ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 30 Mei 2020 | 8 Syawwal 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
AYAH BUNDA

Ayah Bunda, Kenali Faktor Terjadinya Kekerasan pada Anak

03 December 2018 16:20:37
Ayah Bunda, Kenali Faktor Terjadinya Kekerasan pada Anak
foto: pixabay

ChanelMuslim.com – Ada beberapa faktor terjadinya kekerasan pada anak baik perempuan dan laki-laki.  Dalam menghindari kasus kekerasanya yang terjadi, ayah bunda perlu mengetahui faktor-faktor tersebut. Menurut, Dr. Bagus Riyono, Presiden Internasional Association of Muslim Psycologist, faktor ini harus diketahui agar mencegah anak-anak dari perilaku menyimpang.

Pertama, dilatarbelakangi dengan adanya kesenjangan kekuasaan. Orang-orang yang memiliki power atau kekuasaan baik di tingkat jabatan, susunan tingkatan peran baik dalam keluarga, sekolah atau pun lainnya beresiko untuk melakukan kekerasan.

Perilaku kekerasan sekaligus menyimpang ini bisa terjadi, saat jarak kekuasaan seseorang dengan lainnya memiliki jarak yang benar-benar berbeda.

Kedua, ketika kekuasaan sudah sama ataupun tingkat yang setara, tapi di salah satu pihak ada yang ceroboh bisa menimbulkan perilaku menyimpang. Dalam contoh kasus ini, anak-anak memiliki peluang terjadinya pergaulan bebas.

Masalah pergaulan bebas pun, biasanya dilakukan dengan orang yang sudah dekat atau dikenal sebelumnya. Lingkaran pergaulan anak-anak perlu diberikan masukan dan saran, hal ini bertujuan agar menghindari kasus menyimpang.

Namun, kedua faktor ini perlu digali lebih lanjut. Ada empat poin yang membuat perilaku manusia terdorong melakukan kekerasan seperti alam atau lingkungannya, struktur sosial atau sistem hukum dalam kemasyarakatan, kekuatan kelompok dan faktor diri sendiri.

Dari segi lingkungan, desa dan kota mempunyai peluang untuk melakukan kekerasan. Meski tidak jauh berbeda jumlah kasus kekerasan antara desa dan kota, orang-orang di perkotaan memiliki dorongan lebih besar untuk melakukan kekerasan. Kebebasan dalam bergaul perlu diketahui agar tidak menimbulkan stres.

Di sisi struktur sosial atau sistem hukum yang berlaku dalam masyarakat, dorongan melakukan kekerasan juga bisa terjadi. Misalnya budaya di Spanyol, budaya orang-orang yang tinggal di Spayol sudah merasa bebas.

Pergaulan yang benar-benar bebas di Spanyol membuat hukum susah memvonis seseorang. Nilai-nilai sosial yang berlaku memberikan ruang untuk terjadinya kekerasan. Korban menjadi susah bahkan tidak bisa menuntut, jika tidak ada bukti atau bekas fisik dari kekerasan tersebut.

Pada kekuatan kelompok, hubungan interpersonal atau pertemanan juga memicu perilaku menyimpang. Kekerasan bisa terjadi, jika interaksi satu sama lain kurang terjaga dan tidak harmonis.

Selain itu, dorongan dalam diri sendiri pun tidak bisa dipungkiri. Keinginan dari dalam diri anak biasanya tergantung pada lingkungannya. Dalam hal ini, ayah bunda sudah seharusnya berkontribusi mendidik anak dengan baik dan benar.

Jika sudah mengetahui faktor-faktor dan poin pendukungnya, ayah bunda bisa melakukan penanaman nilai-nilai keluarga yang kuat. (Firda)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
 
AYAH BUNDA
24 August 2019 23:56:35

Wahai Ayah Bunda, Engkau Muaddib (Bag. 4)

 
AYAH BUNDA
13 September 2017 17:02:41

Ananda Berusia 4 Tahun? Ajari 8 Hal Penting Ini

Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
 
 
TERBARU
 
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284