• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 29 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ayah Bunda

Gejala Kecanduan Gadget pada Anak yang Sering Tidak Disadari Orang tua

09/11/2021
in Ayah Bunda
Panduan Praktis bagi Orang Tua dan Pendidik dalam Menghadapi Era Digital

Foto: Pixabay

97
SHARES
747
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Gejala Kecanduan Gadget pada Anak yang Sering Tidak Disadari Orang tua

Gawai atau gadget kini sudah jadi barang lumrah, tak hanya yang tua, muda, bahkan anak-anak sudah akrab dengan gawai. Namun, kecanggihan teknologi ternyata membawa dampak negatif, terutama untuk anak-anak, salah satunya bisa menyebabkan kecanduan. Inilah gejala kecanduan gawai pada anak yang sering tidak disadari orang tua.

Psikolog Hayati Rahmah, M.Psi menyebutkan kecanduan gadget bermula saat orang tua sibuk dengan urusan masing-masing dan memberikan kebebasan kepada anak untuk bermain gadget, entah berupa handphone, laptop, tablet, dan sebagainya.

“Seringkali orang tua berdalih sibuk, lalu memberi anak kebebasan dengan fasilitas termasuk gadget, sementara anak belum punya kontrol diri yang baik,” ujar Psikolog lulusan Universitas Indonesia ini kepada ChanelMuslim, Jumat (19/1).

Baca Juga: Kecanduan Scrolling Medsos, Begini Cara Mengatasinya

Gejala Kecanduan Gadget pada Anak yang Sering Tidak Disadari Orang tua

Saat anak sudah asyik dengan gadget, tambah Rahmah, dan mulai kurang peka terhadap orang lain, di situ seharusnya orang tua menyadari adanya gejala kecanduan.

“Saat anak sudah mulai kurang peka terhadap orang lain, lebih tertarik dengan gadget, orang tua perlu waspada untuk memberi perhatian kepada anak,” jelasnya.

Untuk tindakan preventif, ibu dua anak ini menyarankan kepada keluarga Indonesia agar memaksimalkan family time.

“Bantu anak untuk punya limit terhadap gadget, misalnya ada waktu-waktu tanpa memegang HP, saat sedang makan, sedang kumpul keluarga, dan lain-lain,” tambah wanita berhijab ini.

Orang tua juga memberikan contoh kepada anak dan sering melakukan ‘me time’ dengan anak tanpa gadget. Menurut Rahmah, cara ini bisa meminimalisasi anak agar terhindar dari kecanduan gadget.

“Orang tua juga perlu menciptakan waktu rutin dengan anak, untuk ngobrol, berdiskusi, dan itu dilakukan tanpa adanya gadget,” ungkapnya.

Kasus anak kecanduan gawai ini viral saat dua anak di Bondowoso, berusia 14 dan 16 tahun, diantar kedua orang tuanya ke Poli Jiwa RSUD dr Koesnadi Bondowoso, Jawa Timur sejak sebulan yang lalu.

Awalnya kedua anak menjadi sangat dekat dengan gadget dan laptop karena tugas-tugas sekolah. Waktu itu, hampir semua tugas sekolah menggunakan perangkat ini sehingga si anak kemana-mana membawa laptop.

Keduanya dikategorikan mengalami guncangan jiwa karena berperilaku mengerikan jika tidak diberi izin memegang atau menggunakan gadget-nya, seperti membentur-benturkan kepalanya ke tembok.

Alhamdulillah selama sebulan perawatan dan menjalani terapi khusus, kondisi kedua anak tersebut dilaporkan berangsur membaik. Hal itu juga didukung oleh pendampingan dari pihak keluarga. (ind)

Tags: Gejala Kecanduan Gadget pada Anak yang Sering Tidak Disadari Orang tua
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketua BKsPPI KH Didin Hafidhuddin: Pesantren Tidak Boleh Diintervensi oleh Kelompok yang Justru Ingjn Hancurkan Pesantren

Next Post

Yuk Sajikan Resep Tumis Pare Anti Pahit di Meja Keluarga

Next Post

Yuk Sajikan Resep Tumis Pare Anti Pahit di Meja Keluarga

Dewan Dakwah Perkuat Program Dakwah Hadapi Tahun Politik

Wabah Campak dan Gizi Buruk di Wamena, Dompet Dhuafa Terjang Pedalaman Papua

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8287 shares
    Share 3315 Tweet 2072
  • Kisah Nuryati bersama Anak Cucu di KRL Bekasi Timur

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4250 shares
    Share 1700 Tweet 1063
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3724 shares
    Share 1490 Tweet 931
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5338 shares
    Share 2135 Tweet 1335
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11294 shares
    Share 4518 Tweet 2824
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2085 shares
    Share 834 Tweet 521
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2215 shares
    Share 886 Tweet 554
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga