• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 16 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Muslim Eropa Tertarik Pelajari Model Islam Indonesia

16/03/2015
in Berita
72
SHARES
553
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

hijabChanelMuslim.com – Masyarakat Muslim Eropa, khususnya Belgia tertarik mempelajari Islam Indonesia yang dikenal moderat, santun, modern namun tetap menghargai perbedaan dan kemajemukan. Pernyataan itu dilontarkan Julie Pascoet dari perwakilan European Network Against Racism (ENAR) saat bertemu dengan Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin di Kedutaan Besar Republik Indonesia Brussels Kamis (12/03) lalu.

Pascoet yang ditemani Laurie Hastir dari Collective Against Islamophobia in Belgium (CAIB) menjelaskan banyak hal mengapa Muslim Eropa merindukan model penerapan Islam seperti di Indonesia. Menurut Pascoet, Muslim Eropa masih mengalami diskriminasi dan rasisme dalam banyak aspek.

“Kontra rasisme dan radikalisme serta diskriminasi masih menjadi the big issues in Moslem Europe”, kata wanita berjilbab keturunan Maroko itu. Pascoet, aktivis perempuan yang pernah datang ke UINYogyakarta untuk menjelaskan problem masyarakat Muslim Eropa itu membenarkan bahwa citizenship of moslem masih menjadi kendala bagi banyak warga negara muslim di Belgia. Kalangan muslim Belgia umumnya immigran dari Maroko, Turki, dan negara-negara Islam lain.

“Kondisi anak-anak muda Muslim Eropa tak kalah problematik”, kata Laurie Hastir menimpali pernyataan Pascoet. Hastir yang sehari-hari bergelut dengan persoalan islamopohobia melalui Collective Against Islamophobia in Belgium (CAIB) bercerita panjang lebar mengenai nasib keluarga muslim Eropa yang terasing dari komunitasnya di mana dia tinggal dan orang tuanya hidup.

“Di tengah-tengah saudara seagamanya di Eropa, banyak keluarga muslim Eropa terdiskriminasi baik dari sisi pendidikan, kesehatan, pekerjaan, pergaulan sosial, maupun akses terhadap kebijakan pemerintah. Itu karena islamophobia di kalangan masyarakat Eropa masih kuat”, tuturnya. Untuk itu, Hastir mengaku ingin belajar bagaimana kaum muslim Indonesia menangani persoalan-persoalan warga masyarakatnya yang dianggap sangat berhasil itu. Salah satu isu yang menarik baginya adalah pendidikan Islam Indonesia.

Menanggapi keinginan tersebut, Dirjen Pendidikan Islam menyambut antusias dan menyatakan siap membantu muslim Belgia dalam mengadvokasi warga muslim agar terintegrasi dengan  komunitas Eropa yang lebih luas. Kamaruddin menanyakan apakah anak-anak muda muslim Belgia mendapatkan pendidikan Islam yang memadai. “Pendidikan, hemat saya menjadi fundamental issues bagi muslim Eropa. Apakah mereka mendapatkan pengetahuan tentang Islam yang benar, Islam yang mengajarkan nilai-nilai kebajikan seperti toleransi, persamaan hak, gender equality, kasih sayang terhadap sesama, demokratis dan sebagainya. Itu bisa dimulai dari pendidikan Islam yang baik”, tegas Kamaruddin.

Menurut Kamaruddin, tidak cukup kalangan muslim Eropa menyalahkan sistem yang ada, membenturkan kepentingan Muslim vis-a-vis Kristen, misalnya. “Kalangan muslim harus introspeksi diri juga, apakah selama ini mereka well at home dan mampu berintegrasi dengan masyarakat Eropa di mana sekarang mereka tinggal? Internal mereka sendiri banyak perbedaan akibat dari latar belakang dan asal negara”, tuturnya sembari menambahkan, “intinya introspeksi dan retrospeksi lah. Problem masyarakat muslim Belgia harus dipandang sebagai masalah internal dan eksternal sekaligus”.

Kamaruddin menegaskan pihaknya bersedia membantu kesulitan yang dialami oleh masyarakat muslim Eropa, tentu sesuai kewenangannya dalam bidang pendidikan Islam. Di hadapan delegasi ENAR dan CIAB, Kamaruddin menyebutkan bahwa tindakan kongkrit Indonesia memperkenalkan Islam ke Belgia adalah membuka Program S2 Kajian Islam dan Studi Agama di Katholieke Universiteit Leuven (KUL).

“Dosen yang akan kita kirim ke KUL bukan hanya mengajar studi Islam, tetapi mereka akan kami beri tugas tambahan, yakni meneliti dan mempromosikan Islam Indonesia ke kalangan masyarakat Eropa, muslim dan non muslim. Kementerian Agama berkepentingan mempromosikan pendidikan Islam Indonesia dan menjadi kiblat pendidikan Islam bagi dunia”, tegasnya. (

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Italia Susun Peraturan Anti Masjid

Next Post

Hari Rabu Bermutu Yang Keren

Next Post
Episode Lelaki Subuh (Bag. 1)

Hari Rabu Bermutu Yang Keren

Bisakah Belajar Dengan Ini ?

Ngobrol Pas Pengajian

Bisakah Belajar Dengan Ini ?

Bisakah Belajar Dengan Ini ?

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8664 shares
    Share 3466 Tweet 2166
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4428 shares
    Share 1771 Tweet 1107
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11458 shares
    Share 4583 Tweet 2865
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    959 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2221 shares
    Share 888 Tweet 555
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2233 shares
    Share 893 Tweet 558
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2454 shares
    Share 982 Tweet 614
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3415 shares
    Share 1366 Tweet 854
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    249 shares
    Share 100 Tweet 62
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga