• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kisah Mengharukan Sri Astuti Berangkat Haji Karena Salah Foto

05/09/2016
in Berita
71
SHARES
549
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Kementerian Agama

ChanelMuslim.com – Kisah Sri Astuti menuju tanah suci mengharukan.
Seorang jemaah haji umumnya hanya akan menempuh satu kali perjalanan ke Saudi saat berangkat, lalu kembali ke Tanah Air usai berhaji. Namun hal berbeda dialami Sri Astuti (60), jamaah asal Malang yang tergabung dalam kloter 52 Embarkasi Surabaya (SUB 52) ini harus bolak balik dua kali ke Saudi dalam empat hari.
Seperti disiarkan oleh laman Kementerian Agama bahww Sri berangkat haji bersama suami, dari  Surabaya ke Jeddah pada Selasa (30/8) lalu. 

Setibanya di Bandara Internasional King Abdul Azizi (KAAIA) Jeddah, Sri Astuti tertahan diimigrasi karena foto yang tertera di paspornya berbeda dengan wajahnya. Sementara suaminya Tugiman bisa masuk ke Makkah, Sri Astuti dipulangkan ke Indonesia.
Selang empat hari, atas upaya Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah bersama tim KJRI, Sri Astuti bisa terbang kembali ke Saudi untuk menunaikan ibadah haji bersama suami.
Ditemui di pemondokannya di kawasan Jarwal, Sabtu (03/9), Sri Astuti sempat berbagi cerita kepada tim Media Center Haji (MCH) Kementerian Agama tentang pengalaman hidup yang baru saja dia alami, dideportasi.
“Pertama saya daftar haji di Kemenag Malang. Nama saya di surat nikah itu Astuti. Di KTP sama KK Sri Astuti. Terus saya disuruh minta keterangan surat ke desa disamakan nama Sri Astuti,” kata Sri Astuti mengawali kisah penantian panjangnya untuk bisa berhaji dalam sumber yang sama. 

Tiba saatnya berangkat haji, Sri Astuti bersiap diri. Segala dokumen yang diperlukan disiapkan untuk keperluan pembuatan paspor dan visa. Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Sri Astuti bersama suami tergabung dalam SUB 52 yang berangkat pada Selasa, 30 Agustus 2016.
Sehari sebelum berangkat, Sri Astuti dan jemaah haji lainnya diinapkan di embarkasi Surabaya. Jelang keberangkatan, dia mendapatkan paspornya yang tertempel foto dirinya pada bagian muka.

 “(paspor) tidak dibuka, langsung dimasukan ke tas tentengan. Tidak saya buka karena di luar ada foto saya,” tutur Sri Astuti.
Kurang lebih sembilan jam perjalanan, Sri Astuti dan kloternya tiba di Jeddah. Semua berjalan lancar, sampai saat petugas imigrasi Saudi membuka paspor dan mendapati foto yang tertera berbeda dengan wajah Sri Astuti. 

“Saya langsung dibawa ke kantor. Saya ditahan di situ kira-kira 3 jam,” kenangnya.
Menurutnya, ada dua petugas yang saat itu mendampingi dan berusaha menenangkannya, yaitu: Hasyim Hilaby (petugas haji) dan Ahad Fadly (KJRI).

 “Nanti ibu kalau dibawa ke mana ikut saja,” katanya menirukan pesan Mas Fadly.
Singkat cerita, Imigrasi Saudi berketetapan bahwa Sri Astuti harus dideportasi. Kaget, Sri Astuti mengaku awalnya menolak, namun tak kuasa di tengah keterbatasan kemampuan bahasa. Sampai di dekat pesawat yang akan membawanya ke Jakarta, Sri Astuti masih berusaha menolak untuk dipulangkan.

“Setelah itu, pramugari turun mengajak saya. Ayo Bu, mau berangkat pesawatnya. Saat saya jawab tidak mau ikut, pramugari itu meminta saya ikut saja. Nanti ibu dipenjara. Ibu tidak punya bukti apa-apa,” ujarnya.
Pesawat itu pun mengantar Sri Astuti kembali ke Jakarta, lalu ke Surabaya. Di Kota Pahlawan itu, Sri Astuti ditemani tim Kementerian Agama (Eka, Agung, dan Peny) untuk mengurus visa di imigrasi. Dari situ, saya lalu diantar menginap di asrama haji.
Dua hari berselang, terdengar kabar kalau pengurusan dokumen sudah final. Awalnya, Sri Astuti akan diberangkatkan bersama kloter 62. Hanya, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil minta agar Sri Astuti diberangkatkan pada kesempatan pertama setelah selesai seluruh persyaratan. Akhirnya, Sri Astuti diikutkan ke SUB 59, bersama rombongan asal Lumajang, menuju Saudi sebagai dluyuufur Rahman.
Turun dari bandara, saya didampingi sama Mas Nurul Badruttamam (Kadaker Airport). Ke mana-mana saya diikuti. Sama B Sri Ilham (Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri), saya dikasih makan. Saya tidak bawa sabun dan handuk, dikasih. Mandi diantar, kenangnya sembari terisak.
Kini Sri Astuti sudah kembali berkumpul dengan suami di Kota Suci. Bersama rombongan jemaah haji lainnya, Sri Astuti mulai menata diri untuk berhaji. 

“Saya berterima kasih kepada semuanya. Ucapan terima kasih sebanyak-banyaknya. Sudah cukup itu saja,” tutup ceritanya.
Semoga dimudahkan Allah menjalani Haji dan kembali ke tanah air dengan selamat.

(jwt/*)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Arab Saudi Larang Ratusan Ribu Pengkhotbah Angkat Isu Politik

Next Post

Fashion dalam Pandangan Luffia Vadisa

Next Post

Fashion dalam Pandangan Luffia Vadisa

Carilah Pasangan Hidup

Carilah Pasangan Hidup

Sabar itu Tanpa Batas

Sabar itu Tanpa Batas, Sabar itu Berbalas Indah

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9286 shares
    Share 3714 Tweet 2322
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4207 shares
    Share 1683 Tweet 1052
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4788 shares
    Share 1915 Tweet 1197
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11746 shares
    Share 4698 Tweet 2937
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2469 shares
    Share 988 Tweet 617
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga