• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Unik, Deretan Negara ini Sediakan Pembalut Gratis untuk Perempuan

06/05/2024
in Berita
Unik, Deretan Negara ini Sediakan Pembalut Gratis untuk Perempuan

Unik, Deretan Negara ini Sediakan Pembalut Gratis untuk Perempuan (foto: pixabay)

121
SHARES
927
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Unik, deretan negara ini sediakan pembalut gratis untuk perempuan. Bagi wanita, pembalut saat haid atau menstruasi sangatlah penting.

Namun di luar sana, ternyata ada banyak orang yang tak mampu bahkan untuk sekadar membeli pembalut. Atas dasar kondisi itu, beberapa negara berinisiatif menyediakan pembalut di tempat umum seperti sekolah.

Dikutip dari BBC, istilah period poverty mulai diperkenalkan oleh beberapa komunitas perempuan di negara-negara Eropa dan sebagian Amerika.

Wanita yang berada di bawah garis kemiskinan memiliki keterbatasan akses, khususnya ekonomi sehingga tidak mampu membeli pembalut, tampon, dan produk menstruasi lainnya.

Beberapa negara berikut menyediakan produk menstruasi gratis untuk warganya. Inilah negara-negara tersebut.

Baca Juga: Sahabat Muslimah, Ini Pentingnya Mengganti Pembalut setiap 3 Jam Sekali saat Menstruasi

Unik, Deretan Negara ini Sediakan Pembalut Gratis untuk Perempuan

Australia

Beberapa negara bagian Australia sudah mulai menyediakan produk menstruasi gratis untuk anak-anak usia sekolah.

Hal ini menjadi penting karena banyak anak perempuan yang harus pulang atau meninggalkan kelas karena tak bisa mendapatkan pembalut di sekolah.

Sebagian lainnya dibesarkan di keluarga dengan orangtua tunggal dan merasa canggung saat harus meminta bantuan anggota keluarga laki-laki.

Program dispenser pembalut gratis sudah mulai diujicobakan pada tahun 2019 di beberapa sekolah di negara bagian Victoria.

Negara bagian lain yang menyusul antara lain New South Wales dan Tasmania.

Berdasarkan laporan ABC News, kasus period poverty di Australia kebanyakan terjadi di wilayah pemukiman warga indigenous.

Selandia Baru

Negara tetangga Australia ini menyusul menyediakan pembalut gratis untuk perempuan sejak 2021. Kebijakan pembalut gratis di semua sekolah di Selandia Baru berlaku mulai Juni 2021 dan diumumkan melalui Perdana Menteri Jacinda Ardern secara langsung.

Alasannya tak jauh beda dari Australia, memberikan akses yang sama dan menjamin semua siswi bisa mengikuti pembelajaran tanpa gangguan.

Dikutip dari NPR, sebuah survei dari lembaga penggalangan dana KidsCan menyebut bahwa sekitar 20 ribu siswi di Selandia Baru dari berbagai tingkatan mengalami kesulitan akses produk menstruasi.

Kebanyakan karena faktor ekonomi yaitu harga yang kurang terjangkau dan faktor sosial yang masih menganggap menstruasi sebagai hal tabu.

Skotlandia

Skotlandia menjadi negara pertama di dunia yang membebaskan biaya untuk produk-produk menstruasi sejak tahun 2020 kemarin.

Tidak hanya di area-area tertentu, negara ini berkomitmen memberikan akses penuh untuk warga yang membutuhkan di berbagai tempat seperti apotek, sekolah, dan kampus di seluruh wilayah kedaulatan Skotlandia.

Mereka bisa mengambilnya di beberapa dispenser, meminta secara langsung pada petugas, atau mengisi formulir untuk mendapatkannya.

Dilansir dari BBC, kebijakan ini dipicu oleh temuan bahwa sekitar satu dari 4 pelajar di Skotlandia kesulitan mengakses produk menstruasi karena berbagai alasan, salah satunya harga.

Survei tersebut dilakukan lembaga Young Scot di tahun 2018.

Amerika Serikat

Meski belum semua wilayah, beberapa negara bagian Amerika Serikat seperti California, New York, Illinois, Virginia, dan New Hampshire juga mulai menyediakan produk menstruasi gratis untuk umum.

Sistemnya sama, pembalut dan produk serupa bisa diakses secara mudah dan cuma-cuma di beberapa lokasi di kampus maupun sekolah.

Dikutip dari CNN, selain memberikannya secara gratis di beberapa area, pajak untuk menstrual product sudah dikurangi bahkan dihilangkan sehingga harganya jauh lebih terjangkau.

Prancis

Berdasarkan laporan France24, Prancis mengikuti jejak Selandia Baru dengan menyediakan produk menstruasi gratis untuk semua pelajar yang membutuhkan.

Program ini mulai berlaku di tahun ajaran baru pada September 2021 ini.

Kebijakan tersebut muncul setelah banyaknya mahasiswa dan anak muda yang jatuh miskin karena pandemik dan kesulitan mengakses bahan makanan, apalagi produk menstruasi.

Kenya

Sebelum negara-negara maju, program serupa sudah mulai diberlakukan secara sebagian di beberapa negara Afrika. Salah satunya Kenya yang menggratiskan pembalut dan produk menstruasi lainnya untuk pelajar.

Ini didorong pada data PBB yang menemukan bahwa 1 dari 10 anak di negara-negara Afrika Sub-Sahara harus membolos sekolah karena menstruasi.

Dilansir dari BBC, sebelum digratiskan secara penuh, Kenya sempat menghilangkan pajak produk menstruasi dengan tujuan membuatnya lebih terjangkau. Namun, kebijakan tersebut gagal karena masih banyak orang tidak bisa membelinya.

Afrika Selatan

Dilansir The Borgen Project, sama dengan Kenya, sebagian pelajar perempuan di Afrika Selatan terpaksa membolos sekolah dan melewatkan banyak kesempatan karena tak punya akses pada pembalut.

Gerakan produk menstruasi gratis diinisiasi oleh aktivis dan mahasiswa Afrika Selatan lewat tagar #BecauseWeBleed pada 2018.

Ratusan ribu orang mendukung petisi tersebut dan akhirnya direspon pemerintah dengan memangkas pajak pembalut dan produk serupa. Beberapa sekolah juga sudah menyediakan dispenser gratis untuk siapapun yang membutuhkan.

Botswana

Di tahun 2017, Botswana memperkenalkan kebijakan akses gratis pada pembalut yang bersih dan sudah teruji klinis untuk semua pelajar di sekolah. Alasannya gak jauh beda dengan negara-negara Afrika lainnya.

Menstruasi sering jadi penyebab seorang pelajar membolos sekolah. Faktor ekonomi jadi salah satu penghalang paling besar bagi mereka untuk mengakses pembalut.

Brasil

Menurut temuan UNICEF dikutip dari DW, sekitar empat juta anak perempuan Brasil tidak memiliki akses pada produk menstruasi yang sesuai standar kesehatan.

Masalah yang sama pun terjadi, banyak pelajar perempuan yang kehilangan jam belajar karena mengalami menstruasi.

Sejauh ini baru beberapa kota seperti Sao Paulo dan Rio de Janeiro yang meresmikan kebijakan menstrual products gratis. Namun, kebijakan progresif ini terancam dihentikan karena Bolsonaro mengajukan veto.

Selain sembilan negara di atas, masih ada Kanada, Namibia, dan Korea Selatan yang mulai menerapkan kebijakan serupa di beberapa kota tertentu.

Sering dianggap sepele, nyatanya period poverty masih menjadi kendala bagi sebagian perempuan sehingga menimbulkan masalah baru.

Salut kepada negara-negara yang menyediakan produk menstruasi gratis untuk warganya. [ind]

 

Tags: Deretan Negara ini Sediakan Pembalut Gratis untuk Perempuanunik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketahui, Kisah Masjid Aisyah Ummul Mu’minin

Next Post

Belajar dari Seorang Ulama tentang Cara Mengelola Emosi

Next Post
Belajar dari Seorang Ulama tentang Cara Mengelola Emosi

Belajar dari Seorang Ulama tentang Cara Mengelola Emosi

200 Orang Kena PHK, Pabrik Bata Purwakarta Terpaksa Ditutup

200 Orang Kena PHK, Pabrik Bata di Purwakarta Terpaksa Ditutup

Kuliah S1 Gratis di Bojonegoro Bersama Program Beasiswa Genius S1

Kuliah S1 Gratis di Bojonegoro Bersama Program Beasiswa Genius S1

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9005 shares
    Share 3602 Tweet 2251
  • Saudi Education Expo 2026 Buka Akses Pendidikan Tinggi Arab Saudi bagi Pelajar Indonesia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11649 shares
    Share 4660 Tweet 2912
  • Saudi Education Expo 2026 Diserbu Ribuan Pengunjung di Hari Pertama

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menghafal Quran Saat Usia 40 Tahun Inilah Pengalaman Prof. DR. Ir. Kudang Boro Seminar, Msc.

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Kisah Kuli Bangunan yang Berhasil Menerbitkan Sebuah Buku

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4068 shares
    Share 1627 Tweet 1017
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2392 shares
    Share 957 Tweet 598
  • Wahdah Islamiyah dan Paragon Satukan Semangat Keteladanan dan Kebermanfaatan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga