• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 29 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mengurangi Penumpukan Sampah di TPA dengan Membuat Kompos dari Sampah Organik

17/12/2024
in Berita
Mengurangi Penumpukan Sampah di TPA dengan Membuat Kompos dari Sampah Organik

Foto: Tim Ayo Less Waste

90
SHARES
690
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAMPAH organik, terutama sisa makanan, seringkali dianggap sebagai masalah yang harus dibuang dan ditumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Sebenarnya, sampah organik memiliki potensi besar untuk diolah menjadi kompos, sebuah solusi yang dapat mengurangi penumpukan sampah di TPA.

Pada tanggal 22 November 2024, Tim komunitas Ayo Less Waste (ALW) bersama dengan guru-guru dari Sekolah Al-Fayyadh Indonesia mengajarkan siswa-siswi SD dan SMP tentang cara memanfaatkan sampah organik dalam pembelajaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Pembelajaran ini memiliki tema Belajar Memilah Sampah Anorganik & Mengompos Sampah Organik.

Baca juga: Ayo Less Waste Adakan Edukasi Lingkungan dalam Rangkaian P5 di Sekolah Islam Al Fayyadh Indonesia

Mengurangi Penumpukan Sampah di TPA dengan Membuat Kompos dari Sampah Organik

Dalam mengompos sampah organik, prosesnya cukup sederhana yaitu:

Siapkan sampah organik.

Buat galian lubang di tanah.

Tumpuk limbah organik dalam galian lubang.

Lakukan layering limbah dalam galian dengan limbah coklat (ranting) dan limbah hijau (limbah makanan & daun).

Tutup bagian atas dengan tanah hasil galian lubang.

Timbun selama kurang lebih 1-3 bulan.

Mengurangi Penumpukan Sampah di TPA dengan Membuat Kompos dari Sampah Organik
Foto: Tim Ayo Less Waste

Berdasarkan sumber waste4change.com, TPA Bantar Gebang, yang merupakan TPA khusus DKI Jakarta, menerima sekitar 8000 ton sampah setiap harinya.

60% dari sampah tersebut adalah sampah organik yang mudah terurai. Sementara itu, idealnya, TPA hanya seharusnya menampung 20% dari jumlah keseluruhan sampah yang masuk ke sana. Sisanya, sangat mungkin di daur ulang atau di upcycle menjadi barang yang lebih berguna lagi.

“Pemanfaatan Sampah Organik dalam Pembuatan Kompos: Solusi Penumpukan di TPA adalah konsep yang perlu kita tekankan,” ujar Mochammad Iqbal Ramadhani, Anggota Komunitas Ayo Less Waste (ALW) dan Mahasiswa Fakultas Teknik Program Studi Teknik Kimia Universitas Pamulang.

“Kita harus memikirkan kembali dari setiap sampah terutama sisa makanan yang kita hasilkan. Jika terbuang dan berakhir di TPA, dampaknya sangat buruk bagi lingkungan kita, seperti gas metana yang dihasilkan dan lainnya,” lanjutnya.

Dhiya Suci Auliyah, Anggota Komunitas Ayo Less Waste (ALW) dan Mahasiswa Fakultas Teknik Program Studi Teknik Kimia Universitas Pamulang, menambahkan, Sebagai perumpamaan, setiap 1 keluarga menghasilkan 1kg sisa makanan terbuang dalam 1 hari.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Bagaimana jika itu semua terkumpul dan berakhir di TPA? Itu semua sangat berbahaya baik bagi kesehatan warga sekitar TPA maupun lingkungan, udara dan lainnya.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh KLHK tahun 2022, jumlah timbulan sampah di Indonesia sebesar 68,7 juta ton/tahun dengan komposisi sampah didominasi oleh sampah organik, khususnya sampah sisa makanan yang mencapai 41,27%.

Kurang lebih 38,28% dari sampah tersebut bersumber dari rumah tangga. Selain itu, sampah organik juga merupakan kontributor terbesar dalam menghasilkan emisi gas rumah kaca jika tidak terkelola dengan baik.

Dalam upaya mencapai target Zero Waste, sudah saatnya kita meninggalkan pendekatan kumpul-angkut-buang yang menitikberatkan pengelolaan sampah di TPA.

Mari kita mulai memanfaatkan sampah organik kita menjadi kompos, sebuah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan kita. [Din]

Tags: Mengurangi Penumpukan Sampah di TPA dengan Membuat Kompos dari Sampah Organik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Salah Satu Rezeki dari Allah

Next Post

Pulau Bali jadi Destinasi Wisata Solo Favorit Wisatawan AS Tahun 2024

Next Post
Pulau Bali jadi Destinasi Wisata Solo Favorit Wisatawan AS Tahun 2024

Pulau Bali jadi Destinasi Wisata Solo Favorit Wisatawan AS Tahun 2024

Kopi Arabika Gayo Indonesia Masuk Dalam 10 Biji Kopi Terenak di Dunia Versi Taste Atlas

Kopi Arabika Gayo Indonesia Masuk Dalam 10 Biji Kopi Terenak di Dunia Versi Taste Atlas

Diaspora Indonesia di Turkiye Gelar Endonezya Kultur Sahnesi

Diaspora Indonesia di Turkiye Gelar Endonezya Kultur Sahnesi

  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    275 shares
    Share 110 Tweet 69
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9427 shares
    Share 3771 Tweet 2357
  • Menjelang Wajib Halal Oktober Pelaku Usaha Harus Pahami Aturan Baru terkait Berbagai Hal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 67 Siswa Primary JISc Siap Berlaga di Science and Mathematics Olympiads di Kuala Lumpur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Indonesia Berhasil Menghimpun Imam Besar dari 46 Negara

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Memilih Potongan Rambut untuk Perempuan Usia 70-an

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Guruh Soekarnoputra Berpulang dan Warisan Karyanya untuk Indonesia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1318 shares
    Share 527 Tweet 330
  • Kasus Kanker Stadium Lanjut jadi Tantangan Besar di Dunia Medis

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Resep Camilan Kolang-kaling Simpel untuk Wajah Glowing

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga