• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 26 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Riset: Risiko Paru-paru Terjadi karena Bayi Terpapar Polusi Udara Sejak Dini

18/06/2021
in Berita
Semua Tentang Hair Oil yang Perlu Kamu Ketahui

Foto: Pexels

69
SHARES
531
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Riset terbaru membuktikan bahwa bayi yang terekspos polusi udara tinggi sejak dini berisiko lebih besar mengalami gangguan paru-paru. Untuk itu, sebisa mungkin, jangan biarkan bayi berada di lingkungan ekstrem dengan polusi udara yang buruk.

Inilah temuan dari Karolinska Institute of Environmental Medicine, Stockholm, Swedia. Menurut peneliti, bayi yang sudah terekspos polusi udara tinggi sejak dini berisiko lebih besar mengalami gangguan dengan salah satu bagian paru-parunya, yaitu ‘peripheral airways’, saluran-saluran udara kecil yang letaknya paling dekat dengan paru-paru.

Schultz memastikannya dengan mengamati 2.400 anak selama dua tahun, 1994-1996. Peneliti juga telah mengantongi data paparan polusi udara mereka sejak masih bayi dan fungsi mereka ketika beranjak remaja. Secara khusus, peneliti menyoroti ‘resistensi’ atau ketahanan saluran periferal partisipan ketika kemasukan nitrogen oksida dari asap pembuangan kendaraan dan partikulat dari jalanan.

Peneliti juga menggunakan data lalu lintas, aspek meteorologi dan topografi untuk membuat model pencemaran udara di perumahan dan kawasan sekitar sekolah dalam dua kurun waktu: saat partisipan berusia satu tahun dan memasuki usia 16.

Hasilnya, ketika saluran periferal partisipan saat masih bayi terpapar nitrogen oksida mencapai 10 mikrogram per meter kubik, maka resistensi paru-paru mereka juga otomatis meningkat di kala remaja.

Mengapa bisa begini? Ketua tim peneliti, Dr. Erica S. Schultz menjelaskan, baik saluran periferal maupun paru-paru sebenarnya terpapar jenis polusi yang berbeda. Tetapi karena paru-paru bayi belum terbentuk sepenuhnya, maka bagian inilah yang lebih rentan terdampak polusi, lanjutnya.

“Ternyata saluran periferal ini sangat penting peranannya bagi kesehatan paru-paru. Hanya saja di percobaan, kita melihat efeknya kecil karena Stockholm merupakan kota yang tingkatan polusinya relatif rendah,” kata Schultz seperti dilaporkan Foxnews.

Namun Schultz dan timnya meyakini, ini akan berdampak nyata pada anak-anak atau remaja yang tinggal di daerah dengan tingkatan polusi tinggi, bahkan efeknya bisa semakin buruk, mulai dari asma, dan merembet ke serangan jantung, stroke hingga kematian dini.

Padahal jangankan terpapar sejak bayi, sebuah riset yang dilakukan Cincinnati Children’s Hospital Medical Center dan University of Cincinnati mengungkap paparan asap dan polusi udara yang berlebihan pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur hingga 19 persen. Apalagi jika mereka terpapar polusi selama trimester ketiga kehamilan.

Riset lain dari The Harvard School of Public Health juga menyebutkan paparan polusi udara pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko autisme pada anaknya kelak. Menariknya, penelitian ini juga mengatakan peningkatan risiko autisme pada anak muncul karena ekspos polusi tertingginya terjadi di tiga bulan terakhir.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Remaja Berjilbab Ini Mahasiswa Kedokteran Termuda UNAIR

Next Post

Allahu Akbar, Lolos ke Babak Semifinal, Ihsan Sujud Syukur!

Next Post

Allahu Akbar, Lolos ke Babak Semifinal, Ihsan Sujud Syukur!

Irlandia Utara Cabut Larangan Kaum Gay Jadi Pendonor Darah

Siswi Muslim AS Ini Akhirnya Bisa Kuliah di Kampus Militer dengan Berjilbab

  • Empat Wanita Teladan Penghulu Surga

    Ada Surga di Balik Derita, Kisah Wanita Penderita Epilepsi yang Dijamin Masuk Surga

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3423 shares
    Share 1369 Tweet 856
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    471 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Sosok di Balik Ide Gila Trump tentang Gaza

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4086 shares
    Share 1634 Tweet 1022
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7889 shares
    Share 3156 Tweet 1972
  • Bencana Longsor Melanda Desa Pasirlangu Cisarua, Bandung Barat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6700 shares
    Share 2680 Tweet 1675
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga