• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 27 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Sudahkah Benarkah Cara Kita Bersuci Setelah Masa Haidh Usai ?

28/02/2021
in Berita
Mandi besar, mandi junub

Foto: Pixabay

74
SHARES
572
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CYMERA_20150316_044535Chanelmuslim.com – Bagi wanita yang sudah baligh, sebagian besar setiap bulan akan mengalami masa haidh. Haidh adalah proses alami dari peluruhan sel telur yang tidak terbuahi dan ini juga berkaitan dengan kesehatan bagi tubuh wanita. Jika darah haidh tidak lancar atau ada wanita yang tidak mengalaminya setiap bulan, maka sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter atau ahli kesehatan.

Masa haidh yang setiap wanita mungkin berbeda-beda, ada yang tiga hari, lima hari dan umumnya hingga 7 hari maksimal hingga 15 hari, jika lebih dari 15 hari maka itu bukan darah haidh dan perlu dikonsultasikan kepada dokter.

Setelah masa haidh selesai, kita diwajibkan untuk bersuci dengan mandi besar. Namun sayangnya banyak dari orang-orang kita yang bersuci sealakadarnya saja dan tidak sesuai dengan tuntunan yang telah diajarkan oleh Nabi. Mereka beranggapan bahwa mencuci rambut, membasahi seluruh tubuh dengan air dan membersihkan kemaluan dari sisa darah saja sudah cukup. Dan anggapan ini sama sekali tidak benar.

Adapun tatacara bersuci seusai haidh yang sesuai tuntunan Nabi adalah sebagai berikut :

Setelah selesai dari haidh, pertama-tama ambillah kapas lalu lumuri kapas tersebut dengan parfum atau sejenisnya (hindari parfum yang mengandung alkohol agar tidak pedih). Selanjutnya bersihkan kemaluan dengan kapas yang telah dilumuri parfum agar hilang bau darah. Hal ini berdasarkan hadits Nabi SAW. dari Aisyah RA, bahwa Seorang wanita Anshor bertanya kepada Nabi SAW: “Bagaimana aku mandi dari haid?’ Beliau menjawab: ‘Ambillah sepotong kapas yang dilumuri dengan minyak wangi lalu bersihkan dengan itu.’ Ia bertanya lagi, ‘Bagaimana aku membersihkan dengan nya?’ Beliau menjawab, ‘Subhanallah, bersihkanlah.’ Aisyah RA mengatakan, ‘Maka aku menariknya kepadaku lalu aku katakan, ‘Bersihkanlah bekas darah dengannya’,” (HR.Bukhari dan Muslim).

Setelah membersihkan kemaluan dengan kapas tadi, maka mandilah dengan tata cara sebagai berikut :

Mandi dengan menggunakan air bersih

Dimulai dengan membaca Bismillahirrahmaanirrahiim

Membasuh kedua tangan dengan air

Membasuh kemaluan dengan sabun dan sejenisnya

Membasuh kedua tangan sekali lagi dengan sabun dan jenisnya

Berwudhu dan meninggalkan kedua kakinya

Membasuh kepalanya tiga kali dengan air

Membasuh tubuh bagian kanan tiga kali dengan air

Membasuh tubuh bagian kiri tiga kali dengan air

kemudian berdiri dan membasuh kedua kakinya.

Untuk kaum Hawa mulailah untuk mengamalkan tata cara tersebut setelah bersih dari haidh. Semua akan bernilai pahala jika sesuai dengan tuntunan sunnah Nabi. Semoga bermanfaat.

 

 

Sumber : https://www.islampos.com/tata-cara-bersuci-dari-haidh-37058/

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bisakah Belajar Dengan Ini ?

Next Post

Makbul Patel, Sosok Dokter Gigi Muslim yang Sediakan Klinik Gratis di AS

Next Post

Makbul Patel, Sosok Dokter Gigi Muslim yang Sediakan Klinik Gratis di AS

Menag Dapat Kehormatan Sulam Kiswah Kabah

Bisakah Belajar Dengan Ini ?

Cara Membuat Anak Jenius

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8272 shares
    Share 3309 Tweet 2068
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3716 shares
    Share 1486 Tweet 929
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11286 shares
    Share 4514 Tweet 2822
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4239 shares
    Share 1696 Tweet 1060
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2078 shares
    Share 831 Tweet 520
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    775 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Menghina Allah dalam Hati

    470 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2210 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3317 shares
    Share 1327 Tweet 829
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    3009 shares
    Share 1204 Tweet 752
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga