• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 6 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mengurangi Penumpukan Sampah di TPA dengan Membuat Kompos dari Sampah Organik

17/12/2024
in Berita
Mengurangi Penumpukan Sampah di TPA dengan Membuat Kompos dari Sampah Organik

Foto: Tim Ayo Less Waste

87
SHARES
667
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAMPAH organik, terutama sisa makanan, seringkali dianggap sebagai masalah yang harus dibuang dan ditumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Sebenarnya, sampah organik memiliki potensi besar untuk diolah menjadi kompos, sebuah solusi yang dapat mengurangi penumpukan sampah di TPA.

Pada tanggal 22 November 2024, Tim komunitas Ayo Less Waste (ALW) bersama dengan guru-guru dari Sekolah Al-Fayyadh Indonesia mengajarkan siswa-siswi SD dan SMP tentang cara memanfaatkan sampah organik dalam pembelajaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Pembelajaran ini memiliki tema Belajar Memilah Sampah Anorganik & Mengompos Sampah Organik.

Baca juga: Ayo Less Waste Adakan Edukasi Lingkungan dalam Rangkaian P5 di Sekolah Islam Al Fayyadh Indonesia

Mengurangi Penumpukan Sampah di TPA dengan Membuat Kompos dari Sampah Organik

Dalam mengompos sampah organik, prosesnya cukup sederhana yaitu:

Siapkan sampah organik.

Buat galian lubang di tanah.

Tumpuk limbah organik dalam galian lubang.

Lakukan layering limbah dalam galian dengan limbah coklat (ranting) dan limbah hijau (limbah makanan & daun).

Tutup bagian atas dengan tanah hasil galian lubang.

Timbun selama kurang lebih 1-3 bulan.

Mengurangi Penumpukan Sampah di TPA dengan Membuat Kompos dari Sampah Organik
Foto: Tim Ayo Less Waste

Berdasarkan sumber waste4change.com, TPA Bantar Gebang, yang merupakan TPA khusus DKI Jakarta, menerima sekitar 8000 ton sampah setiap harinya.

60% dari sampah tersebut adalah sampah organik yang mudah terurai. Sementara itu, idealnya, TPA hanya seharusnya menampung 20% dari jumlah keseluruhan sampah yang masuk ke sana. Sisanya, sangat mungkin di daur ulang atau di upcycle menjadi barang yang lebih berguna lagi.

“Pemanfaatan Sampah Organik dalam Pembuatan Kompos: Solusi Penumpukan di TPA adalah konsep yang perlu kita tekankan,” ujar Mochammad Iqbal Ramadhani, Anggota Komunitas Ayo Less Waste (ALW) dan Mahasiswa Fakultas Teknik Program Studi Teknik Kimia Universitas Pamulang.

“Kita harus memikirkan kembali dari setiap sampah terutama sisa makanan yang kita hasilkan. Jika terbuang dan berakhir di TPA, dampaknya sangat buruk bagi lingkungan kita, seperti gas metana yang dihasilkan dan lainnya,” lanjutnya.

Dhiya Suci Auliyah, Anggota Komunitas Ayo Less Waste (ALW) dan Mahasiswa Fakultas Teknik Program Studi Teknik Kimia Universitas Pamulang, menambahkan, Sebagai perumpamaan, setiap 1 keluarga menghasilkan 1kg sisa makanan terbuang dalam 1 hari.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Bagaimana jika itu semua terkumpul dan berakhir di TPA? Itu semua sangat berbahaya baik bagi kesehatan warga sekitar TPA maupun lingkungan, udara dan lainnya.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh KLHK tahun 2022, jumlah timbulan sampah di Indonesia sebesar 68,7 juta ton/tahun dengan komposisi sampah didominasi oleh sampah organik, khususnya sampah sisa makanan yang mencapai 41,27%.

Kurang lebih 38,28% dari sampah tersebut bersumber dari rumah tangga. Selain itu, sampah organik juga merupakan kontributor terbesar dalam menghasilkan emisi gas rumah kaca jika tidak terkelola dengan baik.

Dalam upaya mencapai target Zero Waste, sudah saatnya kita meninggalkan pendekatan kumpul-angkut-buang yang menitikberatkan pengelolaan sampah di TPA.

Mari kita mulai memanfaatkan sampah organik kita menjadi kompos, sebuah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan kita. [Din]

Tags: Mengurangi Penumpukan Sampah di TPA dengan Membuat Kompos dari Sampah Organik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Salah Satu Rezeki dari Allah

Next Post

Distraksi Keharmonisan Rumah Tangga

Next Post
Distraksi Keharmonisan Rumah Tangga

Distraksi Keharmonisan Rumah Tangga

Pulau Bali jadi Destinasi Wisata Solo Favorit Wisatawan AS Tahun 2024

Pulau Bali jadi Destinasi Wisata Solo Favorit Wisatawan AS Tahun 2024

Macam-Macam Kesabaran

Macam-Macam Kesabaran

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1848 shares
    Share 739 Tweet 462
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8041 shares
    Share 3216 Tweet 2010
  • Potret Anak Ketiga Lesti Kejora Lakukan Photoshoot Bersama Kedua Kakaknya

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • IRRESSRAMADHAN 2026 Mengusung Konsep Eksklusif dan Bernuansa Reflektif

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kemenhaj RI Sikapi Kondisi Keamanan Timur Tengah yang Berdampak pada Perjalanan Umroh

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Materi Kultum, Bersyukur Kepada Allah

    134 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1932 shares
    Share 773 Tweet 483
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4484 shares
    Share 1794 Tweet 1121
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga