• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Istri Mau Romantis, Suami Kaku

20/04/2022
in Syariah, Unggulan
Berdamai dengan Emosi Istri

(foto: pixabay)

99
SHARES
765
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SUAMI saya orangnya kaku banget. Saya kan nyanyi di depan dia lagu-lagu tahun 80-an, kenangan masa ABG gitu. Tujuannya sih buat “pacaran” menjelang tidur, eh suami malah marah-marah..

Jahiliyah katanya, memangnya tidak boleh nyanyi depan suami? Memangnya jahiliyah? Niatnya mau romantis, jadi malah belakang-belakangan. Tolong solusinya ya.

Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan mengenai hal ini sebagai berikut.

Begitulah… Pasangan suami istri memang beda-beda. Ada suami yang romantis, suka menggoda istri, bernyanyi untuk istrinya, tapi istrinya kaku dan jutek.

Ada kebalikannya, istrinya yang romantis, tapi suaminya kaku dan ngebos.

Untuk pertanyaan di atas, ini memang tidak mudah. Apakah memang sudah karakter suami yang agak keras, ataukah istri nyanyinya kurang pas momennya (bukan kurang pas suaranya ya).

Bisa jadi suami lelah, dia mau ngobrol atau diskusi, tahu-tahunya istrinya malah nyanyi. Ini juga perlu diperhatikan.

Semata-mata nyanyi di depan suami ya boleh. Apalagi tujuannya ingin membangun suasana, bercengkrama, bergurau, bercanda, membangun gelak tawa di antara berdua, itu bagus-bagus saja. Baik dengan cerita, bernyanyi berduaan, cerita waktu awal nikah, cerita dll.

Nyanyian yang isinya baik-baik, natural, seperti nyanyian gembala, nyanyian ibu untuk tidur anaknya, dan lainnya.

Atau nyanyian suami/istri untuk pasangannya saat di rumahnya, sekadar untuk menghibur, atau sekadar ingin sedikit “kekanak-kanakan” di depan suami.

Baca Juga: 12 Kiat agar Suami Istri Semakin Romantis

Istri Mau Romantis, Suami Kaku

Imam Ibnu Abdil Bar Rahimahullah berkata:

وَهَذَا الْبَابُ مِنَ الْغِنَاءِ قَدْ أَجَازَهُ الْعُلَمَاءُ وَوَرَدَتِ الْآثَارُ عَنِ السَّلَفِ بِإِجَازَتِهِ وَهُوَ يُسَمَّى غِنَاءَ الركبان وغناء النصب والحذاء هَذِهِ الْأَوْجَهُ مِنَ الْغِنَاءِ لَا خِلَافَ فِي جَوَازِهَا بَيْنَ الْعُلَمَاءِ

Ini pembahasan termasuk tentang nyanyian. Para ulama telah membolehkannya dan telah datang berbagai atsar dari salaf tentang kebolehannya.

Itu dinamakan dengan Nyanyian Pengembara dan Nyanyian Nashab (pengiring Unta), dan Hida (nyanyian pengiring Unta tapi lebih semangat dari Nashab). Semua jenis nyanyian ini tidak ada perbedaan pendapat ulama atas kebolehannya. (At Tamhid, 22/197)

Atsar-atsar yang dimaksud di antaranya adalah ucapan Umar bin Khathab Radhiallahu ‘Anhu:

الْغِنَاءُ مِنْ زَادِ الرَّاكِبِ أَوْ قَالَ زَادِ الْمُسَافِرِ

“Nyanyian termasuk perbekalan pengendara,” atau dia berkata: “perbekalan musafir.”

(Ibid, lihat juga mam Al Baihaqi, Sunan al Kubra no. 9182. Semua perawinya tsiqah kecuali Usamah bin Zaid bin Aslam. Imam Bukhari mengatakan “tidak apa-apa”. Lihat Tartib ‘Ilal At Tirmidzi, Hal. 76. Namun di-dhaif-kan yang lainnya. Al Jarh wat Ta’dil, 2/285)

Usamah bin Zaid Radhiallahu ‘Anhu pernah bernyanyi, Ubaidullah bin Abdillah berkata:

رَأَيْتُ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ مُضْطَجِعًا عَلَى بَابِ حُجْرَتِهِ رَافِعًا عَقِيرَتَهُ يَتَغَنَّى

Aku melihat Usamah bin Zaid sedang bersandar di pintu kamarnya, dia meninggikan suaranya sambil bernyanyi. (Ibid)

Yang saya tangkap, suami sepertinya tidak suka dengan nyanyiannya, mungkin dia punya standar yang berbeda tentang apa itu jahiliyah.

Padahal seseorang menyanyikan syair bertema cinta, kesedihan, riang, kepada istri/suami tidak masalah, itu bukan jahiliyah. Jahiliyah itu jika kita menyanyikan lagu cinta ke suami/istri orang lain.

Yang jelas, kita ini manusia, bukan robot, yang juga membutuhkan nutrisi bagi jiwa.

Ada kalanya kita nangis mendengar ayat-ayat Allah, menangis dalam shalat, doa, penderitaan umat Islam, dll..

Tapi kadang kita juga menangis mengenang kenangan indah bersama kawan, saudara, dan bermacam nostalgia.

Polesan Tarbiyah Islamiyah, agar sisi manusiawi kita itu hidup semua, bukan untuk dibunuh yang satunya dan dibiarkan lainnya.

Demikian. Wallahu a’lam. Semoga penjelasan Ustaz mengenai hubungan suami istri yang istrinya mau romantis tapi suaminya kaku ini bisa menambah wawasan kamu, Sahabat Muslim.[ind]

Tags: Istri Mau RomantisSuaminya Kaku
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

KPIPA Gelar Kajian tentang Palestina

Next Post

Sacha Inchi, Kacang Sejuta Manfaat

Next Post
Sacha Inchi

Sacha Inchi, Kacang Sejuta Manfaat

ASAR Humanity Ajak Masyarakat Lakukan Solidaritas untuk Palestina

ASAR Humanity Ajak Masyarakat Lakukan Solidaritas untuk Palestina

Suasana Umrah saat Ramadan di Kota Suci Makkah

Suasana Umrah saat Ramadan di Kota Suci Makkah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9001 shares
    Share 3600 Tweet 2250
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11645 shares
    Share 4658 Tweet 2911
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4717 shares
    Share 1887 Tweet 1179
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4066 shares
    Share 1626 Tweet 1017
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh Tutup Pendampingan Dua Tahun, Program Bidan untuk Negeri Berlanjut di Sabang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Heboh Londo Ireng

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2390 shares
    Share 956 Tweet 598
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga