• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Burung Kicau Pitohui Papua Memiliki Bulu dan Kulit yang Beracun

11/02/2025
in Berita
Burung Kicau Pitohui Papua Memiliki Bulu dan Kulit yang Beracun

Foto: Pinterest

127
SHARES
978
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DI hutan Papua, burung kicau pitohui dikenal dengan suaranya yang nyaring dan menarik. Namun, burung ini ternyata beracun karena kulit dan bulunya mengandung neurotoksin kuat yang melindunginya dari parasit dan predator.

Meskipun beracun, permintaan terhadap pitohui di pasar burung Indonesia meningkat sejak 2015. Dari 2015 hingga 2023, tercatat 312 pitohui diperjualbelikan, baik di pasar burung maupun secara daring, dengan harga mencapai Rp 5 juta per ekor.

Pitohui adalah genus burung yang terdiri dari beberapa spesies, dengan Pitohui bertopeng (Pitohui dichrous) menjadi spesies paling beracun.

Baca juga: Telah Terkonfirmasi, Flu Burung Menewaskan Satu Orang di AS

Burung Kicau Pitohui Papua Memiliki Bulu dan Kulit yang Beracun

Burung ini memiliki bulu berwarna oranye kecokelatan dengan kepala dan sayap kehitaman. Meskipun tampak seperti burung kicau pada umumnya, keberadaan racun dalam tubuhnya menjadikannya istimewa.

Burung ini banyak ditemukan di hutan hujan Papua dan sekitarnya, hidup dalam kelompok kecil, dan sering mengeluarkan suara khas yang nyaring.

Untuk menarik pembeli, burung ini sering dijual dengan label cucakrawa Papua, meskipun bukan spesies yang sama.

Perdagangan pitohui semakin menjadi perhatian karena sebelumnya tidak ada catatan penyitaan spesies ini, tetapi sejak 2019 hingga 2024, TRAFFIC mencatat sembilan kasus penyitaan dengan total 152 ekor.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Peneliti khawatir bahwa meningkatnya permintaan akan mendorong eksploitasi lebih besar terhadap burung liar dari Papua, seperti yang terjadi pada spesies lain sebelumnya.

Hingga kini, pitohui belum termasuk dalam daftar spesies yang dilindungi, namun perdagangan tanpa kuota resmi tetap dianggap ilegal.

Keberadaan racun dalam bulu dan kulitnya menjadi strategi pertahanan yang efektif dari pemangsa. Penelitian tentang burung ini masih terus berkembang, mengungkap lebih banyak tentang adaptasi alam yang luar biasa. [Din]

Tags: Burungburung beracunburung kicauburung pitohuipapua
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ayah Ibu Idolaku

Next Post

SMP Jakarta Islamic School Adakan Selebrasi Kurikulum Merdeka dengan Tari Tradisional

Next Post
SMP Jakarta Islamic School Adakan Selebrasi Kurikulum Merdeka dengan Tari Tradisional

SMP Jakarta Islamic School Adakan Selebrasi Kurikulum Merdeka dengan Tari Tradisional

Sinar Biru yang Berbahaya bagi Buah hati

Sinar Biru yang Berbahaya bagi Buah hati

Rahasiakan Dirimu dengan Senyuman

Mencari Surga dengan Apa Saja

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9574 shares
    Share 3830 Tweet 2394
  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Baterai HP Lebih Tahan Lama dengan 5 Kebiasaan Sederhana Ini

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1382 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11858 shares
    Share 4743 Tweet 2965
  • Ini Manfaat Kurma Ajwa untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4876 shares
    Share 1950 Tweet 1219
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2531 shares
    Share 1012 Tweet 633
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga