• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 17 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Riset: Risiko Paru-paru Terjadi karena Bayi Terpapar Polusi Udara Sejak Dini

18/06/2021
in Berita
Semua Tentang Hair Oil yang Perlu Kamu Ketahui

Foto: Pexels

70
SHARES
538
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Riset terbaru membuktikan bahwa bayi yang terekspos polusi udara tinggi sejak dini berisiko lebih besar mengalami gangguan paru-paru. Untuk itu, sebisa mungkin, jangan biarkan bayi berada di lingkungan ekstrem dengan polusi udara yang buruk.

Inilah temuan dari Karolinska Institute of Environmental Medicine, Stockholm, Swedia. Menurut peneliti, bayi yang sudah terekspos polusi udara tinggi sejak dini berisiko lebih besar mengalami gangguan dengan salah satu bagian paru-parunya, yaitu ‘peripheral airways’, saluran-saluran udara kecil yang letaknya paling dekat dengan paru-paru.

Schultz memastikannya dengan mengamati 2.400 anak selama dua tahun, 1994-1996. Peneliti juga telah mengantongi data paparan polusi udara mereka sejak masih bayi dan fungsi mereka ketika beranjak remaja. Secara khusus, peneliti menyoroti ‘resistensi’ atau ketahanan saluran periferal partisipan ketika kemasukan nitrogen oksida dari asap pembuangan kendaraan dan partikulat dari jalanan.

Peneliti juga menggunakan data lalu lintas, aspek meteorologi dan topografi untuk membuat model pencemaran udara di perumahan dan kawasan sekitar sekolah dalam dua kurun waktu: saat partisipan berusia satu tahun dan memasuki usia 16.

Hasilnya, ketika saluran periferal partisipan saat masih bayi terpapar nitrogen oksida mencapai 10 mikrogram per meter kubik, maka resistensi paru-paru mereka juga otomatis meningkat di kala remaja.

Mengapa bisa begini? Ketua tim peneliti, Dr. Erica S. Schultz menjelaskan, baik saluran periferal maupun paru-paru sebenarnya terpapar jenis polusi yang berbeda. Tetapi karena paru-paru bayi belum terbentuk sepenuhnya, maka bagian inilah yang lebih rentan terdampak polusi, lanjutnya.

“Ternyata saluran periferal ini sangat penting peranannya bagi kesehatan paru-paru. Hanya saja di percobaan, kita melihat efeknya kecil karena Stockholm merupakan kota yang tingkatan polusinya relatif rendah,” kata Schultz seperti dilaporkan Foxnews.

Namun Schultz dan timnya meyakini, ini akan berdampak nyata pada anak-anak atau remaja yang tinggal di daerah dengan tingkatan polusi tinggi, bahkan efeknya bisa semakin buruk, mulai dari asma, dan merembet ke serangan jantung, stroke hingga kematian dini.

Padahal jangankan terpapar sejak bayi, sebuah riset yang dilakukan Cincinnati Children’s Hospital Medical Center dan University of Cincinnati mengungkap paparan asap dan polusi udara yang berlebihan pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur hingga 19 persen. Apalagi jika mereka terpapar polusi selama trimester ketiga kehamilan.

Riset lain dari The Harvard School of Public Health juga menyebutkan paparan polusi udara pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko autisme pada anaknya kelak. Menariknya, penelitian ini juga mengatakan peningkatan risiko autisme pada anak muncul karena ekspos polusi tertingginya terjadi di tiga bulan terakhir.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Remaja Berjilbab Ini Mahasiswa Kedokteran Termuda UNAIR

Next Post

Allahu Akbar, Lolos ke Babak Semifinal, Ihsan Sujud Syukur!

Next Post

Allahu Akbar, Lolos ke Babak Semifinal, Ihsan Sujud Syukur!

Irlandia Utara Cabut Larangan Kaum Gay Jadi Pendonor Darah

Siswi Muslim AS Ini Akhirnya Bisa Kuliah di Kampus Militer dengan Berjilbab

  • 7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    252 shares
    Share 101 Tweet 63
  • 5 Tempat Wisata Bersejarah di Jakarta Utara yang Wajib Masuk Daftar Liburan

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8891 shares
    Share 3556 Tweet 2223
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4006 shares
    Share 1602 Tweet 1002
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11586 shares
    Share 4634 Tweet 2897
  • Hukum Mengumumkan Kematian di Masjid

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3473 shares
    Share 1389 Tweet 868
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2362 shares
    Share 945 Tweet 591
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga