• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 6 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Mengenal D-Dimer, Cendol dalam Darah Pasien Covid-19

Istilah D-Dimer mencuat ketika mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menuliskan dalam catatannya setelah dirinya terkena Covid-19.

16/02/2021
in Healthy
Mengenal D-Dimer, Cendol dalam Darah Pasien Covid-19

foto: pixabay

80
SHARES
612
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Istilah D-Dimer mencuat ketika mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menuliskan dalam catatannya setelah dirinya terkena Covid-19.

“Kalau saja tidak terkena COVID-19, mungkin saya tidak kenal istilah ini, D-dimer,” ujar Dahlan dikutip dari Disway.id, Kamis (11/2/2021).

Dalam ceritanya, ia menyebut D-dimer itu muncul seperti ‘cendol-cendol’ di dalam darah. Dahlan menjelaskan, ia pernah bertanya kepada seorang dokter, yaitu Prof. Dr. Med. Puruhito, dr. Sp.B., TKV, ahli bedah jantung terkemuka dari Unair Surabaya.

“D-dimer memang menakutkan para dokter di ICU COVID,” ujar profesor tersebut.

“D-dimer adalah munculnya cendol-cendol di dalam darah. Lapisan protein tertentu dalam darah menyatu dengan ‘teman sejenis’ sehingga membentuk gumpalan kecil-kecil. Saking kecilnya gumpalan itu tidak terlihat oleh mata. Bisa dilihat oleh mikroskop, Gumpalan itulah yang saya sebut cendol,” sambungnya.

Dilansir klikdokter.com, Kamis (11/2/2021), disebutkan jika D-dimer merupakan fragmen protein yang mampu membantu proses pembekuan darah. Proses tersebut sangat dibutuhkan ketika kita mengalami luka supaya darahnya berhenti.

Dokter Astrid Wulan Kusumoastuti menjelaskan, “D-dimer sederhananya adalah parameter pemeriksaan laboratorium yang memberikan gambaran ada atau tidaknya penggumpalan di dalam darah.”

“Selama ini, banyak pasien COVID-19 yang masuk rumah sakit dengan kondisi D-dimer tinggi. Apabila angka D-dimer terlampau tinggi, itu bisa menjadi salah satu prediktor mortalitas (kematian) pada pasien yang dirawat. Dengan mengetahui angka tersebut, tenaga medis dapat menentukan terapi yang tepat untuk meningkatkan prognosis (kesembuhan) si pasien,” jelas dr. Astrid.

Tingginya kadar D-dimer bisa memprediksi kematian pasien COVID-19 karena makin tinggi kadarnya, makin besar risiko pasien mengalami sumbatan akibat penggumpalan darah.

Jika darah mengental dan menggumpal, masalah seperti emboli paru rentan terjadi. Emboli paru merupakan penyumbatan pembuluh darah di paru-paru. Selain penggumpalan darah, emboli paru bisa disebabkan oleh gelembung udara, kuman, tumor, cairan ketuban, dan lemak sumsum tulang yang patah.

Penderita yang mengalami emboli paru akan mengalami nyeri dada dan sesak napas yang muncul mendadak.

Cara Mengatasi Kadar D-dimer yang Tinggi

Dalam mengatasi kadar D-dimer tinggi, dr. Astrid menjelaskan, “Untuk pemberian obat-obatan, umumnya yang digunakan adalah agen pengencer darah. Namun, obat ini harus terkontrol. Bila tidak, justru ada risiko pendarahan.”

Sebelum memberikan pengencer darah, ada nilai poin yang dipertimbangkan. Jika kurang dari 7, pasien cenderung aman diberikan obat tersebut.

Sebaliknya, bila jumlah poinnya di atas 7, pengencer darah rentan menyebabkan pendarahan pada pasien. Berikut rinciannya:

Gender pria: 1

Insufisiensi ginjal moderat: 1

Umur 40 hingga 84 tahun: 1,5

Rematik: 2

Kanker aktif: 2

Pengguna kateter vena sentral: 2

Insufisiensi renal berat: 2,5

Pasien dalam perawatan ICU/ICC: 2,5

Hepatic insufficiency: 2,5

Usia di atas 85 tahun: 3,5

Ulkus gastro-intestinal yang aktif: 4

Trombositopenia: 4

Pernah alami pendarahan pada tiga bulan terakhir: 4

Bila diberikan secara tepat, obat pengencer darah akan menormalkan kondisi sekaligus mencegah komplikasi dan kematian pasien COVID-19.

Ingat, banyak minum air putih bukanlah cara ampuh untuk mengencerkan darah kental dan menggumpal pada pasien virus corona. Mencukupi kebutuhan cairan dan menjaga pola makan hanya efektif kalau Anda ingin mencegah masalah darah yang bukan akibat infeksi virus corona.[ind]

sumber: RRI

Tags: Cendol dalam Darah Pasien Covid-19Mengenal D-Dimer
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pembersihan Jiwa Raga Benteng Keluarga Sakinah

Next Post

Resep Sayur Asem Kangkung

Next Post
Resep Sayur Asem Kangkung

Resep Sayur Asem Kangkung

Abaikan Manusia, Niatkan karena Allah

Abaikan Manusia, Niatkan karena Allah

Monopoli Games untuk Ujian

Monopoli Games untuk Ujian

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8588 shares
    Share 3435 Tweet 2147
  • Rekomendasi Sekolah Internasional di Jakarta Timur, Jakarta Islamic School Hadirkan Pendidikan Global Berbasis Nilai Islami

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11410 shares
    Share 4564 Tweet 2853
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3862 shares
    Share 1545 Tweet 966
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    922 shares
    Share 369 Tweet 231
  • SMP JIBS–JIGSc Raih Prestasi Gemilang, Cetak Top Achievers TKA 2025–2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3397 shares
    Share 1359 Tweet 849
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4394 shares
    Share 1758 Tweet 1099
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4624 shares
    Share 1850 Tweet 1156
  • BPOM Pastikan Keamanan Produk Terapi Pengganti Nikotin

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga