• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Riset: Risiko Paru-paru Terjadi karena Bayi Terpapar Polusi Udara Sejak Dini

18/06/2021
in Berita
Semua Tentang Hair Oil yang Perlu Kamu Ketahui

Foto: Pexels

71
SHARES
547
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Riset terbaru membuktikan bahwa bayi yang terekspos polusi udara tinggi sejak dini berisiko lebih besar mengalami gangguan paru-paru. Untuk itu, sebisa mungkin, jangan biarkan bayi berada di lingkungan ekstrem dengan polusi udara yang buruk.

Inilah temuan dari Karolinska Institute of Environmental Medicine, Stockholm, Swedia. Menurut peneliti, bayi yang sudah terekspos polusi udara tinggi sejak dini berisiko lebih besar mengalami gangguan dengan salah satu bagian paru-parunya, yaitu ‘peripheral airways’, saluran-saluran udara kecil yang letaknya paling dekat dengan paru-paru.

Schultz memastikannya dengan mengamati 2.400 anak selama dua tahun, 1994-1996. Peneliti juga telah mengantongi data paparan polusi udara mereka sejak masih bayi dan fungsi mereka ketika beranjak remaja. Secara khusus, peneliti menyoroti ‘resistensi’ atau ketahanan saluran periferal partisipan ketika kemasukan nitrogen oksida dari asap pembuangan kendaraan dan partikulat dari jalanan.

Peneliti juga menggunakan data lalu lintas, aspek meteorologi dan topografi untuk membuat model pencemaran udara di perumahan dan kawasan sekitar sekolah dalam dua kurun waktu: saat partisipan berusia satu tahun dan memasuki usia 16.

Hasilnya, ketika saluran periferal partisipan saat masih bayi terpapar nitrogen oksida mencapai 10 mikrogram per meter kubik, maka resistensi paru-paru mereka juga otomatis meningkat di kala remaja.

Mengapa bisa begini? Ketua tim peneliti, Dr. Erica S. Schultz menjelaskan, baik saluran periferal maupun paru-paru sebenarnya terpapar jenis polusi yang berbeda. Tetapi karena paru-paru bayi belum terbentuk sepenuhnya, maka bagian inilah yang lebih rentan terdampak polusi, lanjutnya.

“Ternyata saluran periferal ini sangat penting peranannya bagi kesehatan paru-paru. Hanya saja di percobaan, kita melihat efeknya kecil karena Stockholm merupakan kota yang tingkatan polusinya relatif rendah,” kata Schultz seperti dilaporkan Foxnews.

Namun Schultz dan timnya meyakini, ini akan berdampak nyata pada anak-anak atau remaja yang tinggal di daerah dengan tingkatan polusi tinggi, bahkan efeknya bisa semakin buruk, mulai dari asma, dan merembet ke serangan jantung, stroke hingga kematian dini.

Padahal jangankan terpapar sejak bayi, sebuah riset yang dilakukan Cincinnati Children’s Hospital Medical Center dan University of Cincinnati mengungkap paparan asap dan polusi udara yang berlebihan pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur hingga 19 persen. Apalagi jika mereka terpapar polusi selama trimester ketiga kehamilan.

Riset lain dari The Harvard School of Public Health juga menyebutkan paparan polusi udara pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko autisme pada anaknya kelak. Menariknya, penelitian ini juga mengatakan peningkatan risiko autisme pada anak muncul karena ekspos polusi tertingginya terjadi di tiga bulan terakhir.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Remaja Berjilbab Ini Mahasiswa Kedokteran Termuda UNAIR

Next Post

Allahu Akbar, Lolos ke Babak Semifinal, Ihsan Sujud Syukur!

Next Post

Allahu Akbar, Lolos ke Babak Semifinal, Ihsan Sujud Syukur!

Irlandia Utara Cabut Larangan Kaum Gay Jadi Pendonor Darah

Siswi Muslim AS Ini Akhirnya Bisa Kuliah di Kampus Militer dengan Berjilbab

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2529 shares
    Share 1012 Tweet 632
  • Menentukan Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9567 shares
    Share 3827 Tweet 2392
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan Hidup

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11855 shares
    Share 4742 Tweet 2964
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4874 shares
    Share 1950 Tweet 1219
  • Event Dongeng dan Inspirasi Generasi Cinta Quran NPC

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga