• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 8 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kemenhut Berencana Tempatkan Komodo di iZoo Jepang

06/04/2026
in Berita
Kemenhut Berencana Tempatkan Komodo di iZoo Jepang

Foto: Pinterest

70
SHARES
542
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) berencana menempatkan komodo di iZoo, kebun binatang reptil dan amfibi terbesar di Jepang.

Langkah ini merupakan bagian dari skema breeding loan, yaitu kerja sama konservasi antara Indonesia dan Jepang untuk pengembangbiakan satwa liar dengan dukungan pemerintah kedua negara.

Sebagai timbal balik, Jepang akan mengirimkan satwa eksotis yang populer di kalangan publik, seperti jerapah dan panda merah, ke Indonesia.

Namun, rencana pertukaran ini memunculkan pertanyaan mendasar mengenai manfaat program breeding loan terhadap upaya konservasi, khususnya bagi komodo. Program breeding loan umumnya lebih berfokus pada peningkatan populasi di luar habitat asli (ex-situ).

Baca juga: Pemerintah Indonesia dan Jepang Jalin Kerja Sama pada Program Breeding Loan Komodo

Kemenhut Berencana Tempatkan Komodo di iZoo Jepang

Namun, efektivitasnya terhadap konservasi di alam liar masih menjadi tanda tanya besar. Pasalnya, hasil pengembangbiakan tidak selalu bisa dilepasliarkan kembali ke habitat asli. Akibatnya, kontribusi program ini terhadap keberlanjutan populasi liar dinilai masih terbatas.

Selain itu, aspek ilmiah juga menjadi perhatian penting, terutama terkait risiko genetika, kesehatan, dan perilaku satwa.

Komodo diketahui memiliki status perlindungan tertinggi dalam CITES Appendix I, yang menandakan satwa ini sangat dilindungi dan bernilai tinggi sebagai plasma nutfah Indonesia.

Meski demikian, diingatkan bahwa pemindahan dan pengembangbiakan di luar habitat asli menyimpan risiko ilmiah, terutama karena keterbatasan data genetik komodo yang hingga kini masih minim.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah jangka panjang dalam pengelolaan populasi. Dari sisi etika, pemanfaatan satwa dengan status Appendix I harus melalui persetujuan presiden, sesuai regulasi nasional.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sementara itu, terkait rencana masuknya jerapah dan panda merah ke Indonesia, Slamet menilai tidak akan menimbulkan dampak ekologis yang signifikan.

Hal ini karena satwa tersebut ditempatkan di lingkungan tertutup seperti kebun binatang atau taman safari.

Meski demikian, keberadaan satwa introduksi tersebut juga tidak memberikan kontribusi terhadap konservasi nasional.

Sementara itu, kerja sama internasional seperti breeding loan memiliki tujuan yang berbeda dan lebih bersifat pemanfaatan satwa dalam kerangka kesepakatan antarnegara. [Din]

Tags: Kemenhut Berencana Tempatkan Komodo di iZoo Jepang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

BCA Syariah Perkuat Sinergi dengan BAZNAS, Luncurkan Fitur Donasi di Mobile Banking

Next Post

16 Ciri-Ciri Anak Cerdas Kinestetik

Next Post
Ciri-Ciri Anak Cerdas Kinestetik

16 Ciri-Ciri Anak Cerdas Kinestetik

Siswa JISc Lolos PTN dan Kampus Internasional 2026, Ini Daftar Nama dan Jurusannya

Siswa JISc Lolos PTN dan Kampus Internasional 2026, Ini Daftar Nama dan Jurusannya

Antara Taat Orang Tua dan Allah

Islam Mengajarkan tentang Cinta

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8819 shares
    Share 3528 Tweet 2205
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1059 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Excellent Zakat Bahagiakan 30 Anak Yatim melalui Program Belanja Bareng di Ramayana Square Pekalongan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 5 Tips Hemat Token Listrik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menghina Allah dalam Hati

    573 shares
    Share 229 Tweet 143
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3975 shares
    Share 1590 Tweet 994
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11552 shares
    Share 4621 Tweet 2888
  • Muhammadiyah Luncurkan KucingMu, Dakwah Kini Hadir Lewat Kepedulian terhadap Hewan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • KAI Logistik dan Rumah Zakat Tanam 270 Bibit Mangrove di Marunda

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga di Jabodetabek untuk Libur Akhir Pekan

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga