• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 27 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Anak Gaza Korban atau Target Sengaja Israel?

27/07/2026
in Berita
Anak Gaza Korban atau Target Sengaja Israel?

foto: CNN

68
SHARES
522
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANAK Gaza Korban atau Target Sengaja Israel? Ditulis oleh Dr. Maimon Herawati, M.Litt (Dosen Unpad dan aktivis kemanusiaan). Jika kita perhatikan berita dengan seksama, ada satu yayasan bernama Hind Rajab Foundation yang aktif menyeret tentara IDF ke pengadilan di berbagai negara. Dahulu di Columbia University, satu gedung, Hamilton Hall, diubah nama menjadi Hind’s Hall oleh mahasiswa Columbia dalam aksi pro Palestina.

Siapa pemilik nama ini? Hind berusia hampir enam tahun, seperti anak bungsu saya, saat dia menelepon pada petugas layanan darurat.

“Datang jemput saya. Apakah kamu bisa jemput saya?” Suara mungil itu.
“Kamu ingin saya datang dan menjemputmu?”
“Saya sangat takut. Tolong datang.”
…
“Mereka menembak kami. Tank di sebelah saya.” Suara Hind terdengar penuh ngeri.
“Apakah kamu sedang bersembunyi?”
“Saya sedang dalam mobil.”
Hind meraung di sela rentetan senjata.
Sunyi.
“Halo? Halo?”

Ketika tim penyelamat akhirnya dapat mencapai lokasi beberapa hari setelahnya, mereka menemukan Hind telah meninggal bersama paman, bibi, dan sepupunya, di dalam mobil yang dilubangi 335 peluru tank Israel. Dua paramedis yang berusaha menolongnya terbakar dalam ambulans yang berusaha menjemput Hind, dibom Israel.

Saya bayangkan Hiba di dalam mobil bersama keluarga pamannya. Sekecil Hiba memencet nomor layanan darurat. Sekecil Hiba menyaksikan paman, bibi, dan sepupunya meninggal dihantam peluru. Sendirian di tengah jenazah keluarga tersayang. Entah seperti apa kengerian yang menghujam ke dalam jiwa kecil Hind.

Kisah Hind bukan kisah pertama atau terakhir. Hind satu nama di antara puluhan ribu anak yang direnggut hidupnya oleh moncong tank dan drone.

Komisi Independen PBB mengeluarkan laporannya pada 18 Juni lalu tentang 20.000 lebih anak Gaza yang dibunuh Israel sejak Oktober 2023. Angka ini sepertiga dari keseluruhan yang dibunuh penjajah.
Komisi ini mengumpulkan kesaksian dari ahli medis lokal dan internasional yang mengurus anak-anak ini.

Hasil investigasi ini menyebutkan anak-anak ini meninggal dibunuh peluru presisi yang menyasar dada dan kepala mereka. Anak-anak ini ditembak sniper atau quadcopter drone, seringkali saat berdiri di samping orang dewasa yang tidak kena tembakan.

Jadi jelas ada kesengajaan Israel untuk membunuh anak-anak Gaza, termasuk Hind Rajab.

baca juga: Gaza dan Tanggungjawab Dakwah Kita

Anak Gaza Korban atau Target Sengaja Israel?

Selain target killing, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa sejak Oktober 2023 lebih dari 10.000 anak cacat permanen. WHO juga memperkirakan lebih dari 5.000 amputasi telah dilakukan. Satu dari lima penyintas amputasi adalah anak-anak. Sebelumnya, pejabat PBB menyebut bahwa sepuluh anak kehilangan satu atau kedua tungkai setiap hari. Dalam laporan rehabilitasinya, WHO juga mencatat meningkatnya cedera wajah, mata, dan otak traumatis. Bayangkan, anak kita yang kehilangan penglihatan akan memiliki kehidupan yang berubah drastis dan terbatas dalam berbagai hal.

Lima ribu amputasi pada anak-anak Gaza setara dengan 600 ribu amputasi pada anak kita di Indonesia, jika kita gunakan penghitungan berdasar proporsi jumlah penduduk. Sepuluh ribu anak Gaza cacat permanen setara dengan 1,2 juta anak Indonesia cacat permanen. Jumlah anak Gaza yang dibunuh Israel? Setara dengan 2,4 juta anak Indonesia.

Dan mereka adalah anak kita semua. Innamal mukminuna ikhwah. Mukmin itu bersaudara.

Setiap pertemuan dengan anak asuh penghapal Quran kami dari Gaza, lidah selalu kelu untuk bertanya “apa kabar?” karena tahu kabar mereka sangat sangat buruk. Setiap pertemuan dengan anak yatim kami, bergemuruh rasa di dada jika harus bertanya mau jadi apa dia nanti ketika sudah besar.
Anak kita yang di dalam zoom meet ini mungkin besok di-sniper Israel.

Lalu, apa yang dapat dilakukan oleh keluarga mereka di Indonesia? Kita?

Pemimpin kita sejak negara ini dibentuk telah jelas meletakkan pondasi titik berdiri kita atas penjajahan. “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”
Kalimat ini mutlak menjadi kompas moral politik luar negeri Indonesia.

Artinya, ketika anak-anak menjadi korban perang, ketika rumah sakit, sekolah, dan ruang aman bagi warga sipil dipertanyakan keberadaannya, Indonesia tidak cukup hanya memberikan pernyataan. Kita perlu bersikap aktif meruntuhkan penjajahan itu.

Ada berbagai cara melakukan ini. Indonesia harus memperkuat diplomasi di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan forum-forum multilateral untuk mendorong perlindungan atas warga Palestina. Walaupun tidak menjadi anggota ICC, peran aktif mendukung penyelidikan atas dugaan pelanggaran hukum humaniter internasional tetap bisa dilakukan. Setiap warga asing yang masuk bisa dideteksi apakah anggota IDF atau bukan walaupun mereka menggunakan paspor keduanya. Memalukan bahwa anggota IDF dideteksi bebas berbisnis dan berkeliaran di Bali.

Pada level negara, kita bisa meniru apa yang dilakukan Irlandia yang telah meresmikan UU anti kerja sama dengan Israel, Occupied Territory Bill. Landasan kita sangat kuat, Pembukaan UUD45. Kita hanya perlu memulai merancang UU yang sama dalam lingkup negara kita sehingga keberpihakan itu jelas ada di mana.

Satu ketika nanti, kita akan berhadapan dengan anak-anak kita dari Gaza. Atas dasar apa mereka kita tinggalkan dalam medan pembunuhan yang berketerusan dan brutal? Semoga kita mulai menyiapkan jawabannya.[ind]

Tags: Anak Gaza Korban atau Target Sengaja Israel?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bolehkah Bahan Baku Hasil Repack di Toko Pasar Digunakan untuk Sertifikasi Halal? Simak Jawabannya Berikut

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8967 shares
    Share 3587 Tweet 2242
  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    379 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1137 shares
    Share 455 Tweet 284
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4050 shares
    Share 1620 Tweet 1013
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11627 shares
    Share 4651 Tweet 2907
  • Anak Gaza Korban atau Target Sengaja Israel?

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5422 shares
    Share 2169 Tweet 1356
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2291 shares
    Share 916 Tweet 573
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4708 shares
    Share 1883 Tweet 1177
  • Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Fermentasi, Apa Saja Risikonya bagi Kesehatan?

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga