• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 10 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Menyimpangnya Pernyataan ‘Rasulullah Tidak Pernah Merasa Benar’

25/01/2026
in Syariah, Unggulan
Menyimpangnya Pernyataan Rasulullah Tidak Pernah Merasa Benar

Menyimpangnya Pernyataan Rasulullah Tidak Pernah Merasa Benar (foto: pixabay)

157
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak pernah merasa benar. Hal itu disampaikan oleh seorang Ustaz yang berceramah di Mabes Polri yang viral di media sosial. Ia mengatakan Nabi Muhammad tidak pernah merasa dirinya benar, dan Islam bukan agama sempurna.

Pernyataan tersebut adalah sesuatu yang menyimpang dari ajaran agama Islam. Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan mengenai hal ini yaitu sebagai berikut.

Akar pemikiran ucapan seperti ini adalah paham pluralisme, yaitu paham yang meyakini semua agama sama benarnya dan sama-sama penghuni surga sehingga sebuah agama tidak boleh merasa paling benar.

Paham ini sudah difatwakan haram oleh MUI pada tahun 2005.

Adapun pernyataan orang tersebut, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak pernah merasa dirinya benar, itu adalah dusta atas nama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dengan dusta yang paling buruk.

Baca Juga: Maulid Nabi Muhammad, Ayo Kenalkan Biografi Rasulullah kepada Anak Cucu Kita

Menyimpangnya Pernyataan ‘Rasulullah Tidak Pernah Merasa Benar’

Allah Ta’ala berfirman:

كَبُرَتۡ كَلِمَةٗ تَخۡرُجُ مِنۡ أَفۡوَٰهِهِمۡۚ إِن يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبٗا

Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka. (QS. Al-Kahfi, Ayat 5)

Sungguh, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam telah menegaskan tentang kebenaran dirinya, dan kebenaran risalahnya. Sebagaimana hadits shahih:

اكْتُبْ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا خَرَجَ مِنِّي إِلَّا حَقٌّ

Tulislah, demi yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidaklah yang keluar dari diriku kecuali hanyalah kebenaran. (HR. Ahmad no. 6510. Syaikh Syuaib al Arnauth mengatakan: shahih. Ta’liq Musnad Ahmad, 11/58)

Dalam hadits lainnya, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam juga menegaskan tentang petunjuk yang dibawanya adalah sebaik-baiknya petunjuk:

إِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ..

Sebenar-benarnya perkataan adalah firman Allah, dan sebaik-baiknya petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam..

(HR. An Nasa’i no. 1578, dishahihkan oleh Imam Ibnu Khuzaimah)

Al Quran juga menegaskan tentang kebenaran risalah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Allah Ta’ala berfirman:

هُوَ ٱلَّذِيٓ أَرۡسَلَ رَسُولَهُۥ بِٱلۡهُدَىٰ وَدِينِ ٱلۡحَقِّ لِيُظۡهِرَهُۥ عَلَى ٱلدِّينِ كُلِّهِۦ وَلَوۡ كَرِهَ ٱلۡمُشۡرِكُونَ

Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk (Al-Qur’an) dan agama yang benar untuk diunggulkan atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.

(QS. At-Taubah, Ayat 33)

Ayat lainnya:

هُوَ ٱلَّذِيٓ أَرۡسَلَ رَسُولَهُۥ بِٱلۡهُدَىٰ وَدِينِ ٱلۡحَقِّ لِيُظۡهِرَهُۥ عَلَى ٱلدِّينِ كُلِّهِۦۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ شَهِيدٗا

Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.

(QS. Al-Fath, Ayat 28)

Ada pun tentang kesempurnaan Islam, Allah Ta’ala berfirman:

ٱلۡيَوۡمَ أَكۡمَلۡتُ لَكُمۡ دِينَكُمۡ وَأَتۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلۡإِسۡلَٰمَ دِينٗاۚ

Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu.

(QS. Al-Ma’idah, Ayat 3)

Semoga Allah Ta’ala berikan istiqamah dan hidayah kepada kita semua, dan melindungi kita dari a’immatu mudhillin.

Wallahul Muwaffiq Ilaa Aqwamith Thariq.[ind]

 

Tags: Menyimpangnya Pernyataan Rasulullah Tidak Pernah Merasa Benar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tanggung Jawab Utang dan Etika Finansial dalam Rumah Tangga Pasca Perceraian

Next Post

Bagaimana Caranya Agar Pertengkaran Kita dengan Suami Tidak Berdampak Buruk Bagi Keluarga

Next Post
Bagaimana Caranya Agar Pertengkaran Kita dengan Suami Tidak Berdampak Buruk Bagi Keluarga

Bagaimana Caranya Agar Pertengkaran Kita dengan Suami Tidak Berdampak Buruk Bagi Keluarga

Resep Tim Ikan ala Hongkong, Menu Resto dari Dapur Sendiri

Resep Tim Ikan ala Hongkong, Menu Resto dari Dapur Sendiri

Simak Manfaat Minum Air Hangat di Pagi Hari

Simak Manfaat Minum Air Hangat di Pagi Hari

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8621 shares
    Share 3448 Tweet 2155
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3880 shares
    Share 1552 Tweet 970
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2221 shares
    Share 888 Tweet 555
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11428 shares
    Share 4571 Tweet 2857
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    936 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2302 shares
    Share 921 Tweet 576
  • Bagaimana Cara Ikhlas dari Kehilangan yang Terjadi dalam Hidup?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menolak Kalah dari Algoritma: Menggugat Arah Kompetisi Sekolah Kita

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2203 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4404 shares
    Share 1762 Tweet 1101
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga