• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 13 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Aleg PKS Nilai Pemerintah Terlalu ‘Santuy’ Tangani Virus Corona

08/03/2020
in Berita
71
SHARES
547
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani menilai ada keterlambatan manajemen edukasi dan komunikasi dari pemerintah dalam menangani masuknya virus Corona (COVID-19) di Indonesia. 

Hal ini mengakibatkan kepanikan di kalangan masyarakat sehingga mereka melakukan aksi _panic buying_ baik kebutuhan pokok maupun masker dan _sanitizer,_ sesaat setelah Presiden Jokowi mengumumkan dua orang WNI yang terkena virus Corona. 

“Mestinya pemerintah belajar dari adanya demo masyarakat Natuna yang menolak wilayah mereka dijadikan tempat karantina 238 WNI dari Wuhan. Itu karena tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu,” kata Netty dalam Diskusi Media “Jangan Panik, Kita Bisa Atasi Corona” yang digelar Forum Jurnalis Muslim (Forjim) bersama LPPDI Thoriquna dan Wahana Muda Indonesia (WMI) di Jakarta, Sabtu siang 7 Maret 2020. 

Kepanikan itu, kata Netty, diperparah dengan rendahnya literasi masyarakat di era digital ini yang sulit membedakan antara fakta dengan berita bohong alias hoaks. 

“Sementara pemerintah, kalau menurut netizen sekarang, terlalu _santuy._ Masyarakat mencari informasi sendiri,” kata Anggota Fraksi PKS di DPR itu. 

Sebagai contoh kecil, kata Netty, di kalangan Anggota DPR saja, masih terjadi kebingungan dalam membedakan kegunaan dan fungsi masker. 

Karena itu ia menyarankan agar pemerintah menggunakan media yang dimiliki, seperti TVRI, untuk mengeluarkan pengumuman terkait COVID-19 secara teratur. _“The Media’s the most powerful entity on earth,”_ kata Netty sembari mengutip pernyataan Malcolm X. 

Walaupun terlambat, Netty mengapresiasi akhirnya pemerintah menunjuk seorang jurubicara penanganan COVID-19, yakni Achmad Yurianto, yang dia nilai mampu menyampaikan secara baik informasi tentang COVID-19. Yuri adalah Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan. _“Better late than never,”_ kata dia. 

Selain menyoroti masalah komunikasi pemerintah, istri mantan Gubernur Jawa Barat dua periode, Ahmad Heryawan, itu juga mendorong agar penanganan virus Corona ini dilakukan kerja sama lintas sektoral. Ia mengakui, saran ini mudah untuk diucapkan tetapi sangat sulit untuk diimplementasikan. 

“Kita kasih kesempatan pemerintah untuk bekerja. Karena kita sudah nggak kurang-kurang bertanya, mendesak dan lainnya. Sekarang kami masih reses, nanti kalau sudah selesai kami berkantor lagi  kita akan evaluasi,” kata anggota DPR dari Dapil Jabar VIII yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu ini.  

Terlepas dari kekurangan pemerintah dalam menangani penyebaran COVID-19 ini, Netty berpesan kepada masyarakat agar tidak melakukan _rush_ dan _pannic buying_ kebutuhan pokok maupun masker. 

Ia berharap agar masuknya Virus Corona ke Indonesia ini menjadikan momentum untuk memperbaiki gaya hidup bersih dan sehat serta menjaga daya tahan tubuh.  “Insyaallah Corona bisa kita lawan bersama-sama,” pungkasnya. [ah/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cerita Ummu Alila saat Dipinang Ustadz Felix

Next Post

JDN Indonesia: Pemerintah Harus Bentuk Komite Nasional Wabah Corona

Next Post

JDN Indonesia: Pemerintah Harus Bentuk Komite Nasional Wabah Corona

Inilah Popularitas Ketua Umum Parpol di Jagat Virtual dalam Monitoring LKSP

Bersama Klinik Mitra Husada, BMH Yogyakarta Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    495 shares
    Share 198 Tweet 124
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9311 shares
    Share 3724 Tweet 2328
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Salimahpreneur Expo 2026, Tingkatkan Kapasitas Entrepreneur Perempuan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11756 shares
    Share 4702 Tweet 2939
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4221 shares
    Share 1688 Tweet 1055
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4800 shares
    Share 1920 Tweet 1200
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2476 shares
    Share 990 Tweet 619
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga