• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 15 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Beda Komunikasi Pria Wanita: Menikmati Ngambek Pasangan

29/01/2020
in Suami Istri
73
SHARES
565
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com- Ngambek atau mutung merupakan sisi lain dari dinamika komunikasi pria dan wanita. Hal ini muncul karena adanya hambatan komunikasi. Sebabnya macam-macam. Bisa karena salah paham, bias informasi, dan satu lagi yang dominan: sifat kekanak-kanakan.

Hampir semua pasangan suami istri pernah mengalami ngambek. Bahkan pasangan orang soleh sekali pun. Karena soal ngambek bukan perkara benar salah atau baik buruk, melainkan karena adanya ego manusia. Dan, itu sangat alami alias wajar-wajar saja.

Ego mengantarkan manusia menjadi seperti sempurna: merasa benar, merasa baik, merasa cakep, dan lain-lain. Dan tidak ada manusia yang sebaliknya.

Perhatikanlah ketika seorang yang sedang bercermin. Ia perhatikan wajahnya sendiri. Ia merasa ganteng atau cantik. Semua fakta tentang wajahnya termanipulasi oleh ego. Dan, ia pun bangga dengan apa yang ia temukan dalam bayangan cermin itu.

Sepertinya ia sedang berucap, “Ah, gantengnya wajah ini.” Atau, “Wow, cantik sekali aku.”

Ego mengantarkan manusia menjadi optimis dan percaya diri. Jiwanya seperti berujar, “Ha, inilah aku. Cakep, pintar, dan hebat!”

Ego tidak hanya sekadar memanipulasi fakta untuk diri sendiri. Melainkan juga untuk disamakan kepada pihak luar dirinya. Dan orang yang paling dekat dengan dirinya adalah suami atau istri.

Dengan kata lain, ego sangat mengharapkan pihak luar dirinya memiliki respon yang sama dengan apa yang ia rasakan. Ketika respon itu tak muncul, atau adanya kesenjangan antara ego diri sendiri dengan ego pihak lain, maka akan muncullah yang disebut ngambek.

Ego dan Kecerdasan Diri

Allah swt. melengkapi manusia dengan akal dan hati. Dalam wadah inilah, cahaya hidayah berada dan menerangi seisi ruang jiwa manusia. Saat itu, ia pun menjadi cerdas.

Jadi, kecerdasan diri membimbing ego pada posisi yang positif. Adil dan tidak selalu memanipulasi fakta menjadi seperti yang diselerakan.

Ketika ada pelurusan dari pihak luar, kecerdasan diri mengajak ego untuk melangkah sesuai rel yang semestinya. Meskipun terasa berat.

Hal inilah yang membedakan orang dewasa dengan anak-anak. Karena anak-anak belum memiliki kecerdasan diri. Kalau egonya merasa terhambat, ia akan berontak. Ia tidak melihat jalan keluar dari konflik ego dalam dirinya. Kecuali, berusaha untuk menjebol hambatan itu. Dan kalau tidak berhasil, pilihan jalannya adalah ngambek.

Jadi, bukan ngambek yang harus diperangi. Tapi, bagaimana menularkan kecerdasan diri kepada orang lain itulah yang utama. Bukan ngambek anak yang harus disalahkan dan digugat, tapi bangun kecerdasan diri anak secara bijak.

Membangun kecerdasan diri tidak bisa menghasilkan perubahan yang instan. Butuh waktu. Dan butuh kesabaran.

Ketika seorang anak dimarahi ayah atau ibunya ketika ia sedang ngambek, sang anak tidak mencerna apa pun yang diucapkan ayah ibunya. Kecuali, ia sedang merasakan ayah ibunya menghambatnya, bahkan mungkin memusuhinya.

Kalau pun ngambeknya berhenti, bukan karena ia paham dengan isi marah ayah ibunya. Tapi karena ia takut. Suatu saat, ketika yang ia takuti tidak ada, egonya akan mengajaknya lagi untuk melakukan yang sama.

Apakah Salah kalau Ngambek?

Dalam penilaian lain, ngambek bisa dianggap sebagai indikator adanya kesenjangan antara ego dengan kecerdasan diri. Kesenjangan ini tidak melulu karena tidak adanya kecerdasan diri. Tapi karena adanya tarikan lain yang menyebabkan kecerdasan diri mengalami lemah sinyal.

Tarikan lain bisa macam-macam. Bisa karena kejenuhan dengan rutinitas yang berlangsung begitu lama, pukulan hebat dari luar diri, dan sifat kekanak-kanakan yang bisa muncul tiba-tiba.

Allah swt. mengisyaratkan kembalinya sifat kekanak-kanakan pada diri orang dewasa dalam Surah Yasin: Siapa yang Kami panjangkan umurnya, Kami kembalikan kejadiannya. (QS 36: 68)

Jadi, ada titik puncak usia manusia bersama dengan potensinya. Setelah itu, ia akan kembali lagi seperti awal kejadiannya: lemah dan berkurang kecerdasan diri. Ego tidak pernah berkurang, tapi kecerdasan bisa mengalami kelemahan. Saat itulah, ngambek tiba-tiba menjadi dominan.

Sebab lain yang juga tidak kalah intensnya adalah faktor setan. Dari pintu egolah, setan mencoba ambil alih kendali jiwa dan diri manusia.

Orang soleh yang luar biasa tingkat ibadahnya, tidak dibisikkan setan dengan mencoba-coba melakukan maksiat. Tapi, setan membangkitkan egonya setinggi mungkin sehingga ia merasa bangga dengan ibadahnya.

“Luar biasa, Anda, wahai orang soleh. Rasanya, tidak ada orang di kampung ini yang bisa shalat malam seperti Anda. Tidak ada orang di sekitar sini yang bisa berinfak sebanyak Anda. Anda hebat. Sangat hebat!” seperti itulah bisikan setan di saat kesendiriannya.

Jika setan berhasil, orang soleh itu akan merasa bangga diri. Ia pun akan menceritakan rasa bangganya itu kepada orang lain. Telah terjadi pergeseran, dari bangga di hadapan Allah menjadi bangga kepada manusia.

Bayangkan jika setan membisikkan ego untuk merasa lebih daripada pasangan. “Andalah yang paling berjasa dalam rumah tangga ini. Andalah yang paling Lelah. Andalah yang paling pantas mendapat pujian.” Dan seterusnya.

Jika ini yang terus terjadi, tak ada cara lain kecuali minta pertolongan kepada Allah dengan berdoa dan banyak berzikir.

Namun, jika ngambek bukan muncul dari dominasi ego olahan setan seperti itu, mungkin masih tergolong wajar. Suatu saat, ketika kecerdasan diri bangkit lagi, ngambek pun akan hilang dengan sendirinya. (Mh/bersambung)

 

 

 

 

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Forum Zakat Mengadakan Raker di Yogyakarta

Next Post

Ali Charisma Bicara Mengenai Pusat Mode Muslim Dunia hingga Sustainable Fashion

Next Post

Ali Charisma Bicara Mengenai Pusat Mode Muslim Dunia hingga Sustainable Fashion

Masjid Membuat Aturan Qunut Selang-Seling

Yuk Masak Nasi Goreng Soto, Resep Kreasi la Anna Supriyanto

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9107 shares
    Share 3643 Tweet 2277
  • 5 Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam di Bulan Rabiul Awal Selain Maulid Nabi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4123 shares
    Share 1649 Tweet 1031
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1191 shares
    Share 476 Tweet 298
  • Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2421 shares
    Share 968 Tweet 605
  • Empat Waktu yang Jangan Sampai Hilang dalam Hidupmu

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga