Ada banyak cara menikmati buah belimbing. Selain dimakan langsung, buah yang memiliki rasa manis dan sedikit asam ini juga sering diolah menjadi minuman yang menyegarkan. Jus belimbing bisa menjadi pilihan ketika ingin menikmati buah dalam bentuk yang berbeda, terutama saat cuaca sedang panas.
Belimbing atau Averrhoa carambola mengandung sejumlah zat gizi dan senyawa alami yang menarik untuk diperhatikan. Buah ini diketahui mengandung vitamin C serta senyawa antioksidan seperti fenolik. Namun, manfaat belimbing sebaiknya dipahami sebagai bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai pengganti pengobatan.
Berikut lima manfaat potensial jus belimbing untuk kesehatan.
- Membantu memenuhi kebutuhan vitamin C
Belimbing termasuk buah yang mengandung vitamin C. Data USDA menunjukkan bahwa satu cangkir belimbing mentah mengandung sekitar 45,4 miligram vitamin C. Vitamin ini berperan dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh sekaligus membantu pembentukan kolagen yang dibutuhkan kulit, pembuluh darah dan jaringan tubuh.
Menikmati belimbing sebagai jus dapat menjadi salah satu cara untuk menambah asupan vitamin C. Agar lebih sehat, sebaiknya tidak menambahkan terlalu banyak gula ke dalam minuman.
- Mengandung antioksidan
Selain vitamin C, belimbing juga memiliki sejumlah senyawa fenolik yang bersifat antioksidan. Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari dampak stres oksidatif yang ditimbulkan oleh radikal bebas. Penelitian yang dirangkum dalam sebuah tinjauan ilmiah menyebutkan bahwa aktivitas antioksidan belimbing antara lain berkaitan dengan kandungan asam askorbat, epikatekin dan asam galat.
Meski begitu, jumlah antioksidan yang diperoleh tentu dapat berbeda tergantung tingkat kematangan, jenis belimbing dan cara pengolahannya.
- Menjadi pilihan minuman yang menyegarkan
Rasa khas belimbing membuat buah ini cukup mudah diolah menjadi jus. Kandungan airnya juga membuat jus belimbing terasa ringan dan menyegarkan. Dibandingkan minuman kemasan yang sering mengandung gula tambahan, jus dari buah segar tanpa tambahan gula berlebihan dapat menjadi pilihan yang lebih baik dalam pola makan sehari-hari.
Namun, tetap perlu memperhatikan porsinya. Jus biasanya lebih mudah dikonsumsi dalam jumlah banyak dibandingkan buah utuh.
- Mendukung pola makan untuk kesehatan jantung
Belimbing mengandung kalium dan berbagai senyawa tumbuhan yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Kalium sendiri merupakan mineral penting dalam pengaturan keseimbangan cairan dan fungsi otot serta saraf. Sementara itu, kandungan antioksidan dari buah dapat menjadi bagian dari pola makan yang banyak memasukkan buah dan sayuran.
Meski demikian, tidak tepat mengatakan bahwa minum jus belimbing secara langsung dapat mencegah penyakit jantung. Manfaat untuk jantung lebih berkaitan dengan pola makan secara keseluruhan.
- Menambah asupan buah dalam sehari
Tidak semua orang terbiasa makan buah secara rutin. Mengolah belimbing menjadi jus dapat menjadi salah satu cara untuk membuat konsumsi buah terasa lebih menarik. Agar manfaatnya lebih optimal, jus sebaiknya dibuat dari buah segar dan tidak diberi tambahan gula secara berlebihan.
Jika memungkinkan, belimbing juga lebih baik dikonsumsi dalam bentuk utuh karena proses membuat jus dapat mengurangi sebagian serat, terutama jika ampasnya disaring.
Meski terlihat sederhana, ada satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan. Belimbing tidak aman untuk semua orang. Penderita penyakit ginjal sebaiknya menghindari belimbing karena buah ini mengandung zat yang dapat menyebabkan keracunan, termasuk gangguan saraf seperti kebingungan dan kejang. National Kidney Foundation secara khusus menyarankan penderita penyakit ginjal untuk menghindari starfruit.
Bahkan, sejumlah laporan medis menemukan kasus gangguan ginjal setelah konsumsi belimbing dalam jumlah besar, termasuk dalam bentuk jus. Karena itu, jangan menjadikan jus belimbing sebagai minuman terapi untuk penyakit tertentu. Nikmati secukupnya sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang. [DW]
:::



