• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 26 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Status Gunung Agung Bali Masih Awas, Tengkulak Malah Tawar Rendah Sapi Pengungsi

10/10/2017
in Berita
77
SHARES
595
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 ChanelMuslim.com –  Tiga minggu sudah Gunung Agung menunjukkan aktivitas kegempaannya. Lokasi-lokasi pengungsian di zona aman semakin dipenuhi pengungsi. 

Apalagi setelah penetapan status Gunung Agung menjadi Awas. Meskipun hampir sebagian besar warga telah berada di area-area pengungsian, mereka sesekali mengunjungi rumah mereka untuk mengecek kondisi ternak.

Hal ini juga kerap dilakukan oleh Wayan Surita (41), salah satu pengungsi di posko pengungsian dekat Dapur Umum Aksi Cepat Tanggap di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali. 

Namun demikian, hal tersebut ia lakukan sebelum adanya tempat penitipan ternak sementara yang dibangun oleh petugas Kecamatan Rendang.

Kepada ACTNews, Surita bercerita bagaimana situasi emergency Gunung Agung sempat melemahkan harga ternak mereka. 

Ia mengungkapkan, ketika aktivitas Gunung Agung menunjukkan peningkatan, banyak tengkulak yang datang ke desa-desa di Kecamatan Rendang dan sekitarnya. 

Mereka berniat membeli sapi yang dimiliki oleh para peternak. Namun demikian, harga yang mereka tawarkan begitu rendah, bahkan tidak masuk akal.

“Seekor sapi biasanya dijual dengan harga delapan hingga sebelas juta rupiah. Tapi kemarin harga dipatok menjadi satu sampai dua juta rupiah saja,” ujar Surita, Senin (2/9) dalam siaran pers ACT.

Setelah mengetahui pihak Kecamatan Rendang membangun tempat penitipan ternak sementara di zona aman, ia dan sejumlah peternak lainnya langsung bergotong-royong menyewa mobil truk untuk membawa ternak mereka ke tempat penampungan ternak.  

Wayan Surita sendiri sudah seminggu menitipkan ternaknya di tempat penitipan ternak sementara di Kecamatan Rendang. 
Kedua sapinya dibawa dari desanya, yaitu Desa Temukus, Kecamatan Rendang, yang berjarak sekitar 9 km dari Gunung Agung. 

Desa ini termasuk daerah zona merah yang harus dikosongkan dari segala aktivitas penduduk.

“Setelah para peternak memindahkan sapinya ke penampungan ternak sementara, harga sapi menjadi agak membaik yaitu berkisar antara 5 sampai 6 juta rupiah,” ungkap Surita dalam sumber yang sama.

Jumlah sapi yang berada di penampungan ternak di Kecamata Rendang sekitar 200 – 300 ekor. Hal ini dikarenakan luas lahan yang sangat terbatas, yaitu 1000 meter persegi. 

Para peternak setiap malam bergantian menjaga ternak untuk menghindari terjadinya pencurian ternak. Sementara paginya, mereka secara bersama-sama mencari rumput untuk pakan ternaknya.

Hingga saat ini, Gunung Agung masih berstatus Awas dan menunjukkan peningkatan kegempaan.

 Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG Devi Kemal Syahbana mengatakan, jumlah gempa yang terjadi di Gunung Agung rata-rata dua kali lipat dari gempa pada saat Gunung Merapi meletus 2010 silam.

Para peternak berharap kondisi Gunung Agung segera normal kembali agar mereka bisa cepat kembali ke desa dan melakukan aktivitas harian seperti sedia kala. 

Aamiin. (jwt/act).

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Dahsyatnya Tarbiyah

Next Post

45 Tim Futsal Anak meramaikan BuBu Cup 2017 di Bekasi

Next Post

45 Tim Futsal Anak meramaikan BuBu Cup 2017 di Bekasi

Gebyar Muharram 1439H, JISc Gelar 8 Kegiatan Penuh Manfaat

Ketika Dua Wanita Trump “Berebut” Status Ibu Negara

  • Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9182 shares
    Share 3673 Tweet 2296
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1953 shares
    Share 781 Tweet 488
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1363 shares
    Share 545 Tweet 341
  • Siswa JISc, Ainun Nadhifia Jalil Torehkan Prestasi Taekwondo, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Korea

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Sukses Memelihara Ikan Koi bagi Pemula

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Kisah Hasan bin Tsabit Dibayar Mahal untuk Menjelekkan Rasulullah, Tapi ini yang Terjadi

    633 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11714 shares
    Share 4686 Tweet 2929
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga