• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 16 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Isu Terorisme di Mata Busyro Muqaddas

08/04/2016
in Berita
76
SHARES
588
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com—Masih ingat kasus Komando Jihad (KomJi) yang terjadi pada masa Orde Baru? Komji merupakan sebuah proyek rekayasa negara yang diotaki Ali Moertopo yang bertujuan untuk melemahkan potensi politik umat Islam yang dianggap bisa mengganggu kekuasaan Soeharto.

Untuk mengegolkan proyek Komji tersebut, Ali merekrut orang-orang yang dulu terlibat  dalam kasus Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII).  Orang-orang inilah yang dipersiapkan untuk dibenturkan dengan kebijakan Soeharto. Para dedengkot Komji kemudian dituding ingin mendongkel kekuasaan Soeharto.

Salah seorang pimpinan di PP Muhammadiyah, Busyro Muqaddas mengkomparasikan Komji dengan kasus-kasus terorisme yang terjadi di Indonesia, beberapa tahun terakhir ini. Menurutnya, ada kemiripan, meski beda penanganannya.

Modus operandi seperti Komji, kata Busyro, juga ada pada isu terorisme sekarang. “Ada baiat, ada perampokan untuk mengumpulkan dana, ada isu Negara Islam, ada ketaatan dan loyalitas kepada pimpinan tertinggi atau imam,” ujarnya,  seperti dikutip Hidayatullah.com, Kamis (7/4/2016)

Mereka yang direkrut Komji tak menyadari jika mereka diperalat atau dijebak oleh aparat. “Sayangnya, mereka (Komji) tak sadar telah terjebak pada skenario intelijen,” urainya.

Busyro yang sewaktu Komji mencuat masih menjadi pengajar hukum di Universitas Islam Indonesia, turut membela para terdakwa Komji yang diseret ke meja hijau. Dia juga melakukan penelitian intensif kasus yang sempat memojokkan umat Islam ini. Dari penelitian ini ia kemudian menulis buku berjudul “Hegemoni Rezim Intelejen.”

Dalam penelitian itu, Busyro mengaku sempat langsung mewawancarai mantan Kabakin Letjen Soetopo Yuwono. Busyro juga bertemu langsung dengan Sudomo tiga kali. Sudomo adalah tangan kanannya Soeharto, di antaranya ia pernah menjadi Pangkokamtib (Panglima Komando Pemulihan dan Ketertiban).

Berdasarkan data penelitiannya, Busyro dengan tegas menyatakan, “Komji itu kejahatan intelijen negara.” Bagaimana dengan kasus terorisme sekarang, apakah ini juga rekayasa?

Mantan Komisiner KPK ini curiga demikian. “Jangan-jangan begitu, untuk memperalat umat Islam lagi,” katanya. Ia pun merasa heran ketika pucuk kepemimpinan nasional sudah berganti 4 kali, dan Kapolri berganti 5 kali, tapi masalah terorisme tak pernah selesai. “Ada apa ini?” katanya curiga.

Saat peluncuran bukunya yang berjudul “Hegemoni Rezim Intelijen”, yang merupakan disertasi di Universitas Islam Indonesia (UII), beberapa waktu lalu, Busyro hingga pada kesimpulan bahwa isu terorisme di Indonesia tidak akan pernah selesai. Semua ini karena para pelakunya itu sendiri sengaja “dipelihara”.

Menurut Busyro, jika umat Islam mau bersatu dan serius, pabrik reproduksi ‘terorisme’ itu sendiri bisa dibongkar dengan mudah. (mr/foto:hidayatullah.com)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

PKS : Pergantian Pimpinan DPR Tak Perlu Menunggu Putusan Incraht

Next Post

Indonesia Gelar Pertemuan Komite Kepramukaan se-Asia Pasifik

Next Post

Indonesia Gelar Pertemuan Komite Kepramukaan se-Asia Pasifik

Dipecat PKS, Fahri Duga Ada Operasi Intelijen

PKS dan Konsolidasi Ruh Gerakan Islam

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    465 shares
    Share 186 Tweet 116
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9112 shares
    Share 3645 Tweet 2278
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1194 shares
    Share 478 Tweet 299
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11687 shares
    Share 4675 Tweet 2922
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4401 shares
    Share 1760 Tweet 1100
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Manfaat Air Cucian Beras untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Bikin Kulit Lebih Sehat?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Garuda Indonesia Tawarkan Penerbangan Domestik Gratis bagi Wisatawan Asing

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga