KOLABORASI antara Dompet Dhuafa dan Gramedia dalam program Sedekah Al-Qur’an untuk Sumatera dan Nusantara menandai penguatan sinergi antara lembaga filantropi dan industri buku dalam menjawab kebutuhan masyarakat terdampak bencana serta wilayah pelosok.
Program yang diluncurkan di Aula Sasana Gedung Philanthropy Budaya Dompet Dhuafa ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperluas akses Al-Qur’an, khususnya setelah banjir di Sumatra dan Aceh menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah ibadah dan sarana pendukungnya.
Ratusan masjid dan musala dilaporkan terdampak, sehingga kebutuhan penggantian mushaf menjadi salah satu prioritas pemulihan.
Direktur Mobilisasi Sumber Daya Dompet Dhuafa, Etika Setiawanti, menjelaskan bahwa program sedekah Al-Qur’an telah menjadi bagian dari perjalanan lembaganya sejak berdiri pada 1993.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Menurutnya, Dompet Dhuafa berkomitmen menjaga amanah publik melalui program yang berkelanjutan dan pelaporan rutin setiap tahun.
Ia menekankan bahwa distribusi Al-Qur’an di Indonesia menghadapi tantangan geografis yang tidak sederhana. Selain produksi, aspek logistik menjadi perhatian utama karena banyak wilayah yang sulit dijangkau.
Untuk itu, penyaluran dilakukan secara bertahap dengan menggandeng mitra-mitra lokal di berbagai daerah, termasuk kawasan terdampak banjir dan wilayah terpencil di Nusantara.
Dalam program kali ini, Dompet Dhuafa menargetkan penghimpunan 30.000 mushaf Al-Qur’an. Hingga peluncuran, sebanyak 10.100 mushaf telah terkumpul dan siap disalurkan secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan di lapangan.
Dompet Dhuafa dan Gramedia Perkuat Sinergi Lewat Gerakan Sedekah Al-Qur’an
Sementara itu, perwakilan Gramedia, Rezza Patria Wibowo, menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum strategis bagi perusahaan untuk memperluas dampak sosial melalui kampanye sedekah Al-Qur’an.
Ia menyebutkan bahwa respons konsumen terhadap program tersebut cukup tinggi.
Menurutnya, tantangan utama dari sisi industri adalah keterbatasan kapasitas produksi percetakan, sehingga pencetakan dilakukan dalam beberapa tahap atau batch.
Selain itu, biaya distribusi menjadi faktor penting, terutama untuk pengiriman ke wilayah Indonesia Timur yang memerlukan ongkos logistik lebih besar.
Baca juga: Dompet Dhuafa dan Gramedia Luncurkan Program Sedekah Al-Qur’an untuk Sumatera dan Nusantara
Gramedia, lanjutnya, berupaya menghimpun partisipasi seluas mungkin dari konsumen dan memastikan penyaluran dilakukan melalui mitra yang memiliki jaringan hingga pelosok.
Kolaborasi ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus kontribusi nyata dalam mendukung pemulihan sarana ibadah pascabencana.
Melalui sinergi ini, Dompet Dhuafa dan Gramedia berharap gerakan sedekah Al-Qur’an tidak hanya menjadi respons jangka pendek terhadap kondisi darurat, tetapi juga menjadi gerakan berkelanjutan untuk memperluas akses literasi Al-Qur’an di seluruh Indonesia.[Sdz]





