CUSHION memang praktis untuk membuat wajah terlihat lebih rapi dalam waktu singkat. Tinggal menepuk-nepukkan puff, complexion pun tampak lebih merata. Namun, pemilik kulit berminyak biasanya punya satu kekhawatiran yang sama. Baru beberapa jam dipakai, wajah mulai mengilap, makeup bergeser dan bagian tertentu terlihat cakey.
Bukan berarti kulit berminyak harus menghindari cushion. Justru kuncinya terletak pada pemilihan produk dan cara pemakaian. Cushion yang sesuai dapat membantu membuat tampilan makeup lebih nyaman dan tahan lebih lama tanpa membuat wajah terasa terlalu berat.
Berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan sebelum membeli cushion untuk kulit berminyak.
- Perhatikan hasil akhir cushion
Untuk kulit berminyak, cushion dengan hasil akhir matte atau semi-matte biasanya lebih mudah dikombinasikan dengan makeup sehari-hari. Finishing tersebut dapat membantu mengurangi kesan wajah terlalu mengilap.
Namun, bukan berarti cushion harus benar-benar membuat wajah terasa kering. Jika produk terlalu matte sementara kulit mengalami dehidrasi, hasil akhirnya justru bisa terlihat pecah atau tidak merata. Karena itu, semi-matte dapat menjadi pilihan bagi yang menginginkan tampilan lebih natural.
- Cari keterangan oil-free
Jangan hanya terpaku pada warna dan tingkat coverage ketika memilih cushion. Perhatikan juga keterangan pada kemasannya. Produk dengan label oil-free dapat menjadi pilihan bagi pemilik kulit berminyak.
American Academy of Dermatology atau AAD juga menyarankan penggunaan produk makeup yang memiliki keterangan oil-free atau non-comedogenic, terutama bagi kulit yang mudah mengalami penyumbatan pori dan jerawat.
- Utamakan yang non-comedogenic
Kulit berminyak sering kali juga lebih rentan terhadap masalah pori tersumbat. Karena itu, label non-comedogenic layak menjadi salah satu pertimbangan sebelum membeli cushion.
Istilah tersebut berarti produk dirancang agar tidak menyumbat pori. Meski demikian, label non-comedogenic bukan jaminan mutlak bahwa seseorang tidak akan mengalami jerawat. Kondisi kulit setiap orang berbeda sehingga tetap perlu memperhatikan reaksi setelah menggunakan produk.
- Jangan langsung memilih coverage paling tinggi
Cushion dengan coverage tinggi memang menarik bagi yang ingin menyamarkan noda dan bekas jerawat. Namun, coverage bukan satu-satunya faktor yang menentukan cushion cocok untuk kulit berminyak.
Jika kulit sebenarnya tidak membutuhkan banyak lapisan, cushion dengan coverage medium yang bisa dibangun secara bertahap dapat terasa lebih nyaman. Aplikasikan tipis terlebih dahulu, kemudian tambahkan pada area yang membutuhkan lebih banyak coverage.
Cara tersebut juga membantu mencegah makeup terlihat terlalu tebal.
- Sesuaikan dengan kondisi kulit
Kulit berminyak bukan berarti selalu membutuhkan produk yang membuat wajah kesat. Ada kalanya kulit berminyak sekaligus mengalami kekeringan atau dehidrasi. Jika langsung menggunakan produk yang terlalu mengontrol minyak, wajah bisa terasa tidak nyaman.
AAD menjelaskan bahwa kulit yang terlalu kering dapat merespons dengan menghasilkan lebih banyak minyak. Karena itu, perawatan dasar sebelum makeup tetap penting, termasuk menggunakan pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit. (aad.org)
- Pilih shade yang mendekati warna kulit
Jangan sampai terlalu fokus mencari cushion untuk kulit berminyak sampai lupa memilih warna yang tepat. Shade yang terlalu terang dapat membuat wajah terlihat abu-abu, sedangkan warna yang terlalu gelap membuat wajah tampak kusam.
Jika memungkinkan, coba produk pada area rahang atau bagian wajah yang mendekati warna leher. Berikan waktu beberapa menit untuk melihat hasilnya sebelum memutuskan membeli.
- Perhatikan puff dan cara aplikasinya
Cushion yang bagus tetap dapat terlihat kurang maksimal jika puff digunakan dengan cara yang salah. Untuk kulit berminyak, ambil produk secukupnya lalu tepuk perlahan pada wajah. Hindari menggeser puff terlalu keras karena dapat membuat lapisan makeup tidak rata.
Puff juga perlu dijaga kebersihannya. Aplikator yang kotor dapat membawa minyak, sisa makeup dan kotoran kembali ke kulit. AAD menyarankan menjaga kebersihan alat makeup serta tidak berbagi aplikator dengan orang lain, terutama bagi kulit yang mudah berjerawat. (aad.org)
Pada akhirnya, memilih cushion untuk kulit berminyak tidak hanya soal mencari produk dengan klaim matte. Perhatikan juga label oil-free dan non-comedogenic, pilih tingkat coverage sesuai kebutuhan dan jangan lupakan kondisi kulit sebelum makeup.
Jika kulit mudah berjerawat, jangan ragu menghentikan pemakaian apabila muncul reaksi yang tidak biasa atau jerawat semakin sering muncul. Produk makeup seharusnya membantu meningkatkan rasa percaya diri tanpa membuat kondisi kulit menjadi semakin bermasalah. [DW]




