ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 20 Oktober 2020 | 4 Rabiul Awwal 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
SYARIAH

Istri Mau Romantis, Suaminya Kaku

23 September 2020 10:54:06
Istri Mau Romantis, Suaminya Kaku
Istri Mau Romantis, Suaminya Kaku (foto: pixabay)

oleh: Ustaz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com - Assalamualaikum, Ustaz.. Tanya dong. Mudah-mudahan enggak ghibah. Suami saya orangnya kaku banget. Saya kan nyanyi di depan dia lagu-lagu tahun 80-an, kenangan masa ABG gitu. Tujuannya sih buat "pacaran" menjelang tidur, eh suami malah marah-marah.. Jahiliyah katanya, memangnya tidak boleh nyanyi depan suami? Memangnya jahiliyah? Niatnya mau romantis, jadi malah belakang-belakangan. Tolong solusinya ya.

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh

Bismillahirrahmanirrahim..

Begitulah... Pasangan suami istri memang beda-beda. Ada suami yang romantis, suka menggoda istri, bernyanyi untuk istrinya, tapi istrinya kaku dan jutek. Ada kebalikannya, istrinya yang romantis, tapi suaminya kaku dan ngebos.

Untuk pertanyaan di atas, ini memang tidak mudah. Apakah memang sudah karakter suami yang agak keras, ataukah istri nyanyinya kurang pas momennya (bukan kurang pas suaranya ya). Bisa jadi suami lelah, dia mau ngobrol atau diskusi, tahu-tahunya istrinya malah nyanyi. Ini juga perlu diperhatikan.

Semata-mata nyanyi di depan suami ya boleh. Apalagi tujuannya ingin membangun suasana, bercengkrama, bergurau, becanda, membangun gelak tawa di antara berdua, itu bagus-bagus saja. Baik dengan cerita, bernyanyi berduaan, cerita waktu awal nikah, cerita dll.

Nyanyian yang isinya baik-baik, natural, seperti nyanyian gembala, nyanyian ibu untuk tidur anaknya, dan lainnya. Atau nyanyian suami/istri untuk pasangannya saat di rumahnya, sekadar untuk menghibur, atau sekadar ingin sedikit "kekanak-kanakan" di depan suami.

Imam Ibnu Abdil Bar Rahimahullah berkata:

وَهَذَا الْبَابُ مِنَ الْغِنَاءِ قَدْ أَجَازَهُ الْعُلَمَاءُ وَوَرَدَتِ الْآثَارُ عَنِ السَّلَفِ بِإِجَازَتِهِ وَهُوَ يُسَمَّى غِنَاءَ الركبان وغناء النصب والحذاء هَذِهِ الْأَوْجَهُ مِنَ الْغِنَاءِ لَا خِلَافَ فِي جَوَازِهَا بَيْنَ الْعُلَمَاءِ

Ini pembahasan termasuk tentang nyanyian. Para ulama telah membolehkannya dan telah datang berbagai atsar dari salaf tentang kebolehannya. Itu dinamakan dengan Nyanyian Pengembara dan Nyanyian Nashab (pengiring Unta), dan Hida (nyanyian pengiring Unta tapi lebih semangat dari Nashab). Semua jenis nyanyian ini tidak ada perbedaan pendapat ulama atas kebolehannya. (At Tamhid, 22/197)

Atsar-atsar yang dimaksud di antaranya adalah ucapan Umar bin Khathab Radhiallahu ‘Anhu:

الْغِنَاءُ مِنْ زَادِ الرَّاكِبِ أَوْ قَالَ زَادِ الْمُسَافِرِ

“Nyanyian termasuk perbekalan pengendara,” atau dia berkata: “perbekalan musafir.”

(Ibid, lihat juga mam Al Baihaqi, Sunan al Kubra no. 9182. Semua perawinya tsiqah kecuali Usamah bin Zaid bin Aslam. Imam Bukhari mengatakan "tidak apa-apa". Lihat Tartib 'Ilal At Tirmidzi, Hal. 76. Namun didhaifkan yang lainnya. Al Jarh wat Ta'dil, 2/285)

Usamah bin Zaid Radhiallahu ‘Anhu pernah bernyanyi, Ubaidullah bin Abdillah berkata:

رَأَيْتُ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ مُضْطَجِعًا عَلَى بَابِ حُجْرَتِهِ رَافِعًا عَقِيرَتَهُ يَتَغَنَّى

Aku melihat Usamah bin Zaid sedang bersandar di pintu kamarnya, dia meninggikan suaranya sambil bernyanyi. (Ibid)

Yang saya tangkap, suami sepertinya tidak suka dengan nyanyiannya, mungkin dia punya standar yang berbeda tentang apa itu jahiliyah.

Padahal seseorang menyanyikan syair bertema cinta, kesedihan, riang, kepada istri/suami tidak masalah, itu bukan jahiliyah. Jahiliyah itu jika kita menyanyikan lagu cinta ke suami/istri orang lain.

Yang jelas, kita ini manusia, bukan robot, yang juga membutuhkan nutrisi bagi jiwa. Ada kalanya kita nangis mendengar ayat-ayat Allah, menangis dalam shalat, doa, penderitaan umat Islam, dll.. Tapi kadang kita juga menangis mengenang kenangan indah bersama kawan, saudara, dan bermacam nostalgia. Polesan Tarbiyah Islamiyah, agar sisi manusiawi kita itu hidup semua, bukan untuk dibunuh yang satunya dan dibiarkan lainnya.

Demikian. Wallahu a'lam.[ind]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
istri mau romantis
suaminya kaku
 
BERITA LAINNYA
 
 
SYARIAH
06 March 2019 16:36:11

Pahala Jihad dan Keberkahan Menafkahi Janda

 
SYARIAH
07 May 2020 04:19:06

I'tikaf di Rumah di Masa Wabah

 
SYARIAH
12 April 2020 21:27:21

Hukum Adopsi Anak

 
SYARIAH
13 May 2019 17:17:57

Hukum Menikah di Bulan Ramadan

 
SYARIAH
26 January 2019 22:10:31

Hukum Mengajarkan Menari Bagi Anak-Anak di Sekolah

Saksikan tren modest wear terkini dari 164 designer modest fashion Indonesia dalam ajang Modest Fashion Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber, dan Indonesia Halal Lifestyle Cent
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284