• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Hindari Penggunaan Obat Kimia pada Bayi

26/02/2015
in Berita
70
SHARES
538
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Bayi sembuh tanpa obat

ChanelMuslim.com – SAAT bayi sedang mengalami batuk, demam, hidung tersumbat, atau pilek, biasanya muncul kekhawatir. Jika dibawa ke dokter, Anda berharap dokter memberikan obat agar cepat sembuh. Namun, Anda tahu bahwa memberikan obat kepada bayi sebaiknya dihindari.

Sejak 2004, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, mengeluarkan rekomendasi untuk tidak memberikan obat-obatan kepada anak-anak berusia di bawah usia 4 tahun, terutama bayi. Untuk anak-anak usia 4-6 tahun, pemberian obat hanya boleh dilakukan jika direkomendasikan oleh dokter anak.

Obat baru dinyatakan aman untuk anak setelah usia 6 tahun. Lalu apa yang seharusnya dilakukan oleh orangtua jika si kecil menderita batuk, demam, hidung tersumbat, atau pilek? Inilah tindakan yang bisa Anda lakukan sebagaimana dikutip dari parents Indonesia:

Saat si kecil pilek dan cairan hidungnya mengalir deras, berarti virusnya sedang diusir. Mengeluarkannya dari hidung adalah langkah terbijak. Caranya antara lain adalah Menyedotnya.

Bayi tidak mungkin bisa membuang sendiri cairan hidungnya. Jadi cara terbaik adalah dengan menyedotnya. Anda bisa menggunakan pipet.

Trik sederhana lain yang bisa membuatnya bernapas lebih lega adalah dengan meninggikan posisi kepala bayi di tempat tidurnya. Ganjal kasur bayi dengan bantal agar menjadi lebih tinggi.

Cairan Hangat. Dehidrasi akan membuat anak semakin lemah. Jadi berikan banyak cairan, agar anak tidak mengalami dehidrasi. Pemberian banyak cairan juga membuat sekresi cairan tubuh (lendir) menipis, sehingga mudah keluar menjadi batuk dan tidak membuat hidung tersbumbat.

Untuk bayi berusia di bawah 3 bulan, berikan ASI sesering mungkin. Jika tidak kunjung membaik, bawalah ke dokter.

Untuk bayi di atas 6 bulan, berikan air hangat. Dosisnya berkisar 1-3 sendok the atau sekitar 5-15 ml. Berikan 4 kali sehari saat batuk.

Sedangkan, bayi yang berusia 9 bulan, kuah kaldu sup ayam adalah ide yang bagus. Penelitian mengatakan bahwa nutrisi dalam sup ayam memiliki efek antiinflamasi yang bisa meringankan pembengkakan pada saluran penapasan atas dan meringankan nyeri di tenggorokan. Selain itu kuah kaldu hangat juga melegakan hidung yang tersumbat.

Hindari memberi madu untuk anak berusia di bawah 12 bulan. Madu bisa menyebabkan botulisme yang merupakan keracunan oleh bakteri clostridium batulinum, dan bisa mengakibatkan gangguan pada sistem saraf pusat. Meskipun penelitian ini masih menjadi perdebatan.

Protein flu dan pilek akan sembuh dengan sendirinya, tergantung kekuatan imunitas tubuh. Untuk memerbaiki sistem kekebalan tubuhnya, bayi memutuhkan nutrisi cukup, terutama protein.

Bagi bayi yang belum mengonsumsi MPASI, ibu bisa mengonsumsi makanan tinggi protein seperti telur, ikan, ayam, dan susu agar sari-sarinya terserap ASI yang diminum bayi.

Sementara itu, untuk si kecil yang berusia 6 bulan ke atas, pastikan MPASI yang Anda berikan mengandung protein yang dibutuhkannya. Bayi berusia 6 bulan ke atas sudah bisa mendapatkan vaksin flu. (nf)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

3 Kota Besar di Indonesia Segera Bangun Transportasi Massal

Next Post

Mencium Istri Di Siang Hari

Next Post

Mencium Istri Di Siang Hari

Memanfaatkan Ruang Bawah Tangga

Orang tua, Tirulah Kebiasaan Anak Menggosok Gigi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8706 shares
    Share 3482 Tweet 2177
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11489 shares
    Share 4596 Tweet 2872
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    987 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    249 shares
    Share 100 Tweet 62
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4450 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2328 shares
    Share 931 Tweet 582
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga