DI TENGAH beragam minuman kesehatan modern, jamu beras kencur tetap menjadi pilihan masyarakat Indonesia. Minuman tradisional ini memiliki rasa manis dengan sensasi hangat dan menyegarkan dari rempah-rempah. Terbuat dari beras, kencur, jahe, asam jawa, dan gula merah, jamu ini telah lama dikenal sebagai minuman untuk membantu menjaga kebugaran tubuh.
Bagi wanita yang memiliki banyak aktivitas, menjaga kesehatan perlu dilakukan melalui kebiasaan sederhana, termasuk memilih asupan yang tepat. Jamu beras kencur dipercaya memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh. Meski begitu, khasiatnya perlu dipahami secara bijak karena tidak semua manfaat yang dipercaya secara turun-temurun telah didukung bukti ilmiah yang kuat.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Minuman untuk Membantu Menurunkan Kolesterol Secara Alami
Ragam Manfaat Jamu Beras Kencur untuk Kesehatan Wanita yang Sayang Dilewatkan
1. Membantu Menjaga Stamina Tubuh
Aktivitas sehari-hari terkadang membuat wanita merasa lelah, terutama ketika harus membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan kebutuhan pribadi. Jamu beras kencur secara tradisional dikonsumsi untuk membantu memulihkan kebugaran setelah beraktivitas.
Beras sebagai salah satu bahan utamanya mengandung karbohidrat yang dapat menyumbang energi. Namun, jamu ini bukan pengganti makanan bergizi seimbang, istirahat cukup, dan pola hidup sehat untuk menjaga stamina.
2. Berpotensi Membantu Meredakan Nyeri Haid
Sebagian wanita mengonsumsi jamu tradisional ketika mengalami kram perut saat menstruasi. Kandungan jahe dalam racikan beras kencur menarik perhatian peneliti karena berpotensi membantu mengurangi nyeri dalam kondisi tertentu.
Meski demikian, bukti mengenai efektivitas jamu beras kencur secara keseluruhan untuk meredakan nyeri haid masih terbatas. Jika nyeri menstruasi terasa berat, berlangsung lama, atau mengganggu aktivitas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.
3. Mendukung Asupan Senyawa Antioksidan
Kencur dan jahe mengandung senyawa alami yang diteliti karena aktivitas antioksidannya. Antioksidan berperan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Namun, jumlah senyawa yang diperoleh dari jamu bergantung pada bahan dan cara pengolahannya. Mengonsumsi beras kencur tidak menjamin seseorang terhindar dari penyakit. Untuk mendukung kesehatan, lengkapi asupan harian dengan sayuran, buah-buahan, protein, serta sumber nutrisi lainnya.
4. Menjadi Pelengkap Perawatan Kesehatan Kulit
Kesehatan kulit dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti asupan nutrisi, kualitas tidur, paparan sinar matahari, dan kebiasaan merawat wajah. Kandungan senyawa alami dalam rempah-rempah membuat kencur menarik untuk diteliti, termasuk potensi aktivitas antioksidannya.
Meski demikian, belum ada bukti kuat bahwa minum jamu beras kencur secara langsung membuat kulit lebih cerah atau mencegah penuaan. Gunakan tabir surya, pelembap, dan pola makan seimbang untuk membantu menjaga kesehatan kulit.
5. Membantu Memberikan Rasa Nyaman pada Pencernaan
Jahe telah lama digunakan dalam tradisi pengobatan untuk membantu meredakan beberapa keluhan pencernaan. Karena itu, minuman berbahan jahe dan kencur dipercaya sebagian orang dapat memberikan rasa hangat dan nyaman ketika perut terasa kurang enak.
Namun, manfaat khusus racikan beras kencur untuk mengatasi kembung atau mual masih memerlukan bukti lebih lanjut. Jika keluhan pencernaan terus berulang, jangan hanya mengandalkan jamu.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Pilih bahan yang bersih dan air yang layak minum. Batasi gula merah tambahan, terutama jika memiliki diabetes atau perlu mengontrol gula darah. Ibu hamil, ibu menyusui, serta orang yang memiliki penyakit tertentu atau mengonsumsi obat rutin sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum meminum jamu secara teratur.
Jamu beras kencur dapat dinikmati sebagai bagian dari tradisi kuliner Indonesia. Namun, jadikan minuman ini sebagai pelengkap, bukan pengganti pola hidup sehat maupun pengobatan medis. [DW]





