TIDAK semua yang selama ini dianggap buruk sebagai hal buruk. Perkembangan pengetahuan menunjukkan hal sebaliknya.
Faktor budaya, mitos, dan sejenisnya kadang menjadikan sesuatu sebagai hal buruk. Padahal sebaliknya.
Berikut ini sejumlah hal baik yang selama ini dianggap buruk. Yaitu:
Satu, Tidur Siang
Selama ini, kesan tidur siang sangat negatif. Pemalas, pengangguran, dan lainnya. Padahal, tidur siang memberikan manfaat kesehatan lahir dan batin yang luar biasa.
Antara lain, meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan yaitu dengan menurunkan kadar adenosin di otak sehingga lebih fokus, memperbaiki daya ingat, meredakan stress dan memperbaiki mood, menjaga kesehatan jantung, dan mendukung sistem imun.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam biasa melakukan tidur siang. Atau biasa disebut dengan qailullah. Waktunya antara Zuhur dan Ashar atau sebelum waktu Zuhur. Durasinya sekitar satu jam.
Catatan, jangan tidur terlalu lama atau lebih dari dua jam. Hal ini selain karena mengganggu pola tidur malam, juga bisa menyebabkan sleep inertia atau rasa pusing dan bingung setelah bangun tidur.
Dua, Minum Kopi
Selama ini, banyak yang beranggapan bahwa minum kopi bisa merusak jantung dan lambung. Padahal kenyataannya tidak demikian, asal minum kopi tidak dengan tambahan gula, kremer, atau lainnya. Jadi, asli kopi hitam pahit.
Manfaatnya, antara lain, meningkatkan energi dan fokus, menjaga kesehatan otak, menurunkan risiko diabetes tipe dua, melindungi kesehatan organ hati, dan menjaga kesehatan jantung.
Catatan, batas harian aman untuk orang dewasa sehat adalah 200 hingga 400 miligram per hari atau setara dengan 2 hingga 4 cangkir.
Tiga, Makan Sambal
Selama ini berkembang anggapan bahwa sambal bisa mengganggu kesehatan. Misalnya, merusak lambung, dan lainnya.
Padahal, sambal memberikan banyak manfaat. Antara lain, meningkatkan metabolism dan membantu pembakaran lemak, sumber antioksidan dan vitamin yaitu vitamin C dan A serta beta-karoten, memperbaiki suasana hati atau mood, meredakan hidung tersumbat, dan menjaga kesehatan jantung.
Catatan, jangan mengkonsumsi terlalu berlebih karena dapat mengiritasi dinding lambung atau memperparah bagi penderita sakit maag. Juga, hati-hati dengan kandungan tambahan seperti garam dan minyak yang berlebihan. [Mh]





