• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 29 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Koalisi Masyarakat untuk Kebebasan Sipil: Rohis dan LDK Bukan Teroris

05/06/2018
in Berita
74
SHARES
566
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Depok (5/6) – Rangkaian aksi terorisme di Indonesia sering dikaitkan dengan aktivitas keagamaan. Eksistensi Kerohanian Islam (Rohis) di sekolah dan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) di perguruan tinggi acap disalahpahami sebagai penyemai bibit radikalisme. Pandangan miring itu ditepis Koalisi Masyarakat untuk Kebebasan Sipil yang meluncurkan gerakan #BersamaLawanTerorisme. Koalisi didukung Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (Alppind), Pusat Advokasi Hukum dan HAM (Paham) Indonesia, Lembaga Kajian Strategi dan Pembangunan (LKSP), dan Center for Indonesian Reform (CIR).

“Kita setuju terorisme adalah kejahatan serius dan mengutuk segala bentuk aksi terorisme. Tetapi menuding aktivis Rohis dan LDK sebagai sumber radikalisme dan terorisme adalah misleading, justru memperkeruh suasana dan menjauhkan dari solusi sebenarnya,” ujar Sapto Waluyo, pendukung koalisi sekaligus Direktur CIR. Rohis dan LDK selama ini berperan sebagai wadah pembentukan karakter siswa/mahasiswa, agar mereka memiliki mental yang tangguh dan peduli dengan masalah social dilingkungannya.

Dekan Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana, Muhammad Iqbal, sepakat untuk meluruskan pandangan miring terhadap Rohis dan LDK.Pemerintah justru harus merangkul aktivis masjid sekolah/kampus demi mencegah gejala terorisme. Hal itu diungkapkannya dalam focus group discussion (FGD) yang digelar di Hotel Santika, Depok (1/6) yang menampilkan Hidayat Nur Wahid selaku keynote speaker dan pembicara lain: Irfan Idris (Direktur Deradikalisasi BNPT), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Aan Rohana (Wakil Ketua Alppind), dan Ryan Muthia Wasti (Kepala Divisi Advokasi Paham Indonesia).

“Saya aktivis Rohis saat SMA. Saya merasa bersyukur karena di Rohis kepribadian saya terbentuk, jadi rajin belajar dan disiplin untuk mencapai cita-cita yang kita inginkan. Kalau tidak ikut Rohis mungkin saya sudah terjebak narkoba, geng motor atau pergaulan bebas,” papar Iqbal blak-blaksan. Begitu pula aktivitasnya di LDK saat kuliah membuka jalan untuk menempuh studi di luar negeri dengan memperoleh beasiswa. “Aktivis kerohanian di sekolah/kampus, tidak hanya Islam, itu bagus karena mematangkan kepribadian.Mereka bukan teroris. Orang yang terjebak terorisme itu biasanya labil jiwanya dan menghadapi persoalan hidup,” tegas Iqbal, alumni PPRA Lemhanas.

Direktur Deradikalisasi BNPT membantah telah mencurigai Rohis dan LDK. “Sebenarnya yang menyimpang itu oknum, dia yang memanfaatkan posisi Rohis/LDK atau pesantren. Jadi bukan lembaganya, ada oknum yang menunggangi,” jelas Irfan Idris. Namun, peserta FGD meminta ketegasan dan keterbukaan BNPT yang saat ini diberi kewenangan lebih luas oleh UU Tindak Pidana Terorisme yang telah dievisi. “BNPT harus memahami realitas di lapangan, tidak hanya mengeluarkan statement yang kontroversial. Misalnya, aksi solidaritas Palestina memicu radikalisme. Itu pernyataan keliru yang menyakiti hati umat Islam,” sahut Siti Zainab, Pembina Adara International.

Sebelumnya, Hidayat Nur Wahid yang tampil sebagai pembicara kunci juga menekankan agar aparat pemerintah berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan yang menstigma kelompok tertentu, karena bisa menimbulkan masalah baru. “Pernyataan BNPT bahwa aksi solidaritas Palestina memicu terorisme justru bertentangan dengan pandangan Bung Karno, sang proklamator kemerdekaan RI. Bung Karno menegaskan kewajiban bangsa Indonesia untuk mendukung kemerdekaan Palestina sampai kapanpun. Selama Israel masih menjajah Palestina, maka dunia tidak akan damai,” jelas Hidayat selaku Wakil Ketua MPR RI yang sering melakukan sosialisasi 4 pilar kehidupan bernegara di berbagai wilayah Indonesia. Aksi solidaritas terhadap bangsa terjajah sejalan dengan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945. (Mh)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Asuransi Syariah Kian Menjadi Lifestyle Masyarakat Muslim Indonesia

Next Post

Momen Ramadan, Pesonna Hotel Semarang Berbagi Bersama Anak Yatim

Next Post

Momen Ramadan, Pesonna Hotel Semarang Berbagi Bersama Anak Yatim

Berbagi Kebaikan dengan Pasien, BMH Gandeng RSUP Dr. Kariadi Semarang

Dijamin Cepat Saji, Menu Tauco Cumi Asin Daun Kucai untuk Sahur Istimewa

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    557 shares
    Share 223 Tweet 139
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8535 shares
    Share 3414 Tweet 2134
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4371 shares
    Share 1748 Tweet 1093
  • Perbedaan Air Mani dan Madzi

    251 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Iduladha 2026, Salimah Bojonggede Sembelih 9 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing Kurban

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Perhatikan Batas Usia Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Keindahan Tersembunyi di Kaki Gunung Semeru

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

    158 shares
    Share 63 Tweet 40
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga