• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 17 Desember, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

KPIPA Gelar Kajian tentang Palestina

20/04/2022
in Berita
KPIPA Gelar Kajian tentang Palestina
89
SHARES
687
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BERITA menyedihkan kembali datang dari negara Palestina. Dalam sepekan terakhir tentara Israel melakukan penyerangan terhadap Masjidil Aqsa. Mereka kemudian melakukan penangkapan terhadap para penjaga mesjid.

Dalam banyak video yang beredar, tampak tentara Israel merangsek masuk ke dalam mesjid dan menembakkan peluru. Korban luka-luka kemudian dibawa oleh tenaga medis yang menggunakan mobil golf.

Kejahatan pasukan Israel diungkap dalam kajian kepalestinaan yang digelar oleh Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al Aqsha (KPIPA) bekerjasama dengan Adara Relief Internasional pada Selasa (19/4).

Kajian yang mengangkat tema “Menghadirkan Surga dalam Keluarga” dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting dan disiarkan langsung di kanal Youtube Adara Relief Internasional.

Ketua KPIPA, Nurjanah Hulwani, menyebutkan bahwa dalam sepekan terakhir Israel telah melakukan tiga kejahatan yang melampaui batas.

“Pertama, penodaan besar-besaran terhadap Masjidil Aqsa yang dilakukan di bulan suci Ramadhan. Kedua, penangkapan 400 penjaga Masjidil Aqsa. Mereka ditangkap karena berusaha menghalangi rencana Yahudi yang akan mengadakan pesta dengan menyembelih hewan secara besar-besaran di Masjidil Aqsa. Ketiga, mereka melakukan penganiayaan secara keji terhadap murabitin dan murabitah,” paparnya.

Nurjanah mengajak peserta yang hadir untuk memberitakan kekejian yang dilakukan Israel melalui berbagai media. Menurutnya, berita yang beredar belum mengungkap penderitaan yang dialami warga Palestina.

“Seperti yang diceritakan langsung oleh ibu Palestina yang bertemu dengan saya, yang diberitakan di media mungkin hanya 10-20% dari penderitaan yang mereka alami. Realita sesungguhnya jauh lebih sadis,” tutur Nurjanah.

Karena itu, ia berharap kaum muslimin khususnya mau memanfaatkan sarana yang ada untuk menyebarluaskan kekejian yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap warga Palestina.

Ia kemudian menjelaskan tentang tema kajian. Menurutnya, contoh nyata keluarga yang menghadirkan surga adalah keluarga Palestina.

Ibu-ibu rumah tangga tidak hanya mempersiapkan generasi pejuang. Namun, mereka juga mengambil peran sebagai murabitah yang menjaga Masjidil Aqsa dari pendudukan Israel.

Sementara itu, Lubna Nasser yang menjadi pembicara kedua berpesan agar para ibu memperhatikan pendidikan anak dengan baik.

Tugas ibu yang sangat besar adalah menanamkan kebajikan dalam diri anak sejak lahir sehingga akan menghasilkan generasi Islam yang kuat. Selain ibu, yang sangat berpengaruh dalam pendidikan anak saat ini adalah lingkungan, teman, dan media sosial.

Lubna mengatakan, ibu-ibu di Palestina memiliki keistimewaan berupa kemampuan mentransfer nilai-nilai luhur nenek moyang mereka seperti cinta tanah air dan mempertahankan agama.

Mereka berhasil mendidik anaknya sehingga generasi muda Palestina memiliki keyakinan kuat bahwa Allah akan memberi kemenangan. Keyakinan ini yang mebuat ibu dan anak Palestina tidak pernah takut menghadapi kekejian penjajah.

Ia menambahkan, ibu-ibu Palestina menanamkan beberapa sifat kepada anak-anaknya. Pertama, selalu berusaha mencapai tujuan, yaitu memerdekakan Palestina. Kedua, memiliki cita-cita dengan mengutamakan pendidikan. Ketiga, menanamkan cinta Qur’an.

Di bulan Ramadan penderitaan rakyat Palestina tidak berakhir. Seorang anak terpaksa mengais tempat sampah untuk mencari makanan bagi keluarganya. Di tempat lain, seorang anak yatim menderita sakit saluran pernapasan, sementara ibunya tidak punya biaya untuk pengobatan.

KPIPA bekerjasama dengan Adara Relief Internasional membuka kesempatan bagi para donatur untuk menyumbangkan dana bagi perjuangan rakyat Palestina. [Mh/Salimah]

Tags: kajian palestinaKPIPAnurjanah hulwani
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Perbedaan Qiyamul Lail, Shalat Malam, Shalat Witir dan Shalat Tarawih

Next Post

Istri Mau Romantis, Suami Kaku

Next Post
Berdamai dengan Emosi Istri

Istri Mau Romantis, Suami Kaku

Sacha Inchi

Sacha Inchi, Kacang Sejuta Manfaat

ASAR Humanity Ajak Masyarakat Lakukan Solidaritas untuk Palestina

ASAR Humanity Ajak Masyarakat Lakukan Solidaritas untuk Palestina

  • Pulau Komodo NTT Dinobatkan Menjadi Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi BBC

    Pulau Komodo NTT Dinobatkan Menjadi Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi BBC

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Peluncuran Buku Antologi di Batang, Dorong Tumbuhnya Penulis dan Pegiat Literasi Lokal

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7722 shares
    Share 3089 Tweet 1931
  • Ketua Salimah Kota Blitar Lantik Kepengurusan Tiga PC

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    347 shares
    Share 139 Tweet 87
  • Keragaman Modest Wear dengan Wastra dan Konsep Sustainability di Panggung SPOTLIGHT Indonesia 2023 Culture: Then and Now

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Aceh… Oh Aceh

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Harman Subakat Raih Best of The Best Marketeer of The Year 2025

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Di Balik Skenario Isu Terorisme Islam di Australia yang Gagal Total

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga