BUBUR kacang hijau menjadi salah satu hidangan rumahan yang cocok dinikmati saat pagi maupun sore hari. Rasanya manis, teksturnya lembut, dan semakin nikmat ketika disajikan bersama santan hangat. Namun, ada satu hal yang terkadang membuat hasil masakan kurang menarik, yaitu warna kacang hijau yang berubah menjadi kusam atau kecokelatan setelah direbus terlalu lama.
Sebenarnya, perubahan warna tersebut merupakan hal yang wajar karena kacang hijau mengandung pigmen alami yang dapat berubah selama proses pemanasan. Meski begitu, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar warna kacang hijau tetap terlihat menarik dan teksturnya tidak mudah hancur.
Baca Juga: Tips Mencuci Baju Thrifting agar Tidak Tertular Penyakit
Rahasia Memasak Kacang Hijau agar Warnanya Tetap Hijau
Berikut tips yang bisa dicoba di rumah.
1. Pilih Kacang Hijau yang Berkualitas
Langkah pertama dimulai sejak memilih bahan. Pilih kacang hijau yang berwarna hijau merata, kering, tidak berbau apek, dan tidak menunjukkan tanda-tanda berjamur. Hindari kacang hijau yang terlalu banyak keriput atau memiliki bercak mencurigakan.
Kacang hijau yang kondisinya baik akan lebih mudah diolah menjadi bubur dengan tampilan menarik. Selain itu, pastikan kacang hijau disimpan dalam wadah kering dan tertutup agar kualitasnya terjaga sebelum dimasak.
2. Cuci Kacang Hijau hingga Bersih
Sebelum direbus, cuci kacang hijau menggunakan air bersih untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel. Lakukan pencucian beberapa kali sampai air bilasan terlihat lebih jernih.
Saat mencuci, perhatikan juga kondisi bijinya. Buang kotoran atau biji yang tampak rusak. Setelah itu, tiriskan kacang hijau sebelum melanjutkan proses memasak.
3. Rendam Sebelum Direbus
Merendam kacang hijau selama sekitar dua hingga empat jam dapat membantu biji menyerap air sehingga proses pemasakan menjadi lebih singkat. Waktu perendaman bisa disesuaikan dengan kondisi kacang hijau yang digunakan.
Dengan waktu perebusan yang lebih singkat, kacang hijau memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan bentuk dan penampilannya. Setelah direndam, buang air rendaman dan bilas kembali sebelum direbus.
4. Gunakan Air yang Cukup
Saat merebus kacang hijau, gunakan air bersih dalam jumlah cukup agar biji terendam dengan baik. Jika air terlalu sedikit, kacang hijau bisa matang tidak merata dan bagian bawah panci lebih mudah gosong.
Gunakan api sedang hingga kacang mulai empuk, kemudian kecilkan api agar proses pemasakan lebih terkendali. Hindari merebus terlalu lama karena pemanasan berkepanjangan dapat membuat warna semakin kusam dan tekstur kacang menjadi terlalu lembek.
5. Jangan Terlalu Sering Mengaduk
Mengaduk kacang hijau sesekali memang diperlukan, terutama untuk mencegahnya menempel di dasar panci. Namun, terlalu sering mengaduk bisa membuat biji yang sudah lunak pecah dan menghasilkan bubur yang terlalu kental.
Aduk perlahan ketika diperlukan. Jika ingin mempertahankan bentuk kacang hijau, gunakan sendok kayu atau spatula dengan gerakan lembut.
6. Tambahkan Gula Setelah Kacang Empuk
Jika membuat bubur kacang hijau, sebaiknya tambahkan gula setelah kacang cukup empuk. Penambahan gula sejak awal dapat memperlambat pelunakan biji dalam kondisi tertentu, sehingga waktu memasak menjadi lebih panjang.
Setelah kacang matang, masukkan gula merah atau gula pasir sesuai selera. Tambahkan daun pandan dan santan jika diinginkan, kemudian masak sebentar hingga aroma dan rasanya menyatu.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Tidak perlu menambahkan soda kue atau bahan kimia tertentu hanya untuk mempertahankan warna kacang hijau. Bahan yang mengubah tingkat keasaman atau kebasaan dapat memengaruhi pigmen alami dan tekstur biji.
Perlu dipahami bahwa warna hijau kacang hijau bisa berubah selama pemasakan karena pengaruh panas. Jadi, tidak semua perubahan warna dapat dicegah sepenuhnya. [DW]





