• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 8 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Masya Allah, Inilah Kisah Perjuangan Tuti Tukang Urut Yang Berangkat Haji

19/09/2017
in Berita
87
SHARES
669
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com –  Tuti, dialah perempuan tukang urut asal Indonesia yang menjadi salah satu tamu Allah pada musim Haji tahun ini bersama jutaan muslim lainnya.

 

Dengan profesi sebagai tukang urut tidak menyurutkan keinginannya untuk menjadi dhuyufurrahman, makin impian itu terus membuncah.

 

Apa yang didambakan sejak dulu itu kini sudah dicapai. Tergabung dalam kloter 27 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 27), Tuti tahun ini berangkat haji. 

 

Uang hasil kerja keras menjadi tukang urut yang ditabungnya sedikit demi sedikit dalam enam tahun menjadi bekal dirinya berangkat ke tanah suci.

 

Ditemui tim Media Center Haji (MCH) Daker Makkah, Rabu (13/9), Tuti berbagi kisah perjuangannya bisa mendaftar haji enam tahun silam. 

 

Menurutnya, keinginannya berhaji sudah terpendam sejak dulu. Keinginan itu semakin kuat karena dukungan anaknya. Dari hasil pernikahan dengan suaminya yang sudah wafat, Tuti dikaruniai tiga anak.

 

Saat suaminya wafat, anak tertuanya kelas 6 SD, sedang si bungsu masih TK. 

 

Sejak itu, Tuti membesarkan anaknya sendiri, single mother, hingga sekarang berbekal keterampilan sebagai tukang urut dan berjualan.

 

Keahlian Tuti mengurut diturunkan dari orang tuanya. Saat berusia 9 tahun, Tuti terjatuh hingga keseleo, lalu diurut bapaknya. Dari situ, Bapaknya mengatakan kalau akan menurunkan keahlian mengurutnya pada Tuti.

 

Sejak ditinggal suaminya, Tuti memanfaatkan keahliannya dengan membuka praktek tukang urut bayi, anak kecil sampai orang dewasa. Selain itu, dia juga berjualan kacang yang dibungkus dan dijual di sekolah anaknya.

 

 

 “Anak-anak saya ajarkan hidup prihatin dan bersyukur,” ujar Tuti mengenang perjuangannya seperti chanelmuslim.com kutip dari laman phu.informasihaji Kementerian Agama.

 

Menurutnya, laku prihatin sengaja diajarkan kepada anaknya sejak kecil. Maklum, hasil dari mengurut tidak menentu, apalagi dirinya tidak pernah memasang tarif, hanya seikhlasnya saja.

 

Perlahan, nama Tuti sebagai tukang urut semakin dikenal. Banyak pelanggang yang membutuhkan keahliannya. Kadang dalam satu hari bisa mencapai 15 orang. 

 

Informasi dari mulut ke mulut menyebar sampai ke Bukit Golf Sentul Jawa Barat. Ada salah satu pasien Tuti yang sudah di vonis dokter saraf terjepit atau penyempitan urat syaraf. Bismillah, Tuti coba memberikan terapi urut secara rutin hingga membaik.

 

Saat ditanya berapa yang harus dibayar, Tuti menjawab seikhlasnya. Oleh keluarga pasien, Tuti akhirnya dikasih uang Rp300ribu sekali urut.

 

Rezeki terus bertambah, namun Tuti tidak berubah, semua dijalani dengan rasa syukur dan ikhlas. Niatnya berhaji pun semakin tergambar. Sebagian hasil kerjanya ditabung untuk bersiap menjadi tamu Sang Maha Rahman. 

 

“Alhamdulillah bisa saya tabung untuk berangkat haji,” tuturnya.

 

Perjalanan hidup Tuti tidak selalu berjalanan mulus, apalagi dengan profesinya sebagai tukang urut. Pernah suatu hari dia diminta mengurut seorang pria di rumahnya.

Saat itu, Tuti mau membantu dengan catatan, harus ditemani istri yang mau diurut atau minimal pembantunya. Tuti tidak mau sendiri karena tidak mau ada fitnah.

 

Saat dia tiba, pintu rumah memang dibuka oleh pembantu pemilik rumah. Namun, setelah dia masuk, sang pembantu pergi entah ke mana. Tinggal lah Tuti berdua dengan pria yang akan diurutnya.

 

Rasa takut dan khawatir muncul. Karenanya, sebelum mulai mengurut, Tuti meminta izin tuan rumah untuk shalat Sunah sebelum masuk waktu Asar. Tuti berdoa dan berzikir berharap lindungan Allah dari segala hal yang membahayakan.

 

Kekhawatiran Tuti terjawab. Lelaki itu memang menyangka Tuti sebagai terapis urat dalam konteks negatif. Seketika Tuti meminta maaf dan menjelaskan dirinya bukan seperti yang dibayangkan. Dia pun meminta maaf dan pamit pulang.

 

“Suka duka seorang tukang urut seperti ini kadang persepsi negatif timbul,” ujarnya.

 

Keterampilannya mengurut juga bermanfaat saat Tuti beribadah haji. Dia sering dimintai tolong mengurut jemaah perempuan. 

 

Penyebabnya beragam, ada yang hanya karena pegel, ada juga yang keseleo, bahkan urat terjepit. Namun, Tuti memilih membatasi aktivitasnya selama berhaji. Bukan tidak mau menolong, namun dirinya juga harus menjaga kondisi kesehatan dan fokus beribadah.

 

Kepada tim MCH, Tuti berbagi kisah tentang pengalamannya saat kali pertama melihat Kabah. Waktu itu dia dan kloternya sedang umrah qudum. 

 

Di depan Kabah, Tuti merasa menemukan ketenangan dalam dirinya. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk berdoa bagi kebaikan orang tua, suami, dan anak, menantu, dan cucunya.

 

Tuti berharap semua selalu dalam perlindungan Allah, diampuni dosa dan kesalahannya, serta bahagia hidup dunia dan akhirat surga. Tuti juga berharap anak, menantu, dan cucunya dapat menjalankan ibadah haji kelak.

 

Tuti akan kembali ke Tanah Air pada 19 September mendatang. JKG 25 merupakan kloter terakhir pada pemberangkatan gelombang pertama. Usai berhaji, Tuti mengaku akan mulai mengurangi aktifitasnya sebagai tukang urut agar bisa menjalankan ibadah dengan baik. Dia juga akan lebih selektif menerima pasien, mungkin khusus anak-anak dan wanita. Namun, dia siap membantu siapa saja yang membutuhkan, hanya prioritasnya anak-anak dan wanita saja.

 

“Saya berharap mendapat haji yang mabrur. Semoga ke depan bertambah keimanan dan ketaqwaan saya. Saya ingin cari keberkahan saja,” ujar Tuti.

 

Semoga  Menjadi Haji Mabrur dan Selamat sampai tanah air. (jwt/haji.kemenag)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rumah Zakat Luncurkan Program Pemberantasan Buta Huruf Alquran di Salatiga

Next Post

Lantaran Ilmu

Next Post

Lantaran Ilmu

Merpati-Merpati Masjidil Haram

Merpati-Merpati Masjidil Haram

Inspirasi Abaya Berpadu Tenun Nusantara Ala Vivi Zubedi

  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    484 shares
    Share 194 Tweet 121
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4373 shares
    Share 1749 Tweet 1093
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    212 shares
    Share 85 Tweet 53
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9061 shares
    Share 3624 Tweet 2265
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4103 shares
    Share 1641 Tweet 1026
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11672 shares
    Share 4669 Tweet 2918
  • Taman Rekreasi Waterboom Jogja Tawarkan Promo Kemerdekaan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2335 shares
    Share 934 Tweet 584
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5219 shares
    Share 2088 Tweet 1305
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga