SEIRING meningkatnya permintaan pasar fashion Muslim urban, Fadkhera melalui unit manufakturnya, CV Berdaya Juang, resmi membuka peluang investasi publik melalui penerbitan Sukuk Musyarakah FADK-MSY01 di platform securities crowdfunding Urun-RI.
Penawaran ini menargetkan pendanaan sebesar Rp1,13 miliar untuk memperkuat kapasitas produksi dan rantai pasok, dengan estimasi imbal hasil 15,01% per tahun, berbasis proyek riil dan prinsip syariah.
Momentum penawaran ini bertepatan dengan periode Ramadan dan jelang Idulfitri, yang secara historis menjadi puncak permintaan produk fashion Muslim di Indonesia.
Pada fase ini, kebutuhan terhadap produk koko modern dan busana Muslim meningkat signifikan, sehingga kesiapan kapasitas produksi menjadi faktor krusial dalam menjaga ketersediaan stok dan ketepatan distribusi ke pasar.
“Ramadan selalu menjadi periode krusial bagi industri fashion Muslim. Karena itu, penguatan produksi melalui skema pembiayaan syariah ini kami siapkan agar kebutuhan pasar dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Gunawan Aneva, Co-Owner Fadkhera.

Strategi Produksi untuk Menjaga Pertumbuhan
Sebagai tulang punggung produksi Fadkhera, CV Berdaya Juang berperan krusial dalam menjaga konsistensi kualitas, ketepatan waktu produksi, serta keandalan distribusi. Ekspansi ini tidak hanya berfokus pada penambahan modal kerja, tetapi juga penguatan sistem produksi agar pertumbuhan bisnis tetap terukur dan berkelanjutan.
“Permintaan terhadap produk Fadkhera tumbuh sangat cepat. Melalui Sukuk Musyarakah ini, kami mengajak publik untuk bertumbuh bersama bisnis riil yang sudah berjalan, berbasis transaksi nyata dan prinsip syariah,” tambah Gunawan Aneva.
Traksi Pasar yang Telah Terbukti
Daya tarik proyek ini ditopang oleh ekosistem bisnis Fadkhera yang telah matang, antara lain:
Lebih dari 200 ribu pengikut Instagram, dengan jangkauan bulanan mencapai 4,5 juta akun
Distribusi nasional melalui 141 mitra resmi di 26 provinsi dan 86 kabupaten/kota
Reputasi brand yang tervalidasi, melalui kolaborasi dengan tokoh publik nasional dan figur dakwah ternama.
Fadkhera meraih perhargaan dari Shopee sebagai Pemenang kategori Super Growing UMKM Shopee Super Awards 2025.
Kombinasi tersebut menempatkan CV Berdaya Juang sebagai bagian penting dari rantai nilai industri modest fashion nasional.
Baca juga: Mengenal Investasi Reksadana, Deposito, atau Sukuk Ritel
Fundamental Keuangan Sehat dan Berbasis Transaksi Riil
Dari sisi keuangan, CV Berdaya Juang mencatatkan Gross Profit Margin (GPM) sebesar 43% serta Debt to Equity Ratio (DER) 0,54, mencerminkan struktur permodalan yang konservatif dan efisien.

Fadkhera Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen
Pendanaan sukuk ini berbasis Purchase Order (PO) riil dari PT Bahagia Bervisi Mulia selaku pemilik brand Fadkhera, sehingga potensi arus kas proyek telah terukur sejak awal.
Struktur Investasi Inklusif untuk Investor Ritel
Skema Sukuk Musyarakah FADK-MSY01 dirancang agar dapat diakses investor ritel:
Estimasi imbal hasil: 6,25% net untuk tenor 5 bulan (setara 15,01% p.a.)
Unit investasi: mulai Rp100.000
Underlying asset: Purchase Order PT Bahagia Bervisi Mulia
Mitigasi risiko: Corporate Guarantee PT BBM serta Personal Guarantee Komisaris Wildan Salim
Menurut CEO Urun-RI, Budiman Indrajaya, instrumen ini mencerminkan tren pembiayaan syariah berbasis sektor riil yang semakin diminati investor.
“CV Berdaya Juang merupakan contoh UMKM manufaktur yang sudah bankable, memiliki traksi pasar, dan transparan secara bisnis. Instrumen ini membuka akses bagi investor ritel untuk terlibat langsung dalam pertumbuhan industri halal nasional,” jelasnya.
Mendorong Industri Halal dari Sisi Produksi
Ke depan, ekspansi CV Berdaya Juang diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Fadkhera sebagai brand, tetapi juga berkontribusi pada penguatan fondasi industri fashion Muslim Indonesia dari sisi produksi.
“Fokus kami bukan hanya pertumbuhan cepat, tetapi pertumbuhan yang amanah dan berkelanjutan,” tutup Gunawan Aneva.
Tentang CV Berdaya Juang dan Fadkhera
CV Berdaya Juang merupakan entitas manufaktur dengan fokus pada produksi koko modern, outerwear, dan celana formal Muslim untuk pasar halal urban. Perusahaan memiliki legalitas lengkap (AHU-0078356-AH.01.14) dan menerapkan prinsip tata kelola bisnis yang transparan.[ind]





