UNTUK meringankan penderitaan warga Aceh Tamiang setelah bencana banjir bandang yang menerpa 4 kabupaten di Aceh, Formasi bersama lembaga kepalestinaan menyalurkan bantuan berupa kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan sekolah, pembuatan 8 titik sumur bor dan membantu renovasi 10 rumah yang terdampak.
Beberapa lembaga kepalestinaan yang ikut turun penyaluran bersama Formasi (Forum Muslimah Indonesia) adalah : KPIPA (Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al-Aqsa), Koalisi Daiyah, PUSPA (Perempuan Seni Indonesia Peduli Palestina), Nasyitha Center, Wakaf Orbit, dan Adara Relief Indonesia bersama 7 (tujuh) komunitasnya yaitu KQPP, IIPP, KPA, SAPA, KLFP, SPQ, dan MQSA.
Ustadzah Nurjanah Hulwani sebagai ketua Formasi sekaligus ketua KPIPA menyatakan, “Saya dan tim menyaksikan kondisi di Aceh Tamiang dengan pemandangan yang masih rusak di mana-mana dan kisah-kisah pilu yang di rasakan warga Aceh Tamiang saat musibah banjir. Bantuan yang kami berikan masih jauh dari cukup, terlebih menjelang datangnya Ramadhan. Semoga pemerintah dan para muhsinin digerakkan hatinya untuk terus membantu agar Aceh Tamiang kembali pulih.”
Perwakilan DKM Masjid Nurul takwa yang mewakili 75 keluarga yang terdampak di sekitar masjid pun memberikan apresiasinya.
“Hari ini saya menyaksikan dan membuktikan bahwa lembaga kepalestinaan bukan hanya peduli kepada Palestina tetapi juga peduli terhadap musibah dalam negeri yang terjadi di Aceh Tamiang,” pungkasnya. [Mh/KPIPA]





