• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kingkin Anida Petakan 8 Masalah Wilayah Banten

30/09/2018
in Berita
81
SHARES
624
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Menjelang pemilu legislatif 2019, Ustazah Kingkin Anida memetakan masalah wilayah Banten. Menurut Caleg PKS untuk Dapil Banten 3 ini, ada 8 poin penting yang perlu dibenahi dan dituntaskan secara baik.

“Permasalahan yang dilihat dari wilayah ini, sebenarnya ada banyak kekurangan. Tapi, kalau dikerucutkan ada 8 poin penting,” jelas Ustazah Kingkin Annida.

Ia melanjutkan, poin pertama berupa ekonomi. Masalah perekonomian ini harus ada buruh yang ditingkatkan kemampuannya terutama dalam hal UMKM. Pemberdayaan dan penggemblengan pun menjadi penting.

Model pemberdayaan yang segera dilakukan berupa pendidikan entrepreneur secara online. Jika di wilayah perkotaan sudah tidak asing, wilayah non perkotaan justru sebaliknya. Menghidupkan entrepreneur secara online bisa lebih memudahkan dan lebih tren.

Ketika tingkat permasalahan perekonomian berkurang, ada peningkatan kebahagiaan keluarga. Tingginya perceraian pada wilayah Dapil 3 Banten ini disebabkan masalah ekonomi. Dalam mendukung keluarga bahagia, permasalahan ekonomi perlu diselesaikan. Namun, jika faktor ekonomi tuntas, kebahagiaan keluarga juga belum tentu maksimal.

“Banyak kekacauan rumah tangga karena ada kesombongan misal, jika istri berpenghasilan lebih tinggi dari suami. Kadang-kadang dia tidak bersyukur dan akhirnya memisahkan diri ataupun sebaliknya,” tambahnya.

Membahagiakan keluarga-keluarga di Tangerang menjadi fokus Ustadzah Kingkin. Setelah ekonomi sekaligus masalah rumah tangga, permasalahan keagamaan juga disoroti. Faktor menyelesaikan masalah agama bisa melalui majelis taklim berkualitas.

Majelis taklim di daerah Tangerang harus terus didukung. Adanya majelis taklim bisa menyerupai sekolah gratis.
Menurut trainer dan motivator parenting ini, majelis taklim akan diperbanyak karena di wilayah tersebut masih kurang. Mayoritas penduduk di nonperkotaan atau di pelosok tidak mampu membayar guru yang mengisi pengajian.

Penduduk setempat hanya mengisi majelis dengan wiridan, solawatan serta kajian kecil. Ustazah Kingkin menginginkan majelis bisa dijadikan tempat pencerahan.

Ada tempat buat emak-emak agar memiliki cita-cita yang tinggi. Dari emak-emak yang punya cita-cita, anak-anaknya juga bisa ditanamkan cita-cita. Anak-anak diterapkan untuk berpikir ke depan agar meraih impiannya.

“Contohnya juga kaya masuk surga, itu kan ajaran atau pengetahuan yang didapat dari majelis.Jangan sampai ada anak yang balik tanya emang ada surga, emang bakal ada hari kiamat. Emang harus mati dulu agar tahu surga itu kaya gitu kan engga, nah ini butuh pengetahuan dari majelis,” ujarnya dengan nada santun.

Bagi konselor keluarga tersebut, Ustazah Kingkin berusaha mendirikan kembali majelis atau sekolah gratis ilmu agama. Emak-emak akan lebih punya power, terampil dan cerdas. Langkah pertama yang dilakukan berupa dauroh atau pesantren khusus mubalig.

Para mubalig yang sudah lulus, nantinya akan terjun langsung pada masyarakat. Proses ini memang bertahap, tapi dilaksanakan secara sistematis.

Kehadiran majelis taklim juga menuntaskan masalah buta huruf Alquran. Jika buta huruf Alquran dibiarkan, orang-orang yang tidak mengetahui agama bisa tersesat. Nantinya berlanjut pada pembelokan, kesesatan atau penghapusan nilai-nilai yang sesungguhnya.

Selain itu, masalah pemberdayaan pemuda bisa dikatakan masih kurang. Anak muda harus dibangkitkan potensi yang dimilikinya, salah satunya dengan cara mengekspos keberadaannya.

Ia berharap bisa membuat tempat semacam luar negeri. Ada tempat umum yang bisa dijadikan aksi unjuk gigi. Tempat tersebut seperti panggung kecil yang bisa dilihat banyak orang, tapi tidak perlu bayar untuk manggung. Hal ini penting untuk menambah tingkat kepercayaan diri, percepatan karier dan anak muda juga tidak hanya diam di rumah saja.

Masalah yang disoroti juga fokus pada kesejahteraan dokter. Para dokter di wilayah Tangerang akan diperjuangkan hak-haknya. Gaji layak dan kesempatan untuk meningkatkan pendidikan spesialisasinya akan dijamin. Pemerintah mengusahakan pembiayaan tersebut agar para dokter bisa memiliki kualifikasi bertaraf internasional.

Ada juga masalah lingkungan, daerah Tangerang memang istimewa untuk dijadikan perumahan, perusahaan, pabrik, mal dan rumah makan. Namun, keistimewaan itu menimbulkan masalah. salah satunya datang dari sektor pabrik yang memang harus diperbaiki. Kebersihan, penataan dan penghijauan akan dirapikan sebaik mungkin.

Dari segi resapan air pun ingin diperbaiki. Ustazah Kingkin menemui perusahaan properti yang lokasinya menutupi resapan air. Oleh sebab itu, ia ingin menata dan memperhatikan daerah kampung yang kekurangan air karena mengalami kekeringan.

“Saya juga ingin membuat kebijakan, untuk penambahan anggaran bagi alokasi alat pertahanan sistem tata negara Indonesia yang lebih baik lagi,” pungkasnya.[ind/Firda]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jadi Caleg 2019, Ustazah Kingkin: Keluarga Kuatkan Langkah Saya

Next Post

Forjim Gelar Pelatihan Jurnalistik Dakwah One Masjid One Journalist Angkatan ke-5

Next Post

Forjim Gelar Pelatihan Jurnalistik Dakwah One Masjid One Journalist Angkatan ke-5

Wirianingsih: Hijab Tak Menghalangi Prestasi

Airu Mimika Club Gelar Talkshow dan Penggalangan Dana

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9005 shares
    Share 3602 Tweet 2251
  • Saudi Education Expo 2026 Buka Akses Pendidikan Tinggi Arab Saudi bagi Pelajar Indonesia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11649 shares
    Share 4660 Tweet 2912
  • Saudi Education Expo 2026 Diserbu Ribuan Pengunjung di Hari Pertama

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menghafal Quran Saat Usia 40 Tahun Inilah Pengalaman Prof. DR. Ir. Kudang Boro Seminar, Msc.

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4068 shares
    Share 1627 Tweet 1017
  • Kisah Kuli Bangunan yang Berhasil Menerbitkan Sebuah Buku

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2392 shares
    Share 957 Tweet 598
  • Wahdah Islamiyah dan Paragon Satukan Semangat Keteladanan dan Kebermanfaatan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga