggal

Bolehkah Anak Balita Makan Sushi? Ini Manfaat dan Bahayanya!

Bolehkah Anak Balita Makan Sushi? Ini Manfaat dan Bahayanya!

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    5184 shares
    Share 2074 Tweet 1296
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    588 shares
    Share 235 Tweet 147
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    382 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1733 shares
    Share 693 Tweet 433
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3392 shares
    Share 1357 Tweet 848
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7855 shares
    Share 3142 Tweet 1964
  • Dari Dokumentasi ke Cerita: Salimah Kota Bekasi Bekali Humas Skill Fotografi

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2851 shares
    Share 1140 Tweet 713
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5241 shares
    Share 2096 Tweet 1310
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga