• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 28 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ketika Israel Takut dengan ‘Teror’ Iran

11/02/2026
in Berita
Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

Ilustrasi, foto: Daily Express

74
SHARES
568
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ISRAEL kian menunjukkan ketakutannya dengan ‘teror’ Iran. Sejumlah spanduk besar di Teheran memuat peta lengkap Israel: kau mulai, kami selesaikan!

Hari ini, Rabu (11/2), ada dua momen yang bersamaan di ‘tanah’ yang berseberangan. Satu momen di Iran, di mana spanduk-spanduk dipajang untuk ‘menakuti’ Israel. Hari ini pula Iran merayakan ulang tahun Revolusi Islam.

Sementara itu, di sisi lain, Israel menampakkan rasa ketakutan yang luar biasa. Netanyahu dikabarkan terburu-buru terbang ke Washington untuk menemui Trump, Rabu (11/2). Keduanya akan membicarakan langsung tentang serangan ke Iran.

Dilema AS antara Serangan dan Negosiasi

Sepertinya, AS berada pada posisi sulit: antara melakukan serangan militer ke Iran atau melakukan negosiasi. Tapi faktanya, Trump lebih memilih negosiasi. Perundingan itu sudah berlangsung di Oman, kemarin.

Namun, seperti yang sudah diduga banyak pihak, negosiasi hanya akan menguntungkan pihak Iran. Hal ini karena hanya akan menunjukkan bahwa AS sudah ‘kalah’: dari gertak untuk menyerang menjadi pasrah dengan negosiasi yang diyakini akan gagal.

Masalahnya bukan pada sekadar kemampuan militer Iran yang tidak bisa dianggap ringan. Tapi, dampak yang akan ditimbulkan dari perang itu. Yaitu, hancurnya proyek-proyek strategis AS di kawasan Timur Tengah. Mulai dari pangkalan militer hingga ‘ladang’ minyak dan gas yang selama ini menjadi passive income terbesar AS.

Sepertinya, AS sejak awal memang tidak benar-benar ingin menyerang Iran. Hal ini seperti jurus ‘dewa mabok’ ketika strategi rusuh Iran gagal total.

Pasca Gagalnya Skenario Rusuh Iran

Siapa sangka, negara sekelas AS dan Israel ternyata tidak hebat-hebat amat tentang strategi infiltrasi dari dalam Iran. Skenario rusuh Iran yang mungkin menyedot anggaran besar dan SDM yang tidak sedikit ternyata gagal total.

Satu hal yang mungkin terlewat dari perhitungan AS dan Israel dalam rusuh itu, yaitu teknologi internet. Mereka mengira kalau Iran tak memiliki antisipasi dengan teknologi itu. Rusuh dikobarkan, dan internet siap menyebarkan ke seluruh dunia. Tapi faktanya, semua justru menjadi berbalik.

Teknologi internet para perusuh yang diduga didukung penuh oleh Starlink milik Elon Musk ternyata bisa diantisipasi dengan efektif oleh Iran. Bukan sekadar alat itu menjadi tidak berfungsi, tapi alat canggih itu juga ‘mengabarkan’ siapa saja yang menjadi otak kerusuhan. Ratusan agen ditangkap oleh Iran. Dan mereka, bisa menjadi senjata makan tuan.

Karena di luar perkiraan ini, AS menjadi kalang kabut. Ancaman serangan pun digembar-gemborkan. Tapi justru, AS tidak menyadari kalau ancaman ini menjebak AS kedalam kuburannya sendiri. Yaitu, terancamnya ‘kantong-kantong duit’ AS di tanah Arab.

Israel memang Penakut

Guliran peristiwa segitiga Israel, AS, dan Iran kian memperlihatkan kepada dunia tentang bagaimana mentalitas Israel. Dan hal ini sepertinya dibaca begitu baik oleh Iran.

Dengan memajang-majang ‘mainan’ rudalnya, Iran sukses menakut-nakuti Israel. Kisah horor di Juni tahun lalu menjadi momok warga Israel yang mungkin sekali akan terulang. Sebentar lagi.

Gambaran rasa takut yang luar biasa ini akhirnya dimanfaatkan Iran untuk terus menjaga suhu teror ke Israel. Mulai dari pemasangan spanduk besar berisi peta lengkap Israel, hingga aksi massa memperingati ulang tahun revolusi Iran pada Rabu ini.

Sementara di Israel, rasa takut itu sudah tak lagi bisa disembunyikan para petingginya. Hari Rabu ini pula, akhirnya Netanyahu terburu-buru terbang ke Washington.

Ia tak lagi mau menunggu ‘wangsit’ dari Trump tentang serangan Iran, tapi langsung minta kepastian. Dan ini merupakan pertemuan ketujuh sejak Trump menjadi presiden tahun lalu.

Inilah momen yang paling merepotkan AS, khususnya Trump. Kalau permintaan Israel disetujui, AS sama saja membangkrutkan dirinya dengan ‘membakar’ ladang-ladang duit mereka di Timur Tengah. Tapi kalau diam, pihak Israel akan secara cepat ‘menggulingkan’ Trump dari tampuk Presiden.

Katanya Israel mau menyerang Iran sendirian?

Ancaman itu kerap digembar-gemborkan para buzzer Israel di seluruh dunia. Padahal, semakin kuat ancaman yang dilontarkan, semakin jelas pula rasa takut Israel yang tak lagi bisa mereka sembunyikan.

Ada dua tuntutan Israel ke Trump jika memang tak mau menyerang Iran. Satu, AS diminta untuk melucuti rudal-rudal dahsyat Iran. Dan kedua, Iran diminta untuk menyetop bantuan militer ke porosnya di Lebanon, Yaman, dan di Gaza.

Bagi Iran, semua pilihan negosiasi tentu menguntungkan. Hal ini akan menunjukkan bahwa Iran sudah berada di atas angin dari AS, Eropa, dan tentu saja Israel. Buah simalakama untuk AS dan Israel.  [Mh]

 

 

Tags: Ketika Israel Takut dengan ‘Teror’ Iran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Memakai Tabir Surya pada Anak

Next Post

Mengatasi Anak yang Mengalami Gangguan Bicara

Next Post
Mengatasi Anak yang Mengalami Gangguan Bicara

Mengatasi Anak yang Mengalami Gangguan Bicara

Deteksi Dini Tuli pada Anak dengan Test BERA

Deteksi Dini Tuli pada Anak dengan Test BERA

Cara Agar Hidup Menjadi Lebih Mudah

Cara Agar Hidup Menjadi Lebih Mudah

  • Kisah Orangtua Menyuruh Anaknya untuk Membakar Mayatnya Jika Ia Mati

    Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11515 shares
    Share 4606 Tweet 2879
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8751 shares
    Share 3500 Tweet 2188
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    600 shares
    Share 240 Tweet 150
  • 670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3938 shares
    Share 1575 Tweet 985
  • Direktur Perguruan Diponegoro Imam Parikesit: Anak Yatim Tanggung Jawab Kita Semua

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Rakorwil dan PKPS 2 Salimah Jawa Barat Zona 5 Resmi Dibuka di Cianjur

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    678 shares
    Share 271 Tweet 170
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2337 shares
    Share 935 Tweet 584
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga