• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 5 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Program Pengentasan Kemiskinan Pemerintah Dinilai Belum Efektif

18/05/2023
in Berita
Program Pengentasan Kemiskinan Pemerintah Dinilai Belum Efektif

Aleg Anis Byarwati

79
SHARES
607
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PROGRAM pengentasan kemiskinan yang dilakukan pemerintah selama ini dinilai belum efektif. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis Byarwati, Rabu (17/05/2023).

Dalam keterangan tertulisnya, Anis mengomentari bahwa program yang dilakukan pemerintah belum mencapai sasaran secara tepat dan langsung.

“Saya mengingatkan, di lapangan, program-program pengentasan kemiskinan banyak yang tidak tepat sasaran, bahkan data yang digunakan banyak yang kurang tepat sasaran,” kata Anis.

Sementara, menurutnya, di sisi lain, kita ketahui bahwa target pemerintah sangat ambisius.

Dikutip dari Bank Dunia, kemiskinan ekstrem Indonesia ‘hanya’ tinggal 1,5%. Namun, Anis mencatat, perhitungan yang digunakan masih menggunakan asumsi Purchasing Power Parity (PPP) US$ 1,9 per kapita per hari.

“Sementara saat ini, World Bank sudah menggunakan asumsi PPP sebesar US$ 2,15 per kapita per hari,” tambah Anis.

Ia mengapresiasi pencapaian pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia dalam 20 tahun terakhir. Akan tetapi, jika menggunakan asumsi terbaru, tentu angka kemiskinan ekstrem Indonesia bertambah.

Baca Juga: Pengentasan Pengangguran ala LAZ Al-Azhar

Program Pengentasan Kemiskinan Pemerintah Dinilai Belum Efektif

“Kita ingin Pemerintah responsif dan menyiapkan program pengentasan kemiskinan ekstrem lebih fokus dan tepat sasaran,” ungkap Wakil Ketua BAKN DPR RI ini.

Fokus pemerintah, usul Anis, masih mencakup sektor rumah tangga yang secara ekonomi tidak aman, yang rentan jatuh kembali ke dalam kemiskinan.

Di lain pihak, Bank Dunia juga menaikkan ketentuan batas untuk kelas penghasilan menengah ke bawah (lower middle-income class).

Batas kelas penghasilan menengah ke bawah dinaikkan dari US$3,20 menjadi US$3,65 per orang per hari.

“Sekiranya batas kelas penghasilan menengah bawah dinaikkan seperti saran Bank Dunia dari US$ 3,2 menjadi US$ 3,65 per kapita per hari, maka akan terlihat penduduk sangat rentan secara ekonomi,” kata Anis.

Menurutnya, apabila terjadi guncangan seperti pandemi atau kondisi ekonomi lainnya, mereka dengan cepat jatuh di bawah garis kemiskinan.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020 – 2024 menetapkan target penurunan tingkat kemiskinan antara 7% hingga 6,5%, atau 18,34 juta sampai 19,75 juta penduduk pada akhir tahun 2024.

“Per September 2022, BPS mencatat jumlah penduduk miskin mencapai sebesar 26,36 juta atau 9,57% artinya masih jauh dari target 7%,” tambahnya.

Bahkan, ia mencatat, angka kemiskinan di 14 provinsi masih berada di atas rata-rata nasional.[ind]

 

Tags: anis byarwatiProgram Pengentasan Kemiskinan Pemerintah Dinilai Belum Efektifwakil ketua bakn dpr ri
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sayyidul Istigfar dengan Keistimewaan Luar Biasa

Next Post

Jangan Buang Kulit Pisang, Ini Manfaat Kecantikannya

Next Post
Jangan Buang Kulit Pisang, Ini Manfaat Kecantikannya

Jangan Buang Kulit Pisang, Ini Manfaat Kecantikannya

Gelar Wisuda SMA, 30 Persen Siswa Sekolah Cendekia BAZNAS Lolos PTN

Gelar Wisuda SMA, 30 Persen Siswa Sekolah Cendekia BAZNAS Lolos PTN

Esensi Mampu Berhaji

Esensi Mampu Berhaji

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9471 shares
    Share 3788 Tweet 2368
  • Maulid Salimah Kota Bekasi Dihadiri 650 Jamaah, Galang Dana untuk Palestina

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4281 shares
    Share 1712 Tweet 1070
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11818 shares
    Share 4727 Tweet 2955
  • Ini Dia 5 Rekomendasi Kuliner di Banyumas

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pesona Menawan dari Kawah Ijen

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    489 shares
    Share 196 Tweet 122
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1335 shares
    Share 534 Tweet 334
  • Peritel Kecantikan Inklusif dari Sumatera yang Dobrak Dominasi Ritel Jakarta Lewat Jaringan Komunitas dengan Puluhan Ribu Member

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4844 shares
    Share 1938 Tweet 1211
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga