• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Hati-hati ya Bun, Pahala Berpindah kalau Ghibah

21/06/2025
in Syariah, Unggulan
9 Cara Asyik Mendengarkan Curhatan Teman

9 Cara Asyik Mendengarkan Curhatan Teman (foto: pinterest)

109
SHARES
836
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Jika ghibah, benarkah pahala berpindah? Ustaz, ketika kita membicarakan (ghibah) seseorang, maka pahala kita akan dipindahkan ke orang yang dighibahkan.

Pertanyaan: (a) Apakah pahala yang dipindahkan hanya sebagian saja atau seluruh pahala yang kita miliki?

(b) Setelah melakukan ghibah apakah pahala yang akan kita dapatkan untuk ke depannya akan terus menjadi milik orang yang dighibahi?

Baca Juga: Menceritakan Hikmah atau Ghibah?

Oleh: Ustaz Abdullah Haidir, Lc

Perkara ghibah atau perkara-perkara lain yang bersifat menyakiti, menzalimi orang lain itu memang dapat berpotensi mengakibatkan kebaikan itu akan diberikan kepada mereka di akhirat nanti, meskipun tentu saja ukuran-ukurannya Allah Subhanahu wa taala yang tahu karena itu perkara ghaib.

Hal ini memang merujuk pada hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam terkait dengan orang yang muflis (bangkrut), sebagaimana disebutkan dalam sebuah riwayat tentang hal ini;

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « أَتَدْرُونَ مَا الْمُفْلِسُ ». قَالُوا الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ. فَقَالَ « إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِى يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِى قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا

وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِى النَّارِ

Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya:

“Tahukah kalian siapakah orang orang yang bangkrut itu?” Para sahabat radhiyallahu ‘anhum menjawab, “Orang yang bangkrut menurut kami adalah orang yang tidak memiliki uang dan harta.”

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang pada hari kiamat datang membawa pahala sholat, puasa, dan zakat, namun dia juga membawa dosa mencaci maki si A, menuduh zina si B tanpa bukti, memakan hartanya si C, membunuh si D, dan memukul si E. karena itu, sebagian pahala amal kebajikannya diberikan kepada mereka.

Jika pahala kebajikannya sudah habis, sedangkan belum selesai urusannya maka dosa orang yang dianiaya diberikan kepadanya. Kemudian dia dicampakkan ke dalam neraka.” (HR. Muslim).

Baca Juga: Mengapa Masih Hobi Berghibah?

Hati-hati ya Bun, Pahala Berpindah kalau Ghibah

Maka kebaikan yang dia bawa akan diberikan kepada siapa yang dia zalimi, kalau tidak cukup, keburukan yang dimiliki oleh orang yang dia sakiti akan diberikan kepadanya.

Berapa ukurannya? Tentu saja Allah Subhanahu wa taala yang tahu, bisa jadi kebaikan yang dia bawa sekian, keburukannya sekian, maka diambil sekian.

Jika kebaikan yang dimiliki sedikit, sementara orang yang dizalimi justru sangat banyak, maka bisa jadi yang terjadi justru kebaikan kita habis dan tidak cukup, kemudian keburukan orang yang disakiti itu akan diberikan kapada kita.

Itulah sejatinya orang yang bangkrut berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

Yang paling penting memang bukan melihat itu semua sebagai ukuran berapanya, tapi yang paling penting apabila semua itu dilakukan, maka segera bertaubat kepada Allah Subhanahu wa taala, menyesali perbuatannya, berjanji tidak mengulangi perbuatan itu, menghentikan semua itu dan minta maaf kepada orang yang dighibahi.

Jika takut, maka mohon kepada Allah Subhanahu wa taala, kemudian mohonkan ampun untuk orang tadi, kemudian perbaiki nama baiknya.

Misalnya orang itu baik dan sebagainya, sebagai upaya untuk menunjukkan kesungguhan kita dalam bertaubat, karena itu yang paling penting.

Jangan sampai mengukurnya misalnya dengan berkata “sholat saya banyak bisa untuk membayar dosa ghibah”, maka itu termasuk sesuatu yang bisa membuat terpedaya dan akhirnya terus dalam dosa ghibah yang bisa jadi akan memberikan keburukan yang sangat besar bagi kita.

Wallahu a’lam.[ind]

 

Tags: Hati-hati ya BunPahala Berpindah kalau Ghibah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kurikulum JISc Sequencial

Next Post

Peserta Makin Antusias, Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025 Buka Pintu Kolaborasi Lintas Sektor

Next Post
Peserta Makin Antusias, Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025 Buka Pintu Kolaborasi Lintas Sektor

Peserta Makin Antusias, Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025 Buka Pintu Kolaborasi Lintas Sektor

5 Perawatan Pranikah bagi Calon Pengantin Pria

5 Perawatan Pranikah Bagi Calon Pengantin Pria

Berbuat Baik itu seperti Bercocok Tanam

Berbuat Baik kepada Anak itu seperti Bercocok Tanam

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    240 shares
    Share 96 Tweet 60
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9286 shares
    Share 3714 Tweet 2322
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4207 shares
    Share 1683 Tweet 1052
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4788 shares
    Share 1915 Tweet 1197
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11746 shares
    Share 4698 Tweet 2937
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2469 shares
    Share 988 Tweet 617
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga