• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 1 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Diaspora Indonesia Sesuaikan Tradisi Ramadan di Masa Pandemi Corona

14/05/2020
in Berita
75
SHARES
577
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Setiap keluarga tentunya memiliki tradisi masing-masing yang mereka lakukan sepanjang bulan Ramadan. Namun di masa perebakan virus corona atau Covid-19 ini, tradisi keluarga tersebut terpaksa disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini.

Shirly Miner adalah seorang guru SMA di negara bagian Virginia. Namun sejak Dinas Pendidikan Fairfax atau Fairfax County Public Schools tempat ia bekerja diharuskan untuk melanjutkan kegiatan pendidikan mereka dari rumah, ia dan anak-anaknya terpaksa mengikuti kewajiban menjaga jarak aman (social distancing) dari pemerintah setempat dan berdiam di rumahnya.

Meski ia dan keluarganya adalah warga Amerika asli, Shirly yang berdarah Indonesia dari ibunya tetap menjalankan tradisi buka puasa dengan budaya Indonesia yang kental.

Bahkan kebiasaannya untuk menjalankan ibadah puasa dan jenis makanan yang ia sajikan sekalipun masih sangat bernuansa Indonesia. Ia pun masih sangat fasih berbahasa Indonesia.

Sebelum pandemi, Shirly kerap mengundang teman-teman dan tetangga yang belum mengetahui tentang tradisi Islam Indonesia untuk berbuka puasa. Acara itu biasanya menjadi ajang Shirly memperkenalkan makanan Indonesia. Namun, kali ini buka bersama terpaksa diurungkan.

"Sekarang, mungkin kita akan mengirim bungkusan makanan dengan memberi kartu terima kasih atas persaudaraan mereka, dan menjelaskan bungkusan juga. Soalnya bisa bingung kalau mereka dikasih ketan hitam atau cendol tanpa penjelasan, kan?" ujar Shirly.

Shirly sekeluarga secara berkala berpindah tempat tinggal ke berbagai negara, mengikuti suaminya bertugas. Namun sebagai warga Amerika keturunan Indonesia, ia masih sangat aktif memperkenalkan tradisi budaya Indonesia keturunan ibunya tersebut kepada para tetangganya di manapun ia berada.

Dengan merebaknya virus corona yang mengakibatkan semua orang harus membatasi kegiatan di luar rumah, cara memperkenalkan budaya Indonesia tersebut juga ia sesuaikan dengan keadaan.

Menurut The Family and Youth Institute, sebuah organisasi pendidikan nirlaba yang bermisi memperkuat hubungan antara pemuda dan keluarga, tradisi bulan Ramadan bisa apa saja yang melibatkan seluruh anggota keluarga terutama anak-anak, mulai dari memasak hidangan berbuka puasa, sampai dengan menghias rumah agar lebih bernuansa Islami, dan tentunya kegiatan ibadah bersama seperti memperdalam Alquran atau salat berjamaah.

Itu pun dilakukan oleh Nurul Fathiyah, seorang diaspora Indonesia yang sangat giat dengan aktivitas peribadahan sekaligus kegiatan sosial sepanjang bulan Ramadan.

Ramadan kali ini menjadi berbeda karena wabah virus corona menyebabkan banyak kegiatan keagamaan masal ditiadakan.

“Sedih iya, karena biasanya kita pergi ke masjid untuk tarawih tiap malam, terus ada tadarusan mingguan, tilawah bersama teman-teman atau grup mengaji halaqah, tapi sekarang ditiadakan," ujarnya.

Namun kerinduan beribadah bersama, kata Nurul, terobati dengan ibadah secara online. Seperti Halaqah dan Tilawah harian melalui Zoom.

Nurul beserta keluarganya juga terpaksa memodifikasi tradisi mereka di bulan Ramadan. Bagi segenap warga Indonesia yang hidup merantau, berkumpul sesama teman-teman senasib merupakan hal yang sangat ditunggu karena dianggap dapat mengobati kerinduan terhadap tanah air.

“Lalu berbuka puasa bersama juga sekarang sudah tidak bisa lagi. Biasanya itu menjadi momen yang sangat-sangat dinantikan, karena kita bertemu dengan keluarga dan teman-teman semuanya, dan merasa tidak sendiri sebagai seorang Muslim yang minoritas di negara di luar Indonesia,” tutur Nurul.

Lain halnya dengan Dewi Hardy yang biasa datang dari Indonesia untuk menjenguk anak dan cucunya di Amerika menjelang Lebaran. Kini kebiasaan yang telah menjadi tradisinya di Amerika terpaksa berubah total akibat pandemi virus corona.

“Biasanya kalau ke Amerika yang diburu adalah shopping, sekarang sudah dua bulan tidak shopping-shopping karena tidak boleh keluar. Boleh ikut shopping grocery, tapi harus tinggal di mobil. Kata Lori, anakku yang nomor satu, mamah sekarang lagi didetoks jadi tidak boleh shopping. Kacau nih,” ujarnya.

Apapun yang telah menjadi tradisi keluarga mereka, walau harus mengalami penyesuaian dalam menjalaninya, satu hal yang tidak berubah adalah kebersamaan dengan keluarga tercinta dalam menjalani ibadah bulan Ramadan yang kebetulan tahun ini berada di tengah pandemi virus corona, sebuah cobaan yang benar-benar luar biasa dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.[ah/voiceindonesia]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Wantim MUI Gelar Doa Bersama dengan Ulama Al Azhar Mesir

Next Post

Desainer Wignyo Rahadi Rancang Masker Tenun dan Bernilai Charity

Next Post

Desainer Wignyo Rahadi Rancang Masker Tenun dan Bernilai Charity

Iga Bakar Lezat dan Mudah, Ide Menu Berbuka ala Resto

Covid-19, Deceu Suzan Luncurkan Koleksi Masker Lace Mask nan Cantik

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Ragam Manfaat Teh Rosella untuk Kesehatan Tubuh

    197 shares
    Share 79 Tweet 49
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9221 shares
    Share 3688 Tweet 2305
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4174 shares
    Share 1670 Tweet 1044
  • Kiyai Miftachul Akhyar

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1255 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Ular dan Penampakan Jin

    517 shares
    Share 207 Tweet 129
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga