PERUT terasa penuh, begah, dan sering mengeluarkan gas tentu membuat aktivitas sehari-hari kurang nyaman. Kondisi ini bisa muncul setelah makan terlalu banyak, mengonsumsi makanan tertentu, atau makan terburu-buru sehingga banyak udara ikut tertelan. Salah satu cara sederhana untuk membantu meredakannya adalah memperbaiki kebiasaan makan dan mencoba minuman herbal yang sesuai.
Sejumlah tanaman herbal telah lama digunakan untuk membantu mengatasi keluhan pencernaan. Meski begitu, manfaatnya bisa berbeda pada setiap orang dan bukti ilmiahnya tidak selalu kuat. Berikut beberapa herbal alami yang dapat dicoba untuk membantu meredakan perut kembung.
Baca Juga: Tips Mencuci Baju Thrifting agar Tidak Tertular Penyakit
5 Herbal Alami untuk Meredakan Perut Kembung yang Mudah Ditemukan di Rumah
1. Jahe
Jahe menjadi salah satu bahan alami yang mudah ditemukan di dapur. Rimpang ini sering digunakan untuk membuat minuman hangat dan membantu meredakan rasa mual serta ketidaknyamanan pada saluran pencernaan.
Untuk membuat minuman jahe, cuci dan iris beberapa ruas jahe, kemudian rebus dalam air selama beberapa menit. Minum selagi hangat sesuai toleransi tubuh. Jahe dapat menjadi pilihan minuman pendamping ketika perut terasa kurang nyaman, meskipun bukti khusus mengenai kemampuannya mengatasi kembung masih terbatas.
2. Peppermint
Peppermint atau daun mint dikenal memiliki aroma menyegarkan. Tanaman ini mengandung mentol yang dapat membantu merelaksasi otot saluran pencernaan. Minyak peppermint dalam sediaan tertentu memiliki bukti manfaat untuk membantu mengurangi kembung, gas, dan kram pada penderita sindrom iritasi usus atau IBS.
Daun mint dapat diseduh menjadi teh herbal sebagai minuman hangat. Namun, efek teh mint tidak bisa disamakan dengan minyak peppermint dalam kapsul yang telah diteliti. Orang yang memiliki penyakit asam lambung atau refluks sebaiknya berhati-hati karena peppermint dapat memperburuk keluhan tersebut.
3. Kunyit
Kunyit merupakan rempah yang sering digunakan dalam masakan Indonesia dan minuman tradisional. Kandungan kurkumin di dalamnya memiliki sifat antiinflamasi yang sedang diteliti untuk berbagai kondisi kesehatan.
Beberapa penelitian juga menunjukkan potensi kunyit dalam membantu keluhan dispepsia atau gangguan pencernaan, seperti rasa penuh setelah makan. Meski demikian, bukti manfaatnya untuk mengatasi perut kembung secara khusus masih terbatas.
Kunyit bisa ditambahkan ke dalam masakan atau diolah menjadi minuman sederhana. Hindari mengonsumsi suplemen kunyit dosis tinggi tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, terutama jika sedang menggunakan obat tertentu.
4. Adas
Biji adas memiliki aroma khas yang kerap dimanfaatkan dalam ramuan tradisional untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan. Adas juga biasa diseduh sebagai teh herbal setelah makan.
Untuk membuatnya, seduh sedikit biji adas yang telah dimemarkan dengan air panas, lalu diamkan beberapa menit sebelum diminum. Penggunaan adas secara tradisional cukup dikenal, tetapi bukti klinis berkualitas tinggi yang memastikan efektivitasnya untuk mengatasi kembung masih terbatas.
5. Chamomile
Chamomile dikenal sebagai tanaman herbal yang biasa diseduh menjadi teh. Minuman ini sering dikonsumsi untuk membantu relaksasi dan memberikan rasa nyaman sebelum beristirahat.
Sebagian orang memilih teh chamomile ketika mengalami ketidaknyamanan perut. Namun, bukti ilmiah yang secara langsung menunjukkan bahwa chamomile mampu mengatasi perut kembung masih belum memadai. Hindari tanaman ini jika memiliki alergi terhadap keluarga bunga aster atau sejenisnya, kecuali telah mendapat saran medis yang sesuai.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Selain mencoba minuman herbal, ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu mengurangi keluhan. Makanlah secara perlahan, kunyah makanan dengan baik, dan pilih porsi lebih kecil tetapi lebih sering jika mudah merasa begah. Batasi minuman bersoda serta perhatikan makanan yang sering memicu gas, seperti kacang-kacangan atau beberapa jenis sayuran.
Berjalan santai setelah makan juga dapat membantu mendukung proses pencernaan. Jangan langsung berbaring setelah menyantap makanan dalam jumlah besar.
Perlu diingat, herbal bukan pengganti pemeriksaan medis. Jika perut kembung sering berulang, tidak kunjung membaik, atau disertai nyeri hebat, muntah, penurunan berat badan tanpa sebab, maupun darah dalam tinja, segera periksakan diri ke dokter. [DW]




